Pada Kamis, 13 April 2017 16:16, May Swan <[email protected]> menulis:
SURAT DARI SINGAPUR== MENGENANG BENNY SETIONO ==ByMay SwanMengenang Benny
Setiono tidak dapat dipisahkan dengan PerhimpunanIndonesia Tionghoa INTI.Benny
Setiono bersama dengan Eddie Lembong, kerjasamadengan sekumpulan para teman
yang sepandangan, berhasil mendirikan INTI padatanggal 5 Februari 1999. Tidak
dapat disangkal INTI didirikan berhubungan denganterjadinya serentetan
kerusuhan besar anti Tionghoa di Indonesia, khususnya diJakarta. Kerusuhan
tersebut dikenal sebagai Kasus Pembantaian 13 Mei 1998 yangdiiringi dengan
turunnya Suharto sebagai presiden pada tanggal 21 Mei 1998 danruntuhnya regim
militer Order Baru yang telah berkuasa selama tiga puluh duatahun.Kasus 13 Mei
1998 telah menyakinkan Benny Setiono,Eddie Lembong dan sekumpulan para temannya
untuk mendirikan sebuah Perhimpunan masyarakatdengan maksud agar dapat
mengelakan kembali terjadinya kerusuhan / penjarahan /pembunuhan / perkosaan
yang telah dialami masyarakat Tionghoa di Indonesiasepanjang masa. Kejadian
yang selalu berawal pada pergolakan pergantianpimpinan politik, dimana
masyarakatTionghoa, senantiasa menjadi korban kerusuhan massa. Dengan
berakhirnya Order Baru dimulailah era Reformasiyang memberi kesempatan bagi
Benny Setiono, Eddie Lembong dkk untuk mendirikan PerhimpunanINTI. Mereka
berkeyakinan perlu adanya sebuah Perhimpunan yang menangani danmencegah
kemungkinan sewaktu waktu terulangnya pembunuhan sejarah. Perjalanan
sejarahIndonesia selalu dinodai oleh pembunuhan massa dan cucuran darah
masyarakatTionghoa, sekali pun buktinya mereka telah bermukim dan hidup di
tanah airIndonesia beberapa generasi, bahkan tersebar di banyak daerah di
Nusantara jauhsebelum berdirinya Republik Indonesia.Dalam melihat terjadinya
situasi, Perhimpunan INTImenarik kesimpulan bahwa masalah terletak pada apa
yang dinamakan sebagai“Masalah Tionghoa” yang memecah belah kubu masyarakat
Tionghoa denganmasyarakat main stream lainnya. Masalah yang sudah tertera dan
sengajadirancang oleh administrasi Belanda mulai dari jaman colonial ratusan
tahunyang lalu. Maka para pimpinan INTI berkeyakinan usaha penyelesaian
“MasalahTionghoa” di Indonesia harus diletakan diatas landasan usaha
penyelesaianseluruh permasalahan nasional yang tengah dihadapi Bangsa dan
Negara Indonesia.Ditekankan, bahwa pengikutsertaan seluruh WNI keturunan
Tionghoa secaramenyeluruh, bulat dan utuh adalah syarat mutlak penyelesaian
“Masalah Tionghoa”di Indonesia.Tujuan INTI berjuang mempertahankan hak-hak
demokrasidi Indonesia, menjadikan INTI sebagai organisasi yang progressive,
modern, bercitrainternasional, berorientasi pada kebangsaan Indonesia,
menghargai hak asasimanusia, egaliter, pluralis, inklusif, menuju kearah
terwujudnya KebangsaanIndonesia Bhineka Tunggal Ika. INTI tidak bernaung, tidak
mengikat diri kepadasalah satu partai politik, dan terbuka bagi semua warga
negara Indonesia.Ideologi dan prinsip tersebut diatas tercatat dalam Anggaran
Dasar dan AnggaranRumah Tangga, serta tujuan perjuangan kerja Perhimpunan
INTI.Kami pertama kali bertemu dengan Benny Setiono sekitarlima tahun yang lalu
ketika ia datang di Singapura bersama dengan isteritercinta Dewi. Ia datang
untuk keperluan medical checkup. Ramah dan mudahbergaul, ia membuka pembicaraan
dengan santai dan menarik. Terkesan ia sangatpositive dengan perkembangan yang
sedang berjalan di Indonesia. “Kemajuan yangkita capai hari ini di Indonesia
cukup impressive. Sudah banyak kemajuan yang tadinyatidak tersangka dapat kita
capai. Sayangnya mass media condong memberitakanmasalah yang bernada negative,
hanya ingin mengkritik. Ini tidak adil. Media jugaperlu memberitakan kemajuan
yang terdapat dalam kehidupan masyarakat, demimemberi inisiatif kepada
masyarakat,” ujarnya dalam pembicaraan hari itusebelum berangkat dinner di
sebuah seafood restoran kesenangannya. Sesudahdinner, kami berangkat ke Tanjung
Katong untuk makan durian yang kebetulansedang musim.Sekarang Benny sudah tidak
bersama kita lagi, ia telahmeninggalkan kita untuk selamanya pada Hari Selasa,
17 Januari 2017. Namun,semangat dan visi peninggalannya akan selalu
berkumandang memacu anak bangsatetap berjuang demi mewujudkan cita cita dan
harapan yang dijunjung Bennyselama hidupnya.