Secara tersamar komentar di bawah sebenarnya cuma 
memamerkan kebanalan penulisnya. 

Percuma sekolah kalau cuma buat gelantungan pada status quo, 
jiper untuk mikir out of the box.
Mikir aja takut.

Malu-maluin.

--- nesare1@... wrote:
Kalau ente gak mau mendukung parpol itu urusan ente.Begitu juga kalau ente 
tidak mau ikutan voting alias golput, silahkan itu hak ente.  Tetapi kalau ente 
mau bilang parpol supaya ditebas habis karena orang2nya korupsi, I don’t buy 
it!  Itu hanya mengkritik saja! Hasilnya ada: NKRI bubar! Ini bukan solusi bagi 
ane!  Jadi tulisan berbunga2 ente ini bukan masalah solusi karena memang bukan 
solusi!  Juga tenang saja ane sekolah sekolah. Ane juga lagi sekolah dengan 
nulis2 disini.Ane gak pernah malu untuk sekolah!  Nesare
From: ajeg
    Masih mau beri dukungan suara ke partai maupun 
orang-orang yang diusungnya? Hehe... 
Sudah tahu solusinya kan?
Yang suka merengek ngemis solusi, sekolah lagi sana.

-
Senin 13 Mar 2017, 16:51 WIB Momen Jokowi,Novanto, Fadli, dan Fahri Semeja dan 
Tertawa Bersama Ray Jordan – detikNews Jakarta - Presiden Joko Widodomelantik 
17 Duta Besar RI yang baru di Istana Negara, Jakarta. Setelahpelantikan, Jokowi 
terlihat tertawa bersama dengan para pimpinan DPR. 

Momen itu terlihat saat usai pelantikan, Jokowi langsung menuju ruang 
belakangIstana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3/2017). Saat itu, Jokowi yang 
ditemani IbuNegara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan 
istri MufidahKalla meladeni sesi foto bersama dengan para duta besar yang baru 
dilantik.

Setelah sesi foto, Jokowi kemudian duduk di bangku meja panjang. Di sana 
sudahada Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR 
FahriHamzah, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Sekjen PDIP Hasto 
Kristiyanto.

Begitu duduk, Jokowi tampak berkomunikasi dengan Surya Paloh dan 
beberapalainnya. Di hadapan mereka tersedia gelas berisi air. Ibu Negara Iriana 
danistri Wapres JK turut serta dalam pertemuan tersebut.

Semuanya tampak tertawa lepas saat mereka berbincang. Namun, tidak diketahuiapa 
saja yang dibahas dalam pertemuan itu.
(rjo/imk)

 

  

Kirim email ke