Ahok-Djarot kumpulkan dana kampanye Rp18 miliar

Kamis, 8 Desember 2016 14:16 WIB | 685 Views

Pewarta: Cornea Khairany



Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 
(kiri) dan Djarot Saiful Hidayat (kanan) berjabat tangan saat menghadiri acara 
penggalangan dana kampanye yang digelar Relawan Badja Dharma di Jakarta, Minggu 
(27/11/2016). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)



Jakarta (ANTARA News) - Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki 
Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat mengumpulkan dana kampanye 
Rp18 miliar lewat program Kampanye Rakyat mereka.

"Melalui program "Kampanye Rakyat", bersama Pak Djarot, kami akan bertanggung 
jawab sepenuhnya kepada rakyat dalam masa kepemimpinan kami selanjutnya," kata 
Basuki dalam siaran pers, Kamis.

Ia mengatakan dana kampanye yang digalang melalui program Kampanye Rakyat itu 
berasal dari warga.

"Kalau biasanya dana kampanye itu diberikan oleh pihak-pihak tertentu, maka 
dalam program ini, dana kampanye berasal dari warga. Saya yakin, kalau kita 
jujur, kerja betul, rakyat pasti akan dukung, bahkan rela keluar uang," katanya.

Djarot menyebut program Kampanye Rakyat sebagai bentuk pendidikan politik untuk 
mengikis paradigma bahwa menjadi peserta pemilihan kepala daerah membutuhkan 
biaya mahal.

"Ini adalah bentuk gotong royong. Kami tidak pernah menghitung-hitung berapa 
nilai yang disumbangkan. Sebab yang paling penting adalah nilai gotong royong 
dan keikhlasan dari masyarakat," kata mantan Wali Kota Blitar itu lalu 
berterima kasih kepada seluruh pendukung.

Laman www.ahokdjarot.id melaporkan bahwa hingga 6 Desember 2016 terkumpul dana 
Rp18 miliar yang merupakan sumbangan dari 4.000 orang.

Djarot menuturkan dana yang sudah terkumpul akan digunakan untuk membiayai 
kampanye Ahok-Djarot untuk Pilkada DKI Jakarta 2017.

Selama masa kampanye dari 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017, mereka 
bersaing dengan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni serta 
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menggalang dukungan warga dengan visi, 
misi dan program mereka. Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung 
15 Februari 2017.




Editor: Maryati


Kirim email ke