Salinan Diragukan Akurasinya, 

Jaksa Agung Bersikeras Cari Naskah Asli TPF Munir
Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:29

http://sp.beritasatu.com/home/salinan-diragukan-akurasinya-jaksa-agung-bersikeras-cari-naskah-asli-tpf-munir/117303

Munir. [Google] 

Berita Terkait

§  Kasus Munir, Jaksa Agung: Tak Ada Pemeriksaan SBY, Kita Hanya Bertanya

§  SBY Dukung Langkah Jokowi untuk Penegakan Hukum Kasus Munir

§  SBY Akan Beri Penjelasan Penanganan Kasus Munir

§  Setneg Tegaskan, Tak Miliki dan Mengetahui Laporan Akhir TPF Munir

§  Kasus Munir Bukan Kasus Biasa Yang Hanya Menyangkut Individu



[JAKARTA] Jaksa Agung, HM Prasetyo tetap bersikeras mencari naskah asli laporan 
akhir Tim Pencari Fakta (TPF) yang menyelidiki kasus meninggalnya aktivis Hak 
Asasi Manusia (HAM) Munir. Meskipun, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono 
(SBY) berniat baik dengan memberikan salinan naskah tersebut.

Prasetyo mengungkapkan bahwa salinan naskah tidak dapat dipastikan akurasinya 
sehingga langkah selanjutnya baru bisa diambil dari hasil analisis naskah 
aslinya.

"Kita akan mendapatkan aslinya di mana dululah. Kalau salinan kan belum tentu 
akurasinya kan. Makanya kita tunggu dulu perkembangannya seperti apa," kata 
Prasetyo yang ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10).

Hanya saja, Prasetyo menegaskan bahwa perihal langkah hukum lanjutan jika 
naskah asli ditemukan adalah kewenangan dari lembaga penegak hukum terkait.

"Setelah ditemukan nanti kita akan coba teliti dan cermati secara komprehensif. 
Dari sana akan ditentukan nanti langkah-langkah apa yang akan kita lakukan 
berkenaan dengan rekomendasi dari dokumen TPF munir itu," ujarnya.

Menyikapi ketiadaan naskah laporan akhir TPF, SBY yang merasa gerah terus 
dikaitkan akhirnya buka suara. Dengan tegas, ia membantah jika dikatakan 
sengaja menghilangkan laporan akhir tersebut.

"Sangatlah tidak benar, sekali lagi sangatlah tidak benar jika laporan TPF 
Munir itu sengaja dihilangkan. Tidak ada kepentingan dan urgensi apapun untuk 
menghilangkan naskah laporan itu," tegas SBY saat menggelar konferensi pers di 
kediaman pribadinya, Selasa (25/10).

Untuk itu, dengan niat baik, SBY akan menyerahkan salinan naskah lengkap 
laporan akhir TPF tersebut kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

"Sungguh pun naskah asli laporan akhir TPF belum ditemukan, copy naskah laporan 
lengkap akan kami serahkan ke pemerintahan sekarang," ungkap SBY. [N-8]


Kirim email ke