“Kita berharap TNI dan Polisi dapat diturunkan ke Palestina untuk memberikan 
perlawanan terhadap penjajahan zionis Israel. Bila TNI dan Polri tidak mampu, 
maka kita yang akan berangkat berjihad,” serunya.
....
FPI Minta TNI dan Polri Turun ke Palestina, Bila Tidak Umat yang Akan Turun
 Ahad, 17 Desember 2017 14:02   1 KomentarFoto: KH Sobri Lubis sampaikan pesan 
dari Habib Rizieq Syihab.
KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua FPI, KH. Ahmad Sobri Lubis menyatakan umat Islam 
tidak akan pernah ridho bila Al Quds dinodai oleh kaum Zionis. Umat Islam 
menolak tanah suci Palestina di bagi-bagi oleh kaum Yahudi, apalagi secara 
tiba-tiba Amerika mengklaim bahwa Jerusalem adalah ibukota Al Quds.. Pernyataan 
itu justru akan mempersatukan umat untuk merebut Al Quds ke tangan umat Islam 
sepenuhnya.

“Sehingga mempertahankan tanah suci adalah perlawanan sesungguhnya antara umat 
Islam melawan kaum salibis. Kita menolak segala bentuk pembagian wilayah 
Palestina dengan zionis Israel. Al Quds adalah tanah suci umat Islam bukan 
milik Yahudi,” ujarnya.

Sobri Lubis berkomitmen umat Islam Indonesia akan mendukung segala bentuk 
perlawanan demi membebaskan tanah suci Palestina. Hal paling mudah adalah 
memboikot produk-produk Amerika dan zionis.

“Jangan berikan keuntungan sedikitpun kepada mereka. Kita boikot, kenalilah 
produk-produk Amerika dan zionis tersebut. Pemboikotan itu adalah langkah awal 
sebagai pembelaan rakyat Indonesia untuk Palestina,” ujarnya.

Sobri menilai langkah awal pemboikotan ini nantinya akan menghantarkan kita 
kepada pemutusan hubungan diplomatik antar Indonesia dengan Amerika dan Israel. 
Bila mana hal itu tidak juga membuat Donald Trump mencabut klaimnya itu maka 
kita akan siap berjihad.

“Kita berharap TNI dan Polisi dapat diturunkan ke Palestina untuk memberikan 
perlawanan terhadap penjajahan zionis Israel. Bila TNI dan Polri tidak mampu, 
maka kita yang akan berangkat berjihad,” serunya.

 

Reporter: Hafis Syariffuddin
Editor: Jon Muhammad

Kirim email ke