"Saya ulangi lagi, saya sungguhprihatin, yang menimpa nasib (Setnov). 
Sebagai institusi Golkar baik pribadiNovanto ya," katanya.
Korupsi KTP Elektronik Surya Paloh Prihatin Dengan Nasib Setya Novanto Kamis, 
16 November 2017 19:26 WIB Laporan Wartawan Tribunnews.com,Nurmulia Rekso 
Purnomo TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua UmumPartai NasDem, Surya Paloh, mengaku 
prihatin terhadap kasus hukum yang melilitKetua DPR RI, Setya Novanto. "Siapa 
di antara kita yang gembiradi antara suatu kesedihan. Teman, sahabat, pimpinan 
sesama institusi politik.Saya ajak adik-adik saya ini, berpikir positif," ujar 
Surya Paloh dilokasi rakernas Partai NasDem, Jakarta International (JI) Expo, 
Jakarta Pusat,Kamis (16/11/2017). Ketua Umum partai Golkar tersebutterjerat 
kasus dugaan korupsi e-KTP. Jumat (9/11/2017), Komisi PemberantasanKorupsi 
(KPK) kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka, setelah sebelumnyaKPK 
sempat menetapkan status tersangka kepada Setya Novanto. Namun, kandas di 
praperadilan padaSeptember kemarin. Setelah Setya Novanto berkali-kalimangkir 
dari panggilan KPK, Rabu (15/11/2017) malam, penyidik KPK yang dikawalanggota 
Brimob, Polri, menyambangi kediaman Setya Novanto di kawasan KebayoranBaru, 
Jakarta Selatan. Namun sang pemilik rumah tidak berada dirumah. Sampai saat 
ini, belum ada satu pihak punyang mengklarifikasi keberadaannya. Surya Paloh 
yang sempat menjadi pengurusPartai Golkar, mengingatkan bahwa nasib seperti itu 
bisa menimpa siapa saja. Atas apa yang menimpa tersangka kasusdugaan korupsi 
e-KTP itu, Surya Paloh mengaku prihatin. "Saya ulangi lagi, saya 
sungguhprihatin, yang menimpa nasib (Setnov). Sebagai institusi Golkar baik 
pribadiNovanto ya," katanya.

Kirim email ke