Tur ke Korea Utara: 
Apa yang bisa disaksikan turis di Pyongyang?

  http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-41111522
  a.. 1 September 2017a.. 
Hak atas fotoKORYO TOURSImage captionAnak-anak sekolah Korea Utara melihat foto 
mereka yang diperlihatkan seorang turis.
 
Tur ke Korea Utara? Banyak yang takut untuk berkunjung ke negara yang serba 
tertutup ini, menurut seorang pemandu perjalanan, di tengah semakin 
meningkatnya ketegangan menyusul peluncuran rudal.

"(Sebagian besar tur ke Korea Utara) mulai dan berakhir di Pyongyang" dan kami 
melihat berbagai hal, monumen, museum, taman, fasilitas umum, bar, cafe dan 
metro, dan kemudian DMZ (kawasan demiliterisasi yang banyak dikunjungi," kata 
Simon Simon Cockerell, manajer Koryo Tours berbasis di Beijing, Cina - yang 
mengklaim telah membawa sedikitnya 2.000 turis ke Korea Utara, sebagian besar 
dari negara-negara Barat, tahun lalu.

  a.. Donald Trump: AS sudah 25 tahun 'diperas dan membayar' Korea Utara 
  b.. DK PBB jatuhkan sanksi 'paling keras sepanjang satu generasi' terhadap 
Korea Utara 
  c.. Korea Utara: 'Peluncuran rudal di atas Jepang cuma langkah pertama 
operasi militer' 
  d.. Menelusuri kehidupan Kim Jong-un yang penuh misteri
Namun mereka yang mengikuti tur dari awal diberitahu mengenai wisata "yang 
dibatasi dan mereka yang berkunjung harus menerima dan mengerti banyak 
peraturan" yang diterapkan," tambahnya.

Hak atas fotoKORYO TOURImage caption"Kami kecam sanksi yang dijatuhkan," poster 
yang dipasang di Korea Utara menyusul peluncuran rudal.
 
Jadi apa yang bisa disaksikan turis dalam kunjungan ke ibu kota Pyongyang?

Yang jelas, gedung-gedung pencakar langit, seperti di banyak kota Asia lainnya, 
juga ditemukan di Pyongyang. Salah satu di antaranya gedung tinggi berbentuk 
piramida, Hotel Ryugyong, yang belum juga dibuka sejak mulai dibangun 30 tahun 
lalu.

Hak atas fotoKYOTO TOURSImage captionGedung pencakar langit, Hotel Ryugyong 
Hotel, yang belum juga dibuka dalam 30 tahun.
 
Hotel dengan 105 lantai itu masih kosong walau telah dibangun lama namun 
sejumlah laporan menyebutkan ada tanda-tanda kemungkinan dibuka tahun ini.

Pembangunan bangunan tertinggi di dunia yang kosong itu dimulai pada 1987 namun 
terhenti di awal 1990-an saat Korea Utara menghadapi kelaparan.

Di pusat kota, pengunjung juga dapat mencoba segways di Pusat Sains dan 
Teknologi.

Hak atas fotoKORYO TOURSImage captionTuris asing bisa mencoba segway di 
Pyongyang.
 
Sementara pemandangan lain termasuk penjaga lalu lintas yang berjaga-jaga di 
jalan-jalan ibu kota. Banyak pengguna media sosial yang bertanya-tanya, mengapa 
perlu ada petugas karena kondisi jalan yang tidak terlalu sibuk.

"Mengapa perlu ada petugas lalu lintas bila hanya ada 12 mobil di jalan," tanya 
Nicknt salah seorang pengguna melalui akun Instagram Koryo Tours.

Pengguna lainnya menyatakan, "Ada beberapa mobil Cina baru, dan itu bukti bahwa 
sanksi internasional tak tak gunanya."

Hak atas fotoKORYO TOURSImage captionPenjaga lalu lintas di jalan Pyongyang 
yang sepi.
 
Unggahan terkait kehidupan di Korea Utara juga dimuat di sejumlah akun sosial 
media lain termasuk Everydayprk (setiap hari People's Republic of Korea), yang 
dikurasi para fotografer yang berkunjung dan pernah tinggal di negara itu.

Hak atas fotoKORYO TOURSImage captionSuasana stasiun kereta bawah tanah di 
Pyongyang
 
Tempat lain yang dikunjungi turis di Pyongyang termasuk stasiun kereta dengan 
berbagai hiasan mural.

Hak atas fotoKORYO TOURSImage captionHiasan mural di stasiun bawah tanah 
Pyongyang
 
Yang paling populer dari kunjungan turis ini, menurut Simon Cockerell, adalah 
ikut bersepeda, main sepeda, dan juga lari di maraton Pyongyang yang 
dilaksanakan setiap April.

"Maraton Pyongyang merupakan peluang terbaik untuk melihat sesuatu yang tak 
tertuga dan melihat ibu kota sesuai dengan kecepatan Anda (berlari)," kata 
Cockrell kepada BBC Indonesia.

Hak atas fotoGETTY IMAGESImage captionLatihan militer bersama AS dan Korea 
Selatan di semenanjung Korea.
 
Korea Utara meluncurkan rudal yang melintas Hokkaido, Jepang Selasa (28/08) 
sebelum mendarat di laut sekitar 1.180 km di lepas pantai.

Pyongyang mengatakan peluncuran itu "adalah yang pertama dari operasi militer 
lebih besar di Pasifik dan mengulang ancaman terhadap kepulauan AS di Pasifik, 
Guam.

Hak atas fotoKCNAImage captionKim Jong-un memerintahkan peluncuran rudal lagi 
di Pasifik.
 
Ketegangan meningkat di tengah latihan bersama militer tahun Amerika dan Korea 
Selatan yang selalu membuat marah Pyongyang.

Latihan bersama yang melibatkan dua pembom nuklir dan beberapa pesawat tempur 
di Korea Selatan itu berakhir Kamis (31/08).

Rusia, yang berbagai perbatasan kecil dengan Korea Utara mengatakan aktivitas 
militer AS di kawasan juga ikut menyumbang ketegangan.

Korea Utara telah menghadapi sanksi dari Dewan Keamanan PBB awal Agustus lalu 
terkait program rudal negara itu.

Ketegangan dan tertutupnya Korea Utara inilah yang membuat banyak orang yang 
enggan berkunjung.

"Orang benar-benar ketakutan untuk berkunjung, karena ketegangan, citra yang 
sangat buruk bagi negara ini di luar negeri. Ketakutan akan berbuat sesuatu 
yang salah. Kekhawatiran ini bisa dimengerti dan kami bicarakan lama dengan 
pengunjung," kata Simon Cockrell.

Kirim email ke