Apakah GOLKAR Partainya Soeharto ini masih diperlukan........???     
“Sesudah Soeharto berhasil
duduk  di singgasana kekuasaan, ia segera
ditopang bukan saja oleh ABRI,
tetapi secara politik oleh Golkar yang tidak lain dari
partai politiknya Soeharto.”
( A. Karim DP: ”Apa Sebab Bung Karno Bisa Digulingkan”)
------ Original Message ------
From: "'Chan CT' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>
To: "GELORA_In" <[email protected]>
Sent: Sunday, 19 Nov, 2017 At 11:37 AM
Subject: [GELORA45] Akbar Tandjung: Golkar Harus Gelar Munaslub Ganti Setya Novanto
    
  
      
                    
  

 Akbar  Tandjung: Golkar Harus Gelar Munaslub Ganti Setya Novanto
Reporter:  Antara
Editor:  Ninis Chairunnisa
Minggu,  19 November 2017 07:25 WIB
https://nasional.tempo.co/read/1035053/akbar-tandjung-golkar-harus-gelar-munaslub-ganti-setya-novanto?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_1

imageKetua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung. TEMPO/Imam  Sukamto TEMPO.CO, Medan - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Akbar  Tanjung menyarankan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar segera menggelar  musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) terkait status hukum yang dihadapi  Ketua Umum Partai Golkar Setya  Novanto <https://www.tempo.co/tag/setya-novanto> . Menurut dia, langkah itu  perlu segera diambil untuk menyelamatkan partai. "Yang paling efektif, paling memiliki legitimasi tinggi dan  efektif melalui Munas," kata Akbar di sela menghadiri Munas Korps Alumni  Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ke-10 di Medan, Sumatera Utara pada Sabtu, 18  November 2017. Baca: Mahyudin: Golkar Tetap  Mempertahankan Setya Novanto <https://nasional.tempo.co/read/1034771/mahyudin-golkar-tetap-mempertahankan-setya-novanto> Akbar mengatakan hasil survei menunjukkan elektabilitas Partai  Golkar menurun dan hanya meraih enam persen. Menurut dia, sedikit banyak hal  tersebut dipengaruhi oleh masalah hukum yang sedang dihadapi pucuk pimpinan  partai, yaitu Setya Novanto. "Yang saya takutkan raihannya empat persen kalau kurang dari empat  persen maka Golkar tidak akan memiliki perwakilan di DPR karena di bawah ambang  batas," kata Akbar. Baca: Setya Novanto Bermasalah,  Rakernas Partai Golkar Tetap Digelar <https://nasional.tempo.co/read/1035050/setya-novanto-bermasalah-rakernas-golkar-tetap-digelar> Menurut Akbar, Golkar harus mencari pengganti Setya sebagai Ketua  Umum dengan memilih pemimpin yang tidak terkontaminasi masalah hukum. Selain  itu, pemimpin Partai Golkar harus membawa tema baru dan tidak berkepentingan  pribadi. Dengan begitu, ia optimis citra Partai Golkar akan kembali membaik jika  seluruh kader berjuang dan komitmen membawa perubahan menjelang agenda tahun  politik 2018 dan 2019. Akbar pun menyarankan Setya  Novanto <https://www.tempo.co/tag/setya-novanto> untuk fokus menjalani  proses hukum setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan  Setya sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Apalagi, nama sejumlah perusahaan  keluarga Setya disebut terlibat proyek tersebut.
 

      
                

                

Kirim email ke