Yeah, kejujuran yang sama-sebangun dengan masalah utang.

Jokowi-JK Pastikan Tolak Utang

Sekedar contoh hasil kerja, kerja, kerja, yang giat itu:
Presiden Jokowi Akan ke Australia Bahas Impor Gula
Dua Tahun Jokowi-JK Semua Serba Impor


--- jonathangoeij@... wrote:


Data impor beras:

http://kbr.id/headline/10-2016/2_tahun_jokowi_jk__impor_beras_meroket/86094.htmlImpor
 Januari hingga Desember tahun lalu mencapai lebih dari 350 juta dolar Amerika. 
Sementara impor beras hingga pertengahan tahun ini sudah mencapai hampir 450 
juta dolar Amerika.
"Januari-Desember tahun kemarin, 351 juta sekian. Kemudian di 2016 baru sampai 
bulan Juli ini udah di atas, nilainya ini udah melebihi impor satu tahun 
kemarin. Untuk beras saja, baru setengah tahun tapi nilai impornya itu udah 
setahun yang kemarin, bahkan lebih. Nanti mungkin sampai bulan Desember bisa 
naik 200 persen," kata Ahmad Heri di kantor INDEF, Kamis (20/10/2016).

--- ajegilelu@... wrote :

Salah omong sih enggak, ya memang cuma segitu 
kejujurannya.
Berita lama yang tetap aktual, 

Jokowi: Stop Impor!
"Kita harus berani stop impor pangan, stop impor beras, 
stop impordaging, stop impor kedelai, stop impor sayur, 
stop impor buah, stopimpor ikan. Kita ini semuanya punya kok,"kata Jokowi

--- jonathangoeij@... wrote:
apa nggak salah ngomong?
http://agroindonesia.co.id/index.php/2016/05/10/beras-impor-penuhi-gudang-bulog/


BERAS IMPOR PENUHI GUDANG BULOG

--- SADAR@... wrote :

Presiden Jokowi pastikan 2016 tak imporberas Sabtu, 29 Oktober 2016 11:34 WIB | 
1.965Viewshttp://www.antaranews.com/berita/593021/presiden-jokowi-pastikan-2016-tak-impor-berasPewarta:
 Aditya RamadhanPresiden Joko Widodo (Jokowi).(ANTARA) “Kita lipatkan lagi 
sehingga tentu saja hasil produksinasional ini bisa meningkat tajam."  Boyolali 
(ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi)memastikan Indonesia tidak akan 
mengimpor beras hingga akhir tahun 2016 karenamasih memiliki stok yang 
mencukupi hingga awal 2017.

"Saya pastikansampai akhir tahun tidak ada impor," kata Presiden usai meninjau 
hasil produksipadi teknologi Jajaran Legowo (Jarwo) Super di Desa Trayu, 
Kecamatan Banyudono,Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu.

Presiden mengungkapkan pada tahunini produksi beras meningkat drastis, dari 
yang tadinya sekira 1.030.000 tonpada periode September-Oktober 2015 menjadi 
sekira 1.980.000 ton pada Oktober2016.

Pasokan beras saat ini, menurut Presiden Jokowi, bisa memenuhikecukupan pangan 
nasional hingga Mei 2017.

Presiden menjelaskan bahwahasil produksi yang melimpah tersebut dikarenakan 
penggunaan bibit unggul dantidak terjadi kekeringan.

"Tahun ini memang pertama air melimpah, keduasaya kira penggunaan-penggunaan 
benih-benih unggul ini memberikan hasil yangbaik," kata Presiden Jokowi.

Bibit padi unggulan varietas Inpari 32 yangditanam di lahan 100 hektare di 
Boyolali, Jawa Tengah, tersebut rencananya akandiperluas ke wilayah lain di 
Indonesia untuk melipatgandakan produksi berasdalam negeri.

"Nanti kalau memang sudah benar, sudah betul, baru akankita perluas lagi. Kita 
lipatkan lagi sehingga tentu saja hasil produksinasional ini bisa meningkat 
tajam," kata Presiden.

Presiden Jokowimenambahkan, pemerintah akan lebih dulu fokus untuk memperbesar 
stok beras yangsudah ada, sebelum nantinya merencanakan untuk ekspor ke 
negara-negaratetangga.Editor: Priyambodo RH

   

Kirim email ke