Kenduri, Laku Pepe, dan Brokohan Lingkungan Warga Kendeng 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
 http://www.liputan6.com/me/edhie.prayitno Edhie Prayitno Ige 
http://www.liputan6.com/me/edhie.prayitno 08 Des 2017, 07:01 WIB


 

 

 

 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng#
 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://twitter.com/intent/tweet?text=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://plus.google.com/share?url=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Kenduri%2C%20Laku%20Pepe%2C%20dan%20Brokohan%20Lingkungan%20Warga%20Kendeng&body=http%3A%2F%2Fregional.liputan6.com%2Fread%2F3188126%2Fkenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng

 
Warga Kendeng berdoa sebelum menyerahkan surat keberatan ke Kejaksaan Tinggi 
jateng. (foto : Liputan6.com/edhie prayitno ige) 

 Liputan6.com, Semarang - Usai menggelar Kenduri Lingkungan 
http://regional.liputan6.com/read/3185404/kenduri-cinta-petani-untuk-semen-pati 
dan Laku Pepe Lingkungan pada Selasa dan Rabu (5 dan 6 Desember 2017), warga 
pegunungan Kendeng, Pati, Jawa Tengah, memuncaki aksi menolak penambangan semen 
dengan Brokohan Lingkungan, Kamis, 7 Desember 2017.
 

 Aksi brokohan tak dilakukan sebagaimana tradisi brokohan yang membagikan nasi 
urap kepada yang hadir, namun dengan membagikan surat resmi kepada Pemerintah 
Provinsi Jawa Tengah dan pihak terkait. Isinya, keberatan pemberian izin 
lingkungan bagi PT Sahabat Mulia Sakti.
 

 Diawali dengan aksi jalan kaki jarak pendek, 13 perempuan pegunungan Kendeng 
http://regional.liputan6.com/read/3185404/kenduri-cinta-petani-untuk-semen-pati 
diiringi para kaum pria dan para pemuda. Isi surat yang diserahkan adalah Surat 
Penolakan Perubahan Izin Lingkungan terhadap adanya kemungkinan PT Sahabat 
Mulia Sakti yang memperpanjang Izin Lingkungannya yang akan berakhir, Jumat, 8 
Desember 2017.
 

 
 Warga pegunungan Kendeng yang menamakan diri Jaringan Masyarakat Peduli 
Pegunungan Kendeng (JM-PPK) itu di sepanjang perjalanan memainkan permainan 
ulan-ulan (Naga-nagaan/barong). Di sepanjang jalan Pahlawan, mereka berhenti di 
berbagai instansi pemerintah untuk menyerahkan surat keberatan. Diawali dari 
Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Polda, Perhutani, DPRD, dan terakhir ke 
kantor Gubernur Jawa Tengah.
 

 "Kami menyerahkan surat keberatan kami kepada kejaksaan tinggi. Mudah-mudahan 
selaku penegak hukum kejaksaan tinggi bisa obyektif," kata Bambang Sutikno, 
juru bicara JM-PPK.
 
 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng#
 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://twitter.com/home?status=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://plus.google.com/share?url=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Mereka%20menyerahkan%20surt%20keberatan%20perpanjangan%20ijin%20kepada%20sejumlah%20instansi%20di%20Jalan%20Pahlawan%20Semarang.%20%28foto%20%3A%20Liputan6.com%2Fedhie%20prayitno%20ige%29&body=http%3A%2F%2Fregional.liputan6.com%2Fread%2F3188126%2Fkenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng

Mereka menyerahkan surt keberatan perpanjangan ijin kepada sejumlah instansi di 
Jalan Pahlawan Semarang. (foto : Liputan6.com/edhie prayitno ige) 
 Sebelum diserahkan, surat-surat itu disimpan dalam keranjang anyaman bambu 
yang biasa untuk membawa makanan brokohan. Keranjang itu digendong dengan 
selendang tenun buatan tangan dari pegunungan kendeng.
 "Surat Penolakan Perubahan Izin Lingkungan berisi dasar dan alasan untuk tidak 
dilakukannya perpanjangan izin. Terutama karena kawasan pegunungan Kendeng 
http://regional.liputan6.com/read/3185404/kenduri-cinta-petani-untuk-semen-pati 
masuk sebagai kawasan lindung geologi sesuai Permen ESDM Nomor 17 Tahun 2012," 
kata Bambang.
 
 
 
 Bentang Karst Tiba-Tiba Menciut 

 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng#
 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://twitter.com/intent/tweet?text=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://plus.google.com/share?url=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Kenduri%2C%20Laku%20Pepe%2C%20dan%20Brokohan%20Lingkungan%20Warga%20Kendeng&body=http%3A%2F%2Fregional.liputan6.com%2Fread%2F3188126%2Fkenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng

Mereka memainkan permainan naga jawa dan menggendong keranjang bambu dengan 
kain tenun jawa. (foto: Liputan6.com/edhie prayitno ige)
 
 Menurut Bambang, pihaknya menemukan kejanggalan ketika tiba-tiba pada tahun 
2014 Menteri ESDM menerbitkan Kepmen ESDM yang menciutkan kawasan bentang alam 
karst 
http://news.liputan6.com/read/2983218/pdip-usahakan-srikandi-kendeng-bertemu-megawati
 di Pati, dari 11.802 hektare menjadi 7.180 ha. Luasnya berkurang 4.622 ha dari 
ketetapan sebelumnya.
 

 Penciutan itu merupakan usul dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam 
dokumen penciutan itu, fakta adanya 110 mata air, 30 gua, sembilan ponor 
(lubang resapan air), dan adanya aliaran sungai bawah tanah yang tidak 
dicantumkan.
 

 Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jaw Tengah Teguh Dwi Paryono 
menyebutkan bahwa keterbatasan wewenang pemerintah provinsi mengharuskan warga 
untuk memberi usulan atas temuan-temuan baru.
 
 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng#
 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://twitter.com/home?status=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
https://plus.google.com/share?url=http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Brokohan%20diawali%20dengan%20jalan%20kaki%20jarak%20dekat%20sebagai%20antithesa%20longmarch.%20%28foto%20%3A%20Liputan6.com%2Fedhie%20prayitno%20ige%29&body=http%3A%2F%2Fregional.liputan6.com%2Fread%2F3188126%2Fkenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng
 
http://regional.liputan6.com/read/3188126/kenduri-laku-pepe-dan-brokohan-lingkungan-warga-kendeng

Brokohan diawali dengan jalan kaki jarak dekat sebagai antithesa longmarch. 
(foto : Liputan6.com/edhie prayitno ige) 
 "Kalau ada temuan baru silakan usulkan revisi. Jika ditemukan sungai bawah 
tanah usulkan. Sekarangnjenengan kan omong tok, saya tidak pernah terima 
bukti," kata Teguh, Selasa, 5 Desember 2017.
 

 Tradisi sudah dilakukan untuk mengoreksi kekeliruan sudah dilakukan. Para 
petani dan warga Kendeng sekarang masih menunggu hasilnya. Pepatah latin 
menyebutkan Errare humanum est, turpe in errore perseverrare. Membuat 
kekeliruan itu manusiawi, tapi tidaklah baik terus-menerus mempertahankan 
kekeliruan tersebut.

 

Kirim email ke