10 Pantangan Imlek, dari Berutang hingga Anak Menangis
6 Februari, 2018 - 14:26HIDUP GAYAIlustrasi/ANTARALampion Imlek.*
TAHUN Baru Imlek 2018 sudah semakin dekat. Semua warga Tionghoa di dunia mulai 
bersiap untuk menyambutnya.
Dengan datangnya Imlek, warga Tionghoa percaya berbagai takhayul yang akan 
menentukan bagaimana nasib 12 bulan kedepan. Nasib ditentukan melalui jenis 
shio yang meramalkan peruntungan untuk tahun ini.

Dalam kalender Cina, Tahun Baru Imlek dilambangkan oleh 12 binatang yang 
berbeda setiap tahunnya. Dan untuk tahun ini adalah tahun Anjing Tanah yang 
menyimbolkan kejujuran dan kesetiaan.

Terdapat banyak tradisi yang dilakukan warga Tionghoa saat Imlek. Namun, ada 
juga beberapa hal tabu yang dilarang dilakukan saat Tahun Baru Imlek.
 

1. Obat   

Menggunakan obat pada hari pertama Tahun Baru Lunar tidak diperbolehkan. Hal 
tersebut berarti seseorang akan mendapatkan sakit sepanjang tahun 2018.
 

2. Sarapan Bubur

Bubur tidak boleh dimakan saat Tahun Baru Imlek. Bubur diidentikkan dengan 
makanan orang miskin, karena itu warga Tionghoa percaya mereka tidak akan 
memulai tahun dengan “kemiskinan”.

 





 

3. Mencuci Pakaian

Orang-orang tidak diperbolehkan mencuci pakaian saat hari pertama dan kedua 
perayaan Imlek. Hal ini karena dua hari tersebut merupakan perayaan kelahiran 
Shiuishen (Dewa Air).
 

4. Mencuci Rambut

Seperti halnya pakaian, orang-orang dilarang mencuci rambut saat hari pertama 
tahun Lunar. Dalam bahasa Tiongkok, Rambut (发) mempunyai pengucapan dan 
karakter yang sama dengan 'fa' in facai (发财), yang berarti “menjadi kaya”.

Oleh sebab itu, dalam kepercayaan masyarakat Tiongkok, tidak baik untuk 
menghilangkan keberuntungan saat tahun baru.
 

5. Keluar Rumah

Bagi seorang wanita tidak boleh meninggalkan rumah. Jika tidak, dia akan 
terganggu dengan nasib buruk setahun mendatang.

Seorang wanita yang sudah menikah tidak diijinkan mengunjungi rumah orang 
tuanya karena hal ini diyakini akan membawa nasib buruk kepada orang tua, yang 
menyebabkan kesulitan ekonomi bagi keluarga.
 

6. Menyapu

Menurut kepercayaan warga Tionghoa, Jika seseorang menyapu halaman saat hari 
itu maka keberuntungan juga akan hilang.

 





 

7. Anak Menangis

Tangisan anak kecil dipercaya bisa membawa nasib buruk bagi keluarga. Jadi 
biasanya kedua orang tua akan melakukan apapun agar anak mereka bahagia.
 

8. Berutang

Jika seseorang meminjam uang, peminjam dilarang untuk menagih dan meminta 
kembali uangnya. Karena mereka yang melakukan itu tidak akan beruntung 
sepanjang tahun itu.
 

9. Pakaian

Memakai pakaian yang kusut ataupun pakaian yang bernuansa monochrome 
(Putih/Hitam) akan mendatangkan nasib buruk. Dan pakaian hitam putih 
dilambangkan dengan situasi berkabung atau duka cita.
 

10. Tidak boleh membalik ikan saat makan

Ikan yang biasa dimakan adalah bandeng. Kita tidak boleh membalik ikan untuk 
mengambil daging ikan pada bagian bawah.

Ditambah lagi, kita tidak boleh menghabiskan ikan tersebut dan harus 
menyisakannya agar bisa dinikmati esok hari. Masyarakat Tionghoa percaya 
kebiasaan ini merupakan lambang dari nilai surplus untuk tahun yang akan 
datang. (wizna hidayati umam)***

Kirim email ke