Kalau kadar asam urat (ureic acid, urinezuur) sedang tinggi, penderita sakit ghout tidak boleh makan tahu,tempe, krupuk mlinjo. Kebanyakan biji2 yang tergantung di atas tanah, seperti kedelai, biji mlinjo dan kacang kapri. Ini karena purin yang ada di biji2an ini diubah jadi asam urat dalam badan. Juga tidak boleh makann jerohan, tidak boleh pakai Bouillon poeder yang mengandung Ribotiden ( 50% IMP + 50% GMP). Alasannya sama, purin dalam bahan2 itu diubah jadi asam urat dalam badan, yang mengkristal di tempat tertentu, yang menyebabkn rsa sakit. Padahal Ribotiden ini memberi rasa "kaldu", 30 kali lebih kuat dari MSG. Ada juga penderita ghout yang makan kacang tanah sedikit, sudah kesakitan
2016-10-28 5:54 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected] [URECA_SGT] < [email protected]>: > > > Ada sedikit *koreksi* dari Dr. Tan Shot Yen terhadap komentar/tulisan > yang mengunduh acara MetroTV dibawah ini: > > Pernyataan: > > * “ PRODUK KEDELAI yang baik adalah tempe, oncom dan tauco. Sedangkan susu > kedelai, kecap dan tahu kurang bagus, karena bisa menjadi pencetus > kanker.”* > > > *“Siapa yg bilang jadi kanker?? ASTAGA. SAYA BISA DIKUTUK DISOMASI PABRIK > KECAP DAN TAHU!”* Begitu tandas Dr. Tan. > > Tapi, kalau boleh saya tambahkan pengalaman saya sendiri, yang PASTI > begitu kebanyakan sedikit minum susu kedelai dan makan tahu, ghoat, > asam-urat tinggi saya kumat! Terpincang-pincang gak bisa jalan. Hehehee, ... > > Yang PASTI makanan apa saja, betapapun berkasiat dan bergizi tinggi, > dimakan secukupnya sesuai kondisi tubuh kita sendiri saja. Jangan sampai > berlebihan! Bagi saya cocok dan tidak apa-apa, tidak berarti begitu juga > bagi orang lain dan juga sebaliknya untuk orang lain bisa cocok dan tidak > apa-apa tapi bermasalah bagi saya sendiri! > > Salam, > ChanCT > > > > *From:* Chan CT > *Sent:* Thursday, October 27, 2016 10:37 PM > *To:* GELORA_In > *Subject:* Waspada Penipuan Info Kesehatan Lewat BC > > *Waspada Penipuan Info Kesehatan Lewat BC* > > *https://youtu.be/aVl9dQM4XG4* <https://youtu.be/aVl9dQM4XG4> > *發佈日期:2016年5月8日* > > > Dr. Tan Shot Yen lahir di Beijing, 17 September 1964 dan dibesarkan di > Jakarta. Ia kuliah di Fakultas Kedokteran Universistas Tarumanegara dan > lulus Profesi Kedokteran Negara FKUI pada tahun 1991. Dokter Tan Shot Yen > dikenal sebagai seorang dokter yang kritis dan sering diundang sebagai > pembicara dan narasumber di berbagai seminar. Selain sebagai dokter, dia > juga praktisi Braingym dan Quantum, serta Hypnoterapist. > > Menurut Dr. Tan Shot Yen, *"Kesalahan pasien dalam berobat hanyalah > mencari tahu 'bagaimana'. Bagaimana caranya menurunkan tensi, menurunkan > kadar gula, menguruskan badan, menghilangkan senewen atau sakit di jemari. > Jika Anda Cuma tanya 'bagaimana', Anda akan jatuh menjadi sekadar konsumen. > Pertanyaan terpenting adalah mengapa Anda sampai sakit?"* urainya. > > Wanita 45 tahun ini memang tak mau punya pasien yang yang mengharapkan pil > atau tongkat ajaib untuk membereskan tubuhnya."Saya mau _*pasien yang > taking ownership of their own body. Itu badan anda*_. Buat apa dokter yang > sok tahu menyuruh ini-itu? *Yang benar buat dokter belum tentu benar buat > Anda*." "Sampai kapan seseorang mau tergantung pada obat-obatan? Apakah > setelah mengonsumsi obat dia benar-benar sembuh? Jawabannya tidak. Karena > begitu obat berhenti, dia sakit lagi. Berapa banyak dokter hanya bertanya > 'sakit apa' lalu