Dengan kata lain, tanpa 'blackmail' menkeu peringkat masih underweight. 
 Apakah investor percaya dgn peringkat baru?
 

 ---
 Alan Richardson, manajer investasi di Samsung Asset Management di Hong Kong 
menilai langkah terbaru JPMorgan bisa membentuk dasar dari kompromi dengan 
pemerintah.
 
 "Sebuah upgrade ke netral dari sisi jual menyiratkan upgrade dari menjual 
keras untuk menjual lembut. Saya ingin mengatakan rekomendasi netral harus 
membantu untuk menenangkan pemerintah Indonesia," kata Richardson.
 ...
 
 JPMorgan Naikkan Rating Indonesia Januari
 16
 / 2017
 21:35 WIB

 
 Oleh :Lukas Hendra TM
 Bisnis.com, JAKARTA - JPMorgan Chase&Co menaikkan peringkat Indonesa satu 
level menjadi netral dari sebelumnya underweight setelah diputus kontraknya  
oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi agen penjual Surat Utang Negara dan 
Bank Persepsi Tax Amnesty.
 Analis mereka dalam laporan tertanggal Senin (16/1/2017) mengatakan 
volatilitas di pasar obligasi negara berkembang saat ini seharusnya sudah 
mereda setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS pada November lalu.
 
http://img.bisnis.com/thumb/posts/2017/01/16/620005/130830_jalan%20sudirman-1.jpg?w=600&h=400
 Penaikan peringkatn tersebut terjadi setelah dua pekan setelah pemerintah 
Indonesia untuk memutuskan hubungan bisnis dengan JPMorgan.
 Analis Adrian Mowat mengungkapkan fundamental makro Indonesia kuat dengan 
potensi tinggi pertumbuhan dan rasio utang terhadap PDB yang rendah seiring 
dengan reformasi ekonomi.
 "Redemption dan volatilitas resiko obligasi sekarang telah selesai dalam 
pandangan kami,” katanya seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (16/1/2017).
 Mowat mengatakan dalam sebuah wawancara telepon mengungkapkan penaikana 
peringkat tersebut tidak ada hubungannya dengan tindakan pemerintah Indonesia.
 Menurutnya, peningkatan peringkat tersebut menunjukkan ekuitas Indonesia 
karena tanda-tanda kenaikan yield treasury AS telah mencapai puncaknya sehingga 
investor kembali ke pasar negara berkembang.
 Sementara itu, Indonesia menyambut penilaian baru JPMorgan. Menteri 
Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan rekomendasi 
netral dinilai lebih sejalan dengan fundamental.
 Adapun, Kementerian Keuangan sebelumnya telah menyatakan akan berhenti 
menggunakan JPMorgan sebagai dealer utama dan underwriter untuk obligasi 
pemerintah.
 Pekan lalu, Indonesia memperluas kampanye terhadap penelitian negatif dengan 
memesan semua dealer utama di obligasi Indonesia untuk menjaga hubungan dengan 
pemerintah berdasarkan profesionalisme, integritas dan menghindari konflik 
kepentingan.
 Perusahaan yang tidak mematuhi aturan, yang mulai berlaku pada 30 Desember, 
beresiko kehilangan lisensi dealer mereka. Bank global yang menjadi dealer 
utama di obligasi Indonesia termasuk Standard Chartered Plc, HSBC Holdings Plc, 
Deutsche Bank AG dan Citigroup Inc.
 Alan Richardson, manajer investasi di Samsung Asset Management di Hong Kong 
menilai langkah terbaru JPMorgan bisa membentuk dasar dari kompromi dengan 
pemerintah.
 "Sebuah upgrade ke netral dari sisi jual menyiratkan upgrade dari menjual 
keras untuk menjual lembut. Saya ingin mengatakan rekomendasi netral harus 
membantu untuk menenangkan pemerintah Indonesia," kata Richardson.
 Sebelumnya, Kementerian Keuangan memastikan pemutusan segala hubungan 
kemitraan dengan JP Morgan Chase Bank, N.A, tidak berdampak besar pada 
penjualan surat berharga negara maupun layanan bank yang bermarkas di New York, 
Amerika Serikat itu, sebagai salah satu bank persepsi.
 Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan jalinan kemitraan yang dilakukan 
pemerintah dengan lembaga tersebut  karena menganggap hal itu akan saling 
menguntungkan  kedua belah pihak. Pemerintah menghormati seluruh produk-produk 
dari lembaga riset manapun baik dari sisi tingkat akurasi, kredibilitas 
metodologi dan penilaiannya.
 
 Menurutnya, lembaga yang besar memiliki tanggung jawab lebih besar dari sisi 
kualitas dan kemampuan untuk  menciptakan kepercayaan. DI sisi lain, pemerintah 
juga terus melakukan perbaikan dan reformasi bahwa penerimaan negara harus 
diperbaiki.
 

 

 

 

 

Kirim email ke