Bupati: 30 persen wilayah Pidie Jaya terdampak gempa

Rabu, 7 Desember 2016 14:07 WIB | 600 Views

Pewarta: Joko Susilo

 
Sejumlah warga melihat masjid yang runtuh akibat gempa 6.5 SR, di Meuredu, 
Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12/2016). Kabupaten Pidie Jaya dan sekitarnya 
diguncang gempa 6.5 SR yang berpusat pada 5.19 LU-96.36 BT, 18 kilometer timur 
laut Kabupaten Pidie Jaya atau 121 km tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 
10 km. (ANTARA /Irwansyah Putra)



 Kerusakan merata, persentase hampir 30 persen wilayah. Yang rusak rumah 
penduduk, masjid, gedung 



Jakarta (ANTARA News) - Bupati Pidie Jaya, Aceh, Aiyub Ben Abbas memperkirakan 
30 persen wilayah mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempa bumi 
berkekuatan 6,5 Skala Richter pada Rabu pagi.

"Kerusakan merata, persentase hampir 30 persen wilayah. Yang rusak rumah 
penduduk, masjid, gedung," kata Aiyub seusai menghadiri acara Penyerahan Daftar 
Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2017 dan Anugerah Dana Rakca tahun 2016 
bagi daerah berkinerja baik di Istana Negara Jakarta, Rabu.

Aiyub mengatakan jumlah korban akibat gempa ini belum bisa dipastikan karena 
masih berkembang terus.

"Belum tahu (jumlah) korban, tapi yang (saya) dengar ramai, tapi sudah 
dievakuasi ke rumah sakit. Sekitar ratusan yang sudah dibawa ke rumah sakit 
untuk penanganan. Ada yang patah, ada yang terkilir dan sebagainya," katanya. 

Aiyub mengatakan petugas yang akan menangani korban disiagakan dari puskesmas 
hingga rumah sakit, namun jika korban luka parah langsung dibawa ke Banda Aceh. 

"Kalau berat dievakuasi ke Banda Aceh," kata Aiyub.

Bupati berharap segera mendapat bantuan dalam menanggani gempa tersebut, 
terutama untuk rehabilitasi pasca bencana.

Bupati Pidie Jaya ini juga mengatakan akan langsung balik ke daerahnya setelah 
acara di Istana Negara dan Kementerian Keuangan.

"Dari sini masih ada acara ke Kementerian Keuangan, setelah itu saya balik ke 
Aceh," kata Aiyub.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh Al Hudri, di tempat yang sama, mengungkapkan 
gempa 6,5 SR telah berdampak pada tiga wilayah, yakni Kabupaten Pidie Jaya, 
Kabupaten Pidie dan sebagian wilayah Kabupaten Bireuen.

Al Hudri mengungkapkan tim tanggap bencana (Tagana) dari Provinsi Aceh sudah 
ditugaskan di lapangan setelah mendapat perintah dari gubernur.

"Mohon dukungan dari pemerintah pusat, masyarakat seluruh Indonesia atas 
musibah ini," kata Al Hudri.

Dia juga mengungkapkan tim dari Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan 
Umum Perumahan Rakyat (PUPR) sudah diberangkatkan ke Aceh.

"Dari Kementerian Sosial, tadi update dengan direkturnya, sudah berangkat ke 
Aceh juga dari Kementerian PU," ungkapnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan sudah 
memberangkatakan tim. "Dirjen saya sudah berangkat," katanya. 



Editor: Fitri Supratiwi


Kirim email ke