berkata 'ini obatnya'? Dia tidak memberikan pendidikan > atau menjelaskan asal usul penyakit. Pasien dalam hal ini mengamini saja, > padahal pasien harusnya memahami perannya dalam menciptakan penyakitnya, " > jelas dr. Tan. > > Sakit adalah Introspeksi > > "Sakit adalah introspeksi." Ketika sakit, saya berhenti dan menoleh ke > belakang. Apa yang 'jalan' dan 'nggak jalan' selama ini? Nah, menjadi > sembuh adalah keberhasilan introspeksi dan menemukan cara untuk lebih maju > lagi. Dalam fase inilah sesungguhnya peran dokter sangat diperlukan untuk > membimbing pasien menemukan kesembuhannya dan tidak hanya meninabobokan > pasien dengan obat. > > Menurut dr. Tan, kita memasuki era kebablasan mengonsumsi obat. Akhirnya, > obat dijadikan demand. Setelah demand melambung tinggi, masyarakat digenjot > untuk mendapatkan penghasilan lebih yang sebagian besar akhirnya berakhir > di atas kertas resep (habis untuk menebus obat – obatan). Lihatlah berapa > banyak orang yang harus berusaha mati-matian demi kep-erluan berobat salah > satu anggota keluarga. > > "Akibat perkembangan ilmu kedokteran – terutama setelah ditemukannya alat > pacu dan cangkok jantung, tubuh manusia yang tadinya holistic lalu > dipecah-pecah. Kalau kepala sakit yang diobati, ya kepala saja. Kita > terlepas dari tubuh, emosi, dan kecerdasan spiritual. Tubuh manusia hanya > jadi seperangkat mesin. Kalau ada yang salah, kita pergi ke bengkel. Dan, > rumah sakitlah bengkel terbesarnya. Betul, badan manusia terlalu kompleks > untuk dipegang satu ahli saja. Manusia boleh dipegang beberapa ahli, asal > mereka sama-sama sadar bahwa manusia diciptakan Tuhan. Masalahnya, dokter > punya arogansi profesi. Seorang dokter biasanya susah dibilangin dan selalu > merasa benar," tuturnya lugas. > > BUAH YANG BAIK untuk dimakan antara lain: apel, alpukat, dan pir. Buah > lain seperti durian, mangga, pepaya, dan pisang sebaiknya dihindari karena > kandungan gulanya tinggi. Satu lagi, sebaiknya buah dimakan langsung dan > tidak diolah terlebih dulu seperti misalnya dijus. Karena dengan dijus, > terjadi pengrusakan serat, sehingga yang Anda asup hanya gulanya saja. > > BAHAN MAKANAN sebaiknya tidak digoreng, karena bisa menjadi racun dan > merusak organ tubuh. Usahakan makanan dikukus atau dibakar. Jika dibakar, > jangan lupa dialasi daun. > > PRODUK KEDELAI yang baik adalah tempe, oncom dan tauco. Sedangkan susu > kedelai, kecap dan tahu kurang bagus, karena bisa menjadi pencetus kanker. > > HINDARI MENGONSUMSI MAKANAN YANG TELAH MELEWATI PENGAWETAN atau dalam > kaleng, karena bisa sebagai pencetus penyakit. > > JANGAN PERNAH MERASA TUA, karena bisa membuat seluruh tubuh kita terasa > semakin tua. Usia boleh tua, tapi pikiran dan semangat kita harus tetap > muda, supaya seluruh energi positif mengaliri seluruh tubuh kita. > > JIKA ANDA MERASA SAKIT seperti flu, hipertensi, kolesterol dan lain-lain, > coba instropeksi makanan atau minuman apa saja yang telah Anda konsumsi > sebelumnya, lalu hindari. Jangan hanya minum obat, tapi makanan buruk yang > Anda asup tidak berubah. > > JANGAN TERPAKU PADA PEMIKIRAN BAHWA SEHAT HANYA DARI MAKANAN DAN OLAH RAGA > SAJA. Sehat yang sebenarnya adalah sehat secara makanan dan minuman, sehat > secara fisik (olah raga yang benar), dan sehat secara pikiran dan hati > (iman). . > -- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "diskusi kita" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > >
