http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/04/22/ooscgy374-
<http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/04/22/ooscgy374-ini-syarat-ra-kartini-mau-dipoligami>
ini-syarat-ra-kartini-mau-dipoligami
<http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/04/22/ooscgy374-ini-syarat-ra-kartini-mau-dipoligami>
Sabtu , 22 April 2017, 07:38 WIB
Hari Kartini
Ini Syarat RA Kartini Mau Dipoligami
Red: Irwan Kelana
Dok DPH
Sekitar 250 wanita mengikuti talk show
Sekitar 250 wanita mengikuti talk show
REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, BOGOR -- Ikatan Wanita
Pengusaha (Iwapi) dan P2TP2A Kabupaten Bogor menggelar /talk show/
“Memaknai Hari Kartini” dan nonton bareng (nobar) film /Kartin/i di
Cibinong City Mall, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/4). /Talk show/ tersebut
menampilkan tiga nara sumber wanita.
Mereka adalah Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua komunitas Dewi Pelangi
Hijab (DPH) Dewi Pelangi, dan Prof Ikeu Tanziha dari Pusat Kajian Gender
dan Anak IPB. Menurut Dewi Pelangi, ada sisi lain dari seorang RA
Kartini yang bukan hanya pencetus emansipasi dan kesetaraan gender.
Lebih dari itu RA Kartini sebelum ia memutuskan menikah, ia belajar
banyak tentang tafsir Alquran kepada Kiai Soleh Darat.
Kartini tersentuh dengan QS Al-Baqarah ayat 257./“Bahwasanya Allah yang
telah membimbing orang-orang yang beriman dari gelap menuju cahaya.”/
Bertambahnya keilmuan agamanya, kata Dewi, membuat Kartini menerima
untuk mau dipoligami oleh seorang bupati dengan mengajukan beberapa
syarat. “Syarat tersebut, antara lain, Kartini diperbolehkan mengajar
kaumnya dan rakyat miskin,” tutur Dewi dalam rilis DPH yang diterima
*/Republika.co.id <http://Republika.co.id>/,* Kamis (20/4).
Hal inilah, kata Dewi, yang sangat luar biasa dari sosok Kartini. Ia
berusaha kaffah memahami makna poligami. “Dengan ketulusan hatinya
membuat Kartini mau menerima dipoligami dan ia mengajarkan perempuan
untuk terus belajar. Karena yang membedakan insan di mata Rabbnya bukan
karena kekayaannya, bukan karena pangkatnya, tetapi karena ilmunya dan
ketakwaannya,” papar Dewi Pelangi.
Bupati Bogor Nurhayanti menyerukan perempuan untuk tidak hanya
menyerukan emansipasi tetapi juga dapat menginspirasi kaumnya. Ia
berharap sebagai seorang senior perempuan di Kabupaten Bogor ia dapat
menerangi kaumnya untuk hidup lebih baik dengan memotivasi mereka untuk
berkarya dan bekerja nyata dalam membangun Kabupaten Bogor. “Khususnya
bagi 2,6 juta perempuan di Kabupaten Bogor,” ujar Nurhayanti.
Prof Ikeu Tanziha menegaskan, di era kesetaraan gender seperti saat
ini, sudah saatnya perempuan Indonesia mengimplementasikan perjuangan
Kartini. “Perempuan yang berdaya adalah yang memiliki konsep hidup
sukses bagi banyak orang,” ujar Ikeu Tanziha.
/Talkshow/ "Memaknai Hari Kartini" itu ditutup dengan menonton film
/Kartini/. Sebelum acara nobar dimulai, Ketua Iwapi Kab Bogor Hj Inne
Roswianita memberikan kunci sukses bagi kaum perempuan yaitu dengan
berkomitmen, berhasrat mengambil tindakan untuk mencapai tujuan
mengembangkan diri.