Hadiah awal tahun Jokowi untuk rakyat, selain beras dan garam import...Jadi 
ingat ketika hidup di Kuba yang miskin dan diblokade. Selama puluhan tahun 
harga satu liter susu 20 sen, tetap, tak pernah naik satu senpun!!! Begitu juga 
harga sembako lainnya....

Harga BBM Pertalite dan Dexlite Naik per 20 Januari
Safyra Primadhyta , CNN Indonesia | Selasa, 23/01/2018 08:22 WIB
PT Pertamina mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) umum jenis Pertalite dan 
Dexlite. Rata-rata kenaikan harga berkisar Rp100 hingga Rp200 per liter. 
(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) 
mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) umum jenis Pertalite dan Dexlite.. 
Kenaikan harga jual kedua produk tersebut berlaku per 20 Januari 2017 di 
seluruh Indonesia.

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengungkapkan, kenaikan 
itu dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. Sebagai gambaran, tahun 
lalu, harga minyak mentah dunia masih di bawah US$50 per barel. Awal tahun ini, 
harga minyak mentah dunia telah melampaui US$60 per barel.

"Alasan kenaikan (harga Pertalite dan Dexlite), kan harga bahan bakunya naik," 
ujar Adiatma saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (22/11).

| 
Lihat juga:
 Kenaikan Harga Pangan dan BBM Bayangi Inflasi 2018 |

Adiatma mengingatkan, penentuan harga BBM umum, seperti Pertalite dan Dexlite 
merupakan wewenang perseroan. Hal ini, berbeda dengan BBM penugasan seperti 
premium dan solar yang ditetapkan pemerintah.


Adiatma merinci, rata-rata harga BBM umum jenis dexlite melonjak Rp200 per 
liter. Di Nangroe Aceh Darussalam dan DKI Jakarta, misalnya, naik dari Rp7.300 
menjadi Rp7.500 per liter.

| 
Lihat juga:
 Harga Minyak Naik, Anggaran Subsidi BBM Diprediksi Melonjak |

Sementara itu, rata-rata harga Pertalite meningkat Rp100 per liter. Di DKI 
Jakarta, misalnya, harga Pertalite melonjak dari Rp7.500 menjadi Rp7.600 per 
liter dan di Riau naik dari Rp7.900 menjadi Rp8 ribu per liter. 

Pemerintah sebelumnya memutuskan untuk menahan harga BBM penugasan untuk 
periode 1 Januari 2018 hingga 31 Maret 2018. Harga premium di luar wilayah 
Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) saat ini dijual dengan harga Rp 6.450 per liter 
dan harga solar subsidi Rp 5.150 per liter, sedangkan harga premium dan solar 
di wilayah Jamali ditetapkan oleh Pertamina sesuai ketentuan pemerintah. (agi)

Kirim email ke