Iyaaa, dalam 20an tahun  terakhir ini, dunia dibuat  heboh dengan makin 
banyaknya barang Made In China yang membanjiri PASAR DUNIA, kemudian diikuti 
membanjirnya touris Tiongkok. Disatu pihak, banyak rakyat bersorak gembira bisa 
dapatkan barang murah, dipihak lain pengusaha lokal berteriak menghadapi 
saingan berat yang mengancam kebangkrutan usahanya. Kemudian juga mereda 
sendiri sesuai hukum pasar yang berjalan, setelah sekian usaha bangkrut kalah 
saing, akhirnya barang-barang Made In China dalam kenyataan juga tidak 
sepenuhnya bisa menguasai pasar sebagaimana diteriakkan orang. Artinya tetap 
saja ada produk lokal dan negara-negara lain berperan dalam pasar, ... Hukum 
pasar menemukan sendiri keseimbangan untuk terus MAJUUU tanpa harus di 
dikendalikan kuat oleh siapapun. 

Yang perlu diperhatikan dan nampak juga sudah menjadi perhatian pimpinan 
Pemerintah Tiongkok beberapa tahun terakhir ini, membanjirnya touris RRT keluar 
negeri. Bukan saja jumlahnya sudah mencapai belasan juta setiap tahun, dan 
karena 5-6 tahun terakhir ini justru lebih banyak touris asal desa-desa maju, 
jadi tidak aneh telah membuat banyak kesan NEGATIF terhadap BUDAYA Tionghoa. 
Dianggap turis RRT jorog, ribut, tidak tahu aturan dan MEMBORONG banyak 
produksi merk ternama! Tentu dipihak lain, tidak bisa disangkal turis RRT dalam 
kenyataan banyak membantu menghidupkan, memnggerakkan ekonomi banyak negara 
didunia! Bukan saja HK ekonominya terangkat oleh membanjirnya turis Tiongkok, 
bahkan negara-negara maju di Eropah juga mengharapkan turis RRT bisa terus 
bertambah dengan stabil setiap tahunnya. Naah, Taiwan, Jepang dan Korea-Selatan 
yang beberapa tahun ini terjadi sengketa, mengakibatkan turis RRT berkurang 
juga jadi berteriak. Tidak sedikit usaha di Taiwan dan Korsel terancam 
gulung-tikar dengan menurun drastis turis Tiongkok-daratan, ...

Dipihak Pemerintah RRT saya perhatikan beberapa tahun terakhir ini juga 
berusaha keras memberikan pengarahan, kalau tidak hendak dikatakan pendidikan 
budaya pada turis2 yang hendak melihat dunia luar negeri, ... dari masalah 
kebersihan, kebiasaan ngomong keras seperti berkelahi dan, ... mengejar produk 
bermerk. Mereka, turis2 itu dianjurkan melancong keluar negeri itu utamanya yaa 
melihat keindahan, kebaikan dunia luar, ... dan memperkenalkan budaya Tionghoa 
yang baik! Bukan membuat orang lain jadi tidak senang dengan budaya Tionghoa 
apalagi jadi pemborong produk merk negara lain. Tentu, pengertian2 baik ini 
tidak bisa segera diterima dan merubah kebiasaan orang apalagi yang dari 
desa-desa itu, ...! Yaaa memang juga harus SABAAAAR, yang lebih penting tetap 
bisa kita lihat KEMAJUUUAAN dalam pembangunan ekonomi nasional RRT!

Sedang pemuda-pelajar RRT keluarnegeri, pihak Pemerintah RRT juga sudah membuat 
ketentuan, khusuanya bagi anak2 pejabat setelah lulus harus kembali. Dan 
beberapa tahun terakhir ini juga katanya, sudah jauh berkurang yang tinggal 
ngendon, lebih banyak yang memilih pulang kembali setelah selesai kuliah.  
Sedang sikap anak-anak OKB yang keterlaluan itu, tentunya segelintir saja. Pada 
umumnya pemuda-pelajar RRT dikenal termasuk rajin, giat belajar dan prestasi 
sekolah cukup baguuus. 

Salam,
ChanCT


From: [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, June 27, 2017 4:19 AM
To: [email protected] 
Subject: [GELORA45] Re: China's Rich Girls - 101 East

  

Tahun 1980-90-han,kita melihat kebanyakan turis di-negara2 Barat adalah dari 
Jepang  dan tidak ada dari yg. dari RRT. Beberapa tahun belakangan turis dari 
Jepang hampir menghilang dan diganti oleh turis2 dari RRT.

Dan juga kalau melihat mahasiswa2 LN di-negara2 Barat, kebanyakan yg. menyolok 
adalah dari RRT. Baru2 ini kami mengunjungi anak kami dari Kanada yg. sementara 
baru belajar di Boston. Waktu jalan2, saya dikagetkan oleh suara keras dari 
knalpot mobil. Saya menengok, tidak tahunya ada anak muda sekali yg. seperti 
mahasiwa RRT dgn. pacarnya, yg. naik seperti mobil balap kuning dari merek 
Ferrari (barang 200-300 ribu US$ dari hasil googling). Bagaimana bisa 
dibayangkan kayanya keluarga mahasiswa ini. Dan tingkah lakunya tidak membawa 
simpatik dgn. suara knalpotnya yg. keras sekali dan gerang-gerungkan suaranya. 
Kami (saya dan istri) dianjurkan oleh anak kami utk. pergi ke restauran2 yg. 
agak unik yg. tidak ada ditemp at/kota kami seperti restoran unik dari Spanyol 
(Spanish Tapas), Italy dan dari daerah New England (macam2 kerang/oyster yg. 
dimakan mentah2). Jadi adalah kesempatan utk. anak kami utk. ikut makan dan 
dibayari karena tidak banyak berduit. Untuk kami sudah relatif mahal tetapi 
boleh se-kali2 mumpung ada di Boston dan tidak perluial utk. pergi ke Spanyol 
atau Italy utk. menikmati authentic food-nya. Utk. menyingkat ceritanya, tidak 
tahunya restoran2 in penuh dgn. mahasiswa2 dari RRT. Bagaimana mahasiswa2 lain 
termasuk mahasiswa2 dari Amerika, kalau melihat mahasiswa2 RRT ini?



Kirim email ke