----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Kepada: @ <undefined>Terkirim: Minggu, 19 November 2017 12.17.27 GMT+1Judul: [nasional-list] Panglima TNI Beri Pangkat Luar Biasa 58 Prajurit Penumpas KKB
https://cnnindonesia.com/nasional/20171119133338-20-256654/panglima-tni-beri-pangkat-luar-biasa-58-prajurit-penumpas-kkb/ Panglima TNI Beri Pangkat Luar Biasa58 Prajurit Penumpas KKB Djibril Muhammad , CNNIndonesia | Minggu, 19/11/2017 13:46 WIB Bagikan : Kenaikan pangkat luar biasa ituberasal dari kesatuan Batalyon Infanteri 751 Rider Jayapura, KomandoPasukan Khusus (Kopassus), dan Peleton Intai Tempur (Tontaipur)Kostrad. (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani) Jakarta,CNN Indonesia -- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskanoperasi penumpasan Kelompok Kriminal Bersenjata-Tentara PembebasanNasional Organisasi Papua Merdeka (KKB-TPN OPM) di wilayah Kimbelidan Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada Jumat(17/11) semata-mata demi menyelamatkan masyarakat sipil. "Gerakanseparatis ini sudah melakukan pembunuhan. Kemudian melakukanpenyanderaan. Penyanderaan itu bukan disekap dalam satu ruangan,tetapi di suatu lokasi dan membuat mereka tidak bisa kemana-mana,tidak mendapat layanan apapun, baik pendidikan, kesehatan, danlainnya," kata Jenderal Gatot Nurmantyo di Tembagapura, Minggu(19/11). Seperti dikutip dari Antara, Panglima TNIbersama sejumlah pejabat teras Mabes TNI secara khusus datang keTembagapura, Timika, pada Sabtu (18/11). Kedatangan itu dalam rangkamenganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa kepada 58 prajurit TNIyang terlibat langsung dalam tim penumpasan KKB-TPN OPM. Para prajurit TNI yang mendapat kenaikan pangkat luar biasaitu berasal dari kesatuan Batalyon Infanteri 751 Rider Jayapura,Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan Peleton Intai Tempur(Tontaipur) Kostrad. Upacara penganugerahan kenaikan pangkatluar biasa kepada puluhan prajurit TNI itu berlangsung di KampungUtikini Lama, Distrik Tembagapura, Minggu pagi. | Lihat juga: Polisi Beber Kejahatan Kelompok Bersenjata di Tembagapura | Jenderal Gatot mengatakan, sedianya pemberian kenaikan pangkatluar biasa itu dilaksanakan di Kampung Kimbeli atau KampungBanti. Namun rencana itu dibatalkan lantaran akses jalan kedua kampung itu dalam kondisi rusak berat lantaran digali menggunakanalat berat oleh pihak KKB-TPN OPM, beberapa waktu lalu. PanglimaTNI menegaskan, selama ratusan warga sipil diisolasi di Kimbeli,Banti dan area longsoran dekat Kali Kabur, warga mendapatkanperlakuan yang tidak manusiawi dari KKB-TPN OPM. "Parasandera juga terintimidasi, bahkan 12 wanita dilaporkan mengalamikekerasan seksual," ujar orang nomor satu di jajaran TNIitu. Tidak itu saja, sebagian warga sipil mengaku dijarah dandirampas harta bendanya. | Lihat juga: Tim Satgas Gabungan Evakuasi 344 Sandera Kelompok Bersenjata | Berdasarkan data yang diterimapihak kepolisian, jumlah uang yang dirampas mencapai Rp107,5 juta,emas hasil dulangan yang dijarah sebanyak 254,4 gram, dan sebanyak200-an telepon genggam disita oleh KKB. Jenderal GatotNurmantyo menegaskan, tindakan tersebut tidak bisa dibiarkan terusberlangsung sehingga negara melalui aparat TNI dan Polri harus hadiruntuk menyelamatkan masyarakat sipil. "Urgensinya, karenapenyanderaan sudah dilakukan sejak tanggal 1 November dan semakinhari kesehatan para sandera semakin menurun, kelaparan karenapersediaan logistik mereka sudah mulai habis sehingga harus segeradiambil tindakan tegas," ujar Panglima TNI. Tindakantegas itu harus segera dilakukan mengingat berbagai upaya pendekatantelah dilakukan Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar bersamapara tokoh tapi tidak juga meluluhkan hati para anggota kelompokseparatis bersenjata itu. "Pak Kapolda sudah menggunakanberbagai macam cara untuk negosiasi, baik melalui tokoh gereja, tokohmasyarakat, Pemda dan semua upaya dilakukan," kata Gatot.
