FYI

---
6 Dec 2016 11:53:31
Nesare:Goblok dipelihara!
Pengecut!

5 Dec 2016 02:01:11
Moderator:...maksud TEGURAN saya, dalam berdiskusi hendaknya mempertahankan 
DISKUSI SEHAT, ajukanlah argumentasi sebaik-baiknya dengan tidak menyerang 
lawan diskusi dengan kata-kata tidak sopan. 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Koq urusan ane sama moderator, ente kutak katik?Emangnya ada apa ane sama 
moderator?Ente ndak tahu ya moderator itu menegor ente! Goblok dipelihara! Ane 
merendahkan intelektual moderator atau ente yg merendahkan intelektural 
moderator?Tanya sana sama moderator nya. Ane sudah bikin statement bahwa ente 
merendahkan intelektual moderator karena ente bilang ente menghormati moderator 
tetapi pertanyaan2 moderator tidak dijawab. Alasannya? Keberatan?! Hehehehehe. 
Itu bukan menghormati! Ngibrit! Lari! Takut! Salah! Pengecut!Apalagi 
menghormati orang lain?! Tak uk uk yeah.Humanis menghormati orang lain tidak 
akan melabel/mengumpat orang lain sbg penjilat pantat, vampire haus darah, 
kunyuk! Nesare  From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 5, 2016 4:47 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Ahok: Sekarang Lebih Banyak Mendengar   Saya tegaskan 
sekali lagi,  kalau anda menganggap diskresi moderator tidak usah dianggap, 
sebagai kentut, itu urusan anda sendiri dgn moderator,  kalau anda menganggap 
moderator rendah intelektualitasnya dan tidak layak didengar itu urusan anda 
sendiri dgn moderator, bukan urusan saya.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :Menghormati moderator? 
Hehehehehehe. Ini adalah bigot yang ente terus dengung2kan!Kalau ente hanya 
menghormati moderator tetapi tidak menghormati orang lain, itu hebat ya?!Kalau 
ente menghormati orang lain dalam berdiskusi, ente tidak akan menulis kata2 
penjilat pantat, vampire haus darah, kunyuk dll plus tanpa alasan/argument 
lagi! Ane sudah bilang. Ane telanjangi terus kalau kelakuan ente masih begini 
terus.Ane sudah janji kan?! Ente pikir orang laen itu goblok semua ya sehingga 
tidak bisa melihat yang mana yang benar dan yang mana yang salah?!Menghormati 
moderator sembari merendahkan intelektualnya itu menghormati ya?!!!! 
Hahahahahaha. Ente harus belajar. Banyak belajar mengenal emphati kalau mau 
menolong orang lain.Dengan cara ente seperti ini, ane pastikan ente itu tidak 
akan bisa bekerja sama dengan orang lain.Jangankan kerja sama, ngomong aja 
orang malas sama ente! Benerkan? Endak usah dijawab! Buat ente sendiri saja! 
Nesare  From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 5, 2016 3:59 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Ahok: Sekarang Lebih Banyak Mendengar   Saya 
menghormati diskresi moderator, kalau anda merasa moderator tidak perlu 
diindahkan itu terserah anda.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :Pantat nya takut ditulis! 
Mau berkias tapi pengecut nulis pantat saja! Koq bisa ada2 saja? emangnya ane 
gak boleh ngomong kaya’ gini sedangkan ente boleh dan tidak ada alasan?Bentar 
lagi ane mau nulis ente itu penjilat pantat senator ente!Gak boleh ya?! 
Silahkan ditegor. Moso’ ente lari dari dulu boleh tapi ane ndak boleh?Moso’ 
ente berani sesumbar jadi democrat?! Perkara penggusuran orang illegal disuruh 
ganti rugi?Ente tinggal dimana? Nanti ente suruh orang diri tenda diruang tamu 
ente dan ndak makan minum disitu. Apa yg ente mau lakukan?Usir? Ndak mungkin ya 
krn ente orangnya baek humanis dan pro orang miskin. Kalau ndak diusir gimana 
ya? Sedangkan anak isteri ente ngamuk terganggu.Pasti ente usir keluar dan 
kasih duit ganti rugi ya?!!! Hehehehehehe. Ente ngomong apa trump kalau 
deportasi segitu banyak illegal immigrant?Apa yang bisa ente lakukan?Apa yang 
bisa partai ente lakukan? Ini lari ya?!Kalau ini lari dari Indonesia ke USA, 
kenapa ente lari dari USA ke Indonesia? HeheheheheheNesare From: 
[email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 5, 2016 3:28 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Ahok: Sekarang Lebih Banyak Mendengar   istilah baru 
"penjilat pantat demokrasi dan HAM!" ha ha ha ada2 lagi.sudah jelas yg anda 
utarakan pendapat penjilat p*nt*t  .perkara penggusuran tanpa ganti rugi jelas 
policy penguasa dilarikan ke private citizen lagi. sekarang topik dilarikan ke 
US lagi. si Djie itu harusnya menegor anda yg lari dari satu topik ke topik 
lain. 
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :Mulai lagi ya! Dasar 
penjilat pantat demokrasi dan HAM!Bisanya teriak2 dinegara orang lain saja!Urus 
tuh negara ente sendiri!Kemana ente setelah partai ente kalah?!Mulai menjilat 
pantat partai republican ya?! HeheheheheheNesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 5, 2016 2:48 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Ahok: Sekarang Lebih Banyak Mendengar    inilah omongan 
penjilat p*nt*t. 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :Mendengar koq disamakan 
dengan ganti rugi? HeheheheheheOrang pinter? Lucu kalo lihat 
komentarnya.Sedangkan orangnya jalan2 ke grand canyon minum starbucks.Perkara 
orang miskin dia lepas tangan dan suruh ahok yg bayar?!!!!Hehehehehehe. Lalu 
teriak2 humanis bela2 orang miskin…..hehehe. Nesare  From: 
[email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 5, 2016 2:04 PM
To: [email protected]
Subject: [GELORA45] Ahok: Sekarang Lebih Banyak Mendengar   Dengarkan terutama 
mereka yg tergusur dan beri ganti rugi yg layak. ...
Ahok: Sekarang Lebih Banyak Mendengar
Puput Tripeni JunimanSenin, 05/12/2016 20:34 WIB   
   - Sebarkan:
    
