----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Rabu, 24 Januari 2018 07.06.36 GMT+1Judul:
[GELORA45] Gempa rusak 735 bangunan di Sukabumi
Gempa rusak 735 bangunan di Sukabumi
Rabu, 24 Januari 2018 12:13 WIB
Kerusakan akibat gempa yang terjadi di Lebak, Banten, Selasa (23/1/2018).
(ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN)
Sukabumi (ANTARA News) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Sukabumi, Jawa Barat mencatat hingga Rabu, (24/1) jumlah bangunan baik rumah
maupun fasilitas umum yang rusak mencapai 735 unit akibat gempa di Lebak,
Banten, kemarin.
"735 unit bangunan yang rusak tersebut tersebar di 36 kecamatan dan tidak
menutup kemungkinan jumlahnya bisa terus bertambah," kata Kepala Seksi
Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman di Sukabumi, Rabu.
Adapun rinciannya yakni sebanyak 175 rumah rusak berat, 177 bangunan rusak
ringan dan 383 rusak sedang. Dari data sementara yang dilakukan petugas BPBD
setempat mayoritas bangunan yang rusak pada bagian atap dan dinding.
Namun, tidak ada korban jiwa pada bencana gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter
yang berpusat di Lebak, Banten pada Selasa, (23/1) itu.
Menurutnya, BPBD Sukabumi juga sudah membagi tugas untuk melakukan pendataan
dan penyisiran bangunan yang rusak. Bahkan, Bupati Sukabumi Marwan Hamami
beserta jajarannya ikut meninjau lokasi bencana di beberapa titik.
Untuk bantuan pun, kata dia, sudah mulai disalurkan kepada warga yang menjadi
korban bencana. Tapi bantuan tersebut baru bersifat darurat seperti makanan
siap saji, perlengkapan makan dan mandi.
"Kami juga dalam waktu dekat akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya
rusak berat. Namun untuk sementara korban bencana yang tempat tinggalnya tidak
bisa dihuni lagi diungsikan ke tempat saudaranya atau tetangganya," tambahnya.
Eka mengatakan getaran gempa Lebak ini dirasakan di seluruh kecamatan di
Kabupaten Sukabumi, maka dari itu diperkirakan jumlah bangunan khususnya rumah
warga yang rusak bisa terus bertambah.
BPBD juga tetap melakukan verifikasi dan klasifikasi kerusakan. Dari data
sementara, jumlah kepala keluarga yang terdampak gempa ini sebanyak 403 KK.
Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Fitri Supratiwi