Pilgub DKI Jakarta http://www.tribunnews.com/topic/pilgub-dki-jakarta Ma’ruf Amin Bakal Netral dalam Pilkada DKI Jakarta http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/02/24/maruf-amin-bakal-netral-dalam-pilkada-dki-jakarta Jumat, 24 Februari 2017 02:38 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin (tengah) hadir menjadi saksi di persidangan ke-8 sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017). TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengaku ingin bersikap netral dalam Pilkada DKI Jakarta http://www.tribunnews.com/tag/pilkada-dki-jakarta. Terkait itu, ia menyebutkan, dirinya tidak akan bertemu dengan dua pasangan yang tersisa dalam putaran dua, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan http://www.tribunnews.com/tag/anies-baswedan-Sandiaga Uno. "Kan begini, kalau saya bertemu Ahok http://www.tribunnews.com/tag/ahok, saya harus bertemu juga dengan Anies. Sekarang pilihannya menerima dua-duanya atau tidak menerima dua-duanya," ujar Ma’ruf dalam konferensi pers peluncuran sekolah berbasis kitab kuning di Purwakarta, Kamis (23/2/2017). Menurut dia, bila dirinya bertemu dengan salah satu pasangan calon, ada pihak yang mengartikan sebagai bentuk dukungan. Untuk kemaslahatan, sebutnya, ia akan bersikap netral. "Sedang dalam pertimbangan apakah menemui keduanya atau tidak keduanya, tetapi kecenderungannya tidak menemui keduanya," tuturnya. Ma’ruf mengaku kedua pasangan calon sudah meminta bertemu dirinya. "Ahok sudah lama (ingin bertemu). Anies juga sudah mengajukan," ucapnya. Namun, dia akan bertemu setelah pilkada putaran kedua usai. "Nanti ketemu dua-duanya setelah pemilihan. Yang penting sudah tidak ada masalah," kata dia.(Kontributor Bandung, Reni Susanti)
