From: Awind [email protected] [GELORA45] 
Sent: Thursday, December 7, 2017 7:26 AM

  





https://nasional.tempo.co/read/1039826/bisa-hadang-jokowi-akankah-anies-baswedan-tinggalkan-jakarta?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_2


Bisa Hadang Jokowi, Akankah Anies Baswedan Tinggalkan Jakarta? 
Reporter: 
Tempo.co
Editor: 
Widiarsi Agustina
Rabu, 6 Desember 2017 06:47 WIB 
 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada reuni 212 di 
Monas, Jakarta, 2 Desember 2017. TEMPO/Maria Fransisca.

TEMPO.CO, Jakarta -Anies Baswedan, mantan Menteri Pendidikan yang kini jadi 
Gubernur DKI Jakarta,  bisa menjadi kuda hitam dan menjadi penantang kuat  
Presiden Jokowi dalam pemilihan Presiden 2019 mendatang. Dalam survei yang 
digelar Indobarometer selama November 2017, Anies Baswedan menempati peringkat 
ketiga baik dalam sesi pertanyaan terbuka maupun tertutup tentang calon 
presiden yang akan dipilih pada Pilpres 2019 mendatang.

Seperti apa tanggapan Anies Baswedan? Akankah ia akan tergoda mengikuti Jokowi, 
meninggalkan Jakarta untuk memimpin Indonesia?

Ditemui di Balai Kota, Anies Baswedan santai menanggapi soal hasil survei 
Indobarometer yang menempatkannya diposisi ketiga sebagai calon presiden 2019 
pilihan rakyat.

BACA: Anies Baswedan Bisa Jadi Penantang Kuat Jokowi di Pilpres 2019

"Ya baru saja mulai kerja di Jakarta, kita jalanin sekarang saya lagi fokus 
soal antisipasi banjir dan antipasi masalah keluhan warga", kata Anies, Selasa, 
5 Desember 2017.

Sebelumnya Anies Baswedan pernah menyatakan bahwa tidak akan maju di Pilpres 
2019 saat diwawancarai Tempo secara eksklusif pada 12 Oktober 2017 lalu.

Baca: Survei: Ahok di Penjara tapi Lebih Populer ketimbang Panglima TNI

"Garis saya menjadi gubernur. Saya akan urus Jakarta. Jangan saya ditarik untuk 
urusan di luar Ibu Kota. Bahwa dulu ada Pak Jokowi yang kurang dari lima tahun 
menjadi gubernur lalu menjadi presiden, jangan ditarik-tarik ke saya. Itu garis 
beliau," kata Anies Baswedan di rumahnya daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

BACA: Ahok dan Anies Baswedan Bersaing Ketat di Survei Capres 2019

Survei Indo Barometer dilakukan dengan metode wawancara tatap muka menggunakan 
kuesioner pada 15-23 November 2017. Metode penarikan sampel menggunakan 
multistage random sampling. Responden berjumlah 1.200 orang berusia 17 tahun 
atau lebih dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Margin of error plus-minus 
2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

MOH KHORY ALFARIZI


--------------------------------------------------------------------------------







Kirim email ke