Dari milis lain :

Kalo tidak salah ini yang disebut self reflection dalam psycholaogy.  Ini
adalah perilaku dari sesorang yang merefleksikan apa yang sudah ia lakukan
terhadap pihak lain, dimana ia beranggapan bahwa pihak lain itu akan
melakukan hal yang persis sama dengan apa yang sudah ia lakukan.  Karena ia
selalu melakukan sesuatu terhadap pihak lain, maka sekarang dia mencurigai
pihak lain akan berbuat persis sama dengan apa yang  dia lakukan.  Kalo dia
lakukan penyadapan terhadap pihak lain, maka ia mencurigai pihak lain juga
melakukan penyadapan terhadap dirinya.  Bahwa Amerika sudah melakukan
tindakan mata2, hacking dan penyadapan,itu kan sudah pasti karena sudah ada
whistle blower yang kasi kesaksian seperti Edward Snowden, orang dalam dari
NSA sendiri, dan mungkin masih banyak yang kita belum tahu.     Snowden
mengungkapkan kebenaran dengan memberi kesaksian bahwa Amerika melakukan
hacking, penyadapan dan me-mata2i dan Tiongkok.  Ia menyatakan hal itu di
Hong Kong ketika Xi Jinping baru saja kembali dari Amerika dimana ia
mendengar keluhan dari Obama bahwa pihak Tiongkok melakukan hacking
terhadap Amerika.  Dikalangan dunia beradab, hal seperti itu jelas sekali
sangat memalukan. Akan tetapi kalo di Amerika mungkin tidak, sebab menurut
apa yang dinamakan The American values, itu adalah hal yang biasa, karena
terkait dengan kepentingan nasional Amerika.  Kalo saja Obama tidak
ngebacot mengeluh sama Xi Jinping maka itu orang tentu maklum saja, karena
spionase adalah hal yang lumrah dalam hubungan internasional, karena semua
negara melakukannya.   Akan tetapi kalo Obama ngebacot seperti itu, maka
dia mendapat predikat maling teriak maling yang sangat memalukan dan
menjijikkan.



Lalu aneh bin ajaib, Snowden juga membongkar rahasia busuk Amerika bahwa
yang disadap dan di-mata2i bukan hanya lawan dari Amerika, tapi malahan
konco2nya sendiri seperti Inggris, Perancis dan Jerman dimana HP Angela
Merkel juga disadap.  Apa itu tidak kebangetan?   Akan tetapi lebih
kebangetan lagi karena Edward Snowden juga kasi kesaksian bahwa seluruh
dunia termasuk rakyat Amerika  sendiri termasuk juga kita2  ini ikut
disadap melalui Google dan lain2.  Sehingga cukup pantas kalo kita
bertanya, apakah masih ada demokrasi di Amerika?  Sebab sampai sekarang
kita punya keyakinan bahwa dalam negara demokrasi ada hak2 & kebebasan
individu untuk menyatakan pendapat tanpa adanya ancaman dan ketakutan.
Jadi jangan heran kalo Tiongkok tidak mengijinkan Google beroperasi di
Tiongkok dengan bebas.  Kita sebagai orang luar tentunya menganggap hal ini
sebagai suatu skandal, yaitu skandal demokrasi.    Kita menjadi bingung
atas tatanan nilai2 di Amerika, apakah demokrasi benar2 masih berjalan di
Amerika, ataukah the American Values itu hanya sekedar propaganda kosong
belaka atau justru American Values memberi keleluasaan sama pemerintah
untuk melanggar prinsip2 demokrasi dengan merampas kebebasan rakyatnya
untuk berekspressi tanpa rasa takut?  Apakah ini bukan suatu sikap yang
hypokrit dan paranoid?  Salahkah kita kalo berpendapat bahwa di Amerika
sekarang sudah tidak ada demokrasi, karena oligarki sudah  berkuasa atas
demokrasi dan Amerika menjadi deep state, police state dimana terdapat
shadow government?   Waktu kita masih remaja dulu ketika perang dingin
masih berjalan, kita selalu dengar bahwa di negara2 komunis, rakyatnya
 tidak punya kebebasan karena apa yang dilakukan dan dikatakan rakyat
selalu di-mata2i pemerintah komunis, sampai2 katanya ada anak melaporkan
orang tua dan lain2 sebagainya.  Lhooo…kok sekarang dunia malah menyaksikan
apa yang dulu dikritik oleh Amerika dalam propagandanya, sekarang justru
dilakukan sendiri oleh Amerika?   Mungkinkah Amerika sekarang sudah mulai
menjilat ludah sendiri?



Seperti apa itu sebenarnya yang disebut the American Values, *apakah ada
dikalangan teman2 dari kalangan warga Amerika sendiri yang mengerti dan
bisa kasi pencerahan/enlightenment bagi kami2 yang sedang kebingungan ini?*
Kalo memang anda masih tetap yakin bahwa sistim demokrasi masih sedang
berlaku di Amerika, maka  anda sekalian tidak perlu ragu2 apalagi ketakutan
untuk bicara guna menjadi saksi atas suatu kebenaran.  Tidak perlu ragu2,
karena anda samasekali belum bersalah, dan berkata benar mestinya tidak ada
konsekwensinya, apalagi di Amerika bukan?



Mari sama2 kita dengarkan kesaksian dari John W. Whitehead mengenai apa
yang dinamakan Shadow Government & coup yang dilakukannya:

*The Path to Total Dictatorship: America’s Shadow Government & Its Silent
Coup*

https://www.youtube.com/watch?v=mkC8FaQ6b8s

Kalo apa yang dikatakan oleh Whitehead adalah salah, maka tentu ada
konsekwensi hukumnya, ia memfitnah dan merugikan reputasi Amerika sebagai
suatu negara sehingga bisa masuk bui, akan tetapi kalo apa yang dikatakan
Whitehead adalah benar, tapi rakyat Amerika diam saja, berarti diam karena
sudah kekejangan, sebab orang tidak dapat mengharapkan kepedulian dari
perut yang sudah kekenyangan.  Orang yang kekenyangan akan mengantuk dan
segera tertidur dan terus bermimpi.

Kirim email ke