aksi 212 itu pada dasarnya adalah intoleransi, sekarang malah dijadikan contoh 
toleransi.
 ---
 Jokowi juga mencontohkan #Aksi212, yang merupakan aksi lanjutan mengenai 
dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja 
Purnama. Namun, aksi tersebut berbeda dengan dua aksi sebelumnya.

 ...
 Jokowi: Indonesia Rumah Semua Agama 
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161208134055-20-178230/jokowi-indonesia-rumah-semua-agama/
 Christie Stefanie, CNN Indonesia
 Kamis, 08/12/2016 13:58 WIB
 
 Sebarkan:  
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161208134055-20-178230/jokowi-indonesia-rumah-semua-agama/#
  
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161208134055-20-178230/jokowi-indonesia-rumah-semua-agama/#
  
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161208134055-20-178230/jokowi-indonesia-rumah-semua-agama/#
 
 Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia adalah rumah bagi semua agama. (CNN 
Indonesia/Christie Stefanie)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia merupakan 
rumah bagi setiap agama. Jokowi meyakini agama merupakan pendorong demokrasi di 
Indonesia, bukan penghalang terjalinnya toleransi.

Jokowi menyadari, mayoritas penduduk Indonesia atau sekitar 85 persen merupakan 
umat muslim. Namun, ia juga meyakini, Islam di Indonesia tetap mengedepankan 
perdamaian sebab ajaran Islam masuk Indonesia dengan cara damai.

"Nilai mengenai perdamaian sampai saat ini terus dipegang umat Islam Indonesia. 
Selain Islam, Indonesia adalah rumah bagi umat kristiani, Katolik, Hindu, 
Buddha, dan kongfucian," kata Jokowi saat membuka Bali Democracy Forum, Kamis 
(8/12).

Jokowi mengingatkan, nilai-nilai perdamaian juga harus dipegang teguh seluruh 
umat beragama di Indonesia. Dalam forum itu, ia menceritakan peran agama 
berabad-abad di Indonesia dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. 
 Hal itu, menurut Jokowi, terlihat jelas di masyarakat. Menurutnya, masyarakat 
dapat merasakan dan menyadari toleransi dan sinergi terjalin di antara mereka 
terutama yang berbeda keyakinan. Ia mencontohkan Pondok Pesantren Bali Bina 
Insani di Tabanan.

Ponpes di Bali itu menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi peserta 
forum. Seperti diketahui, mayoritas masyarakat Bali merupakan umat Hindu.

"Bagaimana mungkin sebuah pondok pesantren dapat hidup aman dan nyaman di 
tengah masyarakat yang mayoritas penduduknya penganut agama Hindu? Ini semua 
telah mendorong sinergi antara agama, toleransi, dan demokrasi di Indonesia," 
kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini. 

Jokowi juga mencontohkan #Aksi212, yang merupakan aksi lanjutan mengenai dugaan 
penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama. 
Namun, aksi tersebut berbeda dengan dua aksi sebelumnya.

Pedemo tak lagi berteriak-teriak menyampaikan tuntutannya, melainkan mereka 
berdoa dan salawat di Halaman Monas. Jokowi pun menyambut baik hal itu. Ia 
turun langsung menemui pedemo di Halaman Monas dan berterima kasih karena aksi 
dilakukan super damai. 

Dua hal itu membuat Jokowi meminta peran aktif seluruh lapisan masyarakat untuk 
memastikan demokrasi dan toleransi tetap terjalin di tengah kemajemukan. Ia 
menekankan, hal itu mendukung stabilitas, perdamaian yang akan menyejahterakan 
rakyat.

Pemerintah tak tinggal diam. Jokowi menuturkan, setiap kebijakan nasional 
pemerintah akan mendukung situasi kondusif kehidupan berbangsa dan bernegara 
dengan mendorong sinergi agama, toleransi, dan demokrasi. 

"Pendekatan top-down berupa peran aktif pemerintah menjadi kunci, melalui good 
governance dan supremasi hukum yang sama pentingya dengan penguatan demokrasi 
dari akar rumput," tutur Jokowi. (gil)

 

 

Kirim email ke