http://aceh.tribunnews.com/2017/11/30/breaking-news-sumur-minyak-peninggalan-belanda-meledak-akibat-dibuka-paksa-seorang-kritis


BREAKING NEWS Sumur Minyak Peninggalan Belanda Meledak Akibat Dibuka Paksa,
Seorang Kritis

Kamis, 30 November 2017 10:34



*Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
<http://aceh.tribunnews.com/tag/aceh-timur>*

*SERAMBINEWS.COM <http://SERAMBINEWS.COM>,IDI -* Sumur minyak bekas
peninggalan Belanda di kawasan hutan kilometer sebelas di Gampong Seumanah
Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur
<http://aceh.tribunnews.com/tag/aceh-timur>, meledak diduga akibat dibuka
paksa oleh sejumlah warga Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Akibatnya seorang pekerja yakni Nudir (35) warga Gampong Alue Nireh,
Kecamatan Peureulak Timur, mengalami luka serius di bagian wajah dan paha.

Kapolres Aceh Timur <http://aceh.tribunnews.com/tag/aceh-timur>, AKBP Rudi
Purwiyanto melalui Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Aiyub, mengatakan korban
baru tiba di Puskesmas Ranto Peureulak pukul 22.00 WIB. Karena akses jalan
yang ditempuh tim evakuasi sulit dilalui.

"Setiba di Puskesmas Ranto Peureulak, korban langsung dirujuk ke RSUD dr
Zubir Mahmud Idi," kata Iptu Aiyub.

Iptu Aiyub menerangkan kronologis terjadinya ledakan sumur minyak bekas
peninggalan Belanda tersebut.

Katanya, pada Rabu (29/11/2017) pukul 13.00 WIB, korban bersama sejumlah
temannya melakukan cuci sumur atau telaga minyak bekas peninggalan Belanda.

Tiba-tiba, saat itu, jelas Iptu Aiyub, muncul suara gemuruh dari dalam
sumur, kemudian teman-teman korban yang mendengar hal itu langsung
menjauhkan diri dari sumur tersebut sedangkan korban tetap berada di dekat
sumur itu.

"Tiba-tiba terjadi ledakan sehingga korban terpelanting, dan korban juga
mengalami luka serius," terang Iptu Aiyub, seraya menyebutkan, korban
langsung dievakuasi oleh teman-temannya ke perkampungan dengan cara ditandu.

 *Dirujuk ke RS Adam Malik Medan*

Sekitar pukul 23.00 WIB, Nudir tiba di RSUD dr Zubir Mahmud yang dirujuk
dari Puskesmas Ranto Peureulak.

Setelah mendapat pertolongan pertama dari tim medis RS setempat, sekitar
pukul 24.00 WIB, korban dirujuk ke RS Adam Malik di Medan.

"Rencananya dirujuk ke RS Zainal Abidin Banda Aceh, tapi karena alasan
terlalu pihak keluarga meminta korban dirujuk ke RS Adam Malik," ungkap
petugas medis di ruang IGD RSUD dr Zubir Mahmud.

Tim medis tersebut mengatakan dokter bedah telah memeriksa kondisi korban.
Tapi, karena tidak sanggup ditangani makanya korban dirujuk.

"Tapi pertolongan pertama terhadap korban sudah dilakukan," ungkapnya,
seraya menyebutkan, korban mengalami luka robek di bagian pipi, dan paha.
*(*)*

Kirim email ke