"Setahu saya, di Mesir, lembaga fatwa Mesir telah mengeluarkan fatwa bahwa 
seorang muslim boleh memilih pemimpin yang nonmuslim. Dan itu mengacu pada 
sejarah Islam, mengacu pada dalil-dalil. Mengapa? Karena seorang gubernur bukan 
seorang raja yang mempunyai kekuasaan absolut, dia bisa melakukan apa saja, 
tapi gubernur seorang pelayan, pejabat, seluruh kekuasaannya diawasi oleh DPRD, 
parlemen rakyat, dan lembaga-lembaga hukum lain," ungkapnya.

 ...
 Senin 13 Feb 2017, 19:19 WIB
 Dinamika Pilgub DKI Indonesia Barometer Demokrasi Dunia Islam, Pilgub DKI 
Harus Aman 
https://news.detik.com/berita/d-3421627/indonesia-barometer-demokrasi-dunia-islam-pilgub-dki-harus-aman
 
 Kanavino Ahmad Rizqi - detikNews
 

 Diskusi menyongsong Pilgub DKI (Kanavino Ahmad Rizqi/detikcom)

 

 Jakarta - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 akan digelar 
Rabu (15/2/2017) lusa. Semua berharap pesta demokrasi lima tahunan ini dapat 
berjalan dengan aman dan damai.

Intelektual muda Nahdlatul Ulama Zuhairi Misrawi menyampaikan, demokrasi di 
Indonesia relatif dapat berjalan dengan lancar. Menurut dia, Indonesia menjadi 
salah satu barometer demokrasi di dunia islam.

"Indonesia adalah barometer demokrasi di dunia Islam. Kalau kita lihat secara 
jelas, demokrasi yang relatif berjalan baik Indonesia dan Turki," kata pria 
yang biasa akrab disapa Zuhe itu dalam diskusi menyongsong pilgub DKI yang 
aman, damai, dan demokratis di Tebet 39, Jalan Raya Tebet, Jakarta Selatan, 
(13/2/2017).


 
https://newopenx.detik.com/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=37360__zoneid=644__cb=039dabf119__oadest=



 
 
Atas kondisi tersebut, dia menyampaikan bahwa pilkada DKI ini diharapkan dapat 
berjalan dengan aman dan damai. Selain itu, pilgub DKI kali ini pun, kata Zuhe, 
bisa mendewasakan demokrasi yang ada di Indonesia.

"Pengalaman demokrasi yang terjadi di Indonesia ini akan mendewasakan dalam 
demokrasi. Bahwa seseorang yang akan memimpin Jakarta nanti saya kira adalah 
seseorang di mata warganya mempunyai kompetensi, integritas, dan rekam jejak 
untuk memimpin Jakarta," imbuhnya.

Banyak sekali isu, menurut Zuhe, yang menjadi perdebatan dalam ranah publik. 
Salah satunya boleh-tidaknya memilih pemimpin berdasarkan kesamaan agama.

Ia pun mencoba memberikan gambaran bahwa di Mesir, Lembaga Fatwa Mesir telah 
mengeluarkan fatwa bahwa orang muslim boleh memilih pemimpin nonmuslim.

"Setahu saya, di Mesir, lembaga fatwa Mesir telah mengeluarkan fatwa bahwa 
seorang muslim boleh memilih pemimpin yang nonmuslim. Dan itu mengacu pada 
sejarah Islam, mengacu pada dalil-dalil. Mengapa? Karena seorang gubernur bukan 
seorang raja yang mempunyai kekuasaan absolut, dia bisa melakukan apa saja, 
tapi gubernur seorang pelayan, pejabat, seluruh kekuasaannya diawasi oleh DPRD, 
parlemen rakyat, dan lembaga-lembaga hukum lain," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Darussalam, salah satu relawan Anies-Sandi, 
menegaskan tentang komitmennya untuk pilkada damai. Ia pun menyampaikan sejak 
awal Anies-Sandi berupaya menciptakan situasi yang aman dan damai yang terlihat 
dari slogan mereka, yaitu salam bersama.

"Salam bersama itu merupakan bentuk konkrit dari kita lebih percaya bangsa ini 
bahwa kami melihat berbagai demo itu jauh dari potensi konflik. Justru ada 
kesadaran baru bahwa demokrasi itu bukan kekerasan, tapi parlemen jalanan. Ini 
buat saya pilihan mereka sangat konstitusional dengan melakukan gerakan jalanan 
yang dulu dipelopori oleh kaum muda, buruh, dan sebagainya," ujarnya. 
(erd/erd)
 
 
 

Kirim email ke