Dewan Keamanan PBB kompak cela Donald Trump soal Yerusalem
 Sabtu, 9 Desember 2017 12:19 WIB
 
Dewan Keamanan PBB. (REUTERS/Brendan McDermid)

Jakarta (ANTARA News) - Seluruh anggota Dewan Keamanan PBB, kecuali Amerika 
Serikat, mencela keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem  ibu 
kota Israel. 

Delapan negara anggota Dewan Keamanan PBB meminta pertemuan darurat di markas 
PBB di New York, Jumat waktu setempat, setelah warga Palestina di Jalur Gaza, 
Yerusalem dan Tepi Barat menggelar protes sepanjang hari atas keputusan Trump 
itu.

Beberapa negara terang-terangan mengutuk langkah sepihak AS mengakui Yerusalam 
sebagai ibu kota Israel.

Trump Rabu lalu, dengan mengabaikan komunitas internasional, menyatakan bahwa 
AS resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan segera memindahkan 
kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, sebaliknya Israel 
menyebut Yerusalem yang tengah didudukinya, tak bisa dipecah-pecah.

Dunia tak pernah mengakui klaim Israel atas Yerusalem, demikian laman Aljazeera.

Pewarta: -
Editor: Jafar M Sidik

Kirim email ke