   - 
    
   - 
    
   - 
Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diminta lebih banyak 
bicara program ketimbang hal lain. (CNN Indonesia/Safir Makki)Jakarta, CNN 
Indonesia -- Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 
diminta untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara. Permintaan itu 
disampaikan oleh tim relawan saat evaluasi setelah sebulan menjalani masa 
kampanye

"Kami bicarakan evaluasi, mereka kasih masukan. Jadi, Ahok sekarang lebih 
banyak mendengar daripada ngomong," kata Ahok setelah rapat dengan tim relawan 
di Rumah Lembang, Jakarta, Senin (5/11).

Ini bukan pertama kali Ahok diminta untuk tidak banyak bicara. Hal serupa juga 
terjadi pada awal Oktober lalu. Bahkan, saat itu Megawati Soekarnoputri yang 
meminta Ahok untuk tidak banyak bicara. Permintaan agar Ahok lebih banyak diam 
itu diduga lantaran kasus dugaan penistaan agama yang kini menjerat sang calon 
gubernur. Ahok dijerat pasal penistaan agama setelah dirinya mengutip penggalan 
Al Quran Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.

Alih-alih bicara sembarang, tim relawan meminta Ahok untuk mengangkat program 
andalan yang sudah terbukti berhasil selama meminpin Jakarta. 

Program itu seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan pemberdayaan 
warga di rumah susun. 

Ahok menuturkan, tim relawan memberi nasihat agar lebih banyak mengekspose 
program itu untuk diketahui masyarakat luas.

Tak Menyerang

Sementara kepada tim relawan, calon gubernur nomor urut dua ini berpesan untuk 
tidak menyerang calon lain, khususnya di media sosial. "Saya cuma minta, tolong 
jangan nyerang-nyerang calon yang lain. Untuk apa diserang? Enggak usah nyerang 
yang lain deh," ujar Ahok.

Ahok menyarankan relawan untuk adu program. Selama satu bulan ini, menurut dia, 
tiga pasangan calon belum pernah adu program. Ahok mengaku yang terjadi adalah 
persaingan tidak sehat.

"Ada enggak kita bertiga calon adu program? Enggak ada loh, kita malah saling 
mem-bully, menjelekkan, itu enggak sehat," tutur Ahok.

Sebelumnya, saat berkampanye di hadapan warga yang datang di Rumah Lembang, 
pagi tadi, Ahok menyebut banyak oknum politikus busuk yang mencoba mendegradasi 
nilai-nilai yang dimilikinya karena tak mampu bersaing secara sehat.

"Saya ingin mengedukasi masyakat karena ketika jaman Pilkada, banyak oknum 
politikus busuk ingin mendegradasi nilai orang yang dia enggak sanggup 
bersaing," ujar Ahok.


(wis/asa)   

   

Kirim email ke