Bambang Djalisnetra membagikan kiriman KataKita. 18 jam · KataKita23 jam · STOP PAYUNGI PEJABAT!
Entah mengapa saya agak "alergis" melihat pejabat dipayungi, seolah-olah ia harus dimanjakan, dilindungi dari terik sinar matahari. Emangnya dia siapa? Coba lihat foto Emirsyah Satar yang dimuat di Koran Tempo hari ini 24/1/2017. Ini mengingatkan era feodalisme manakala raja harus dipayungi oleh "abdi dalem"-nya. Saat ini jaman sudah berubah. Pejabat tak lebih sebagai pegawai yang digaji dengan uang rakyat. Mereka bukan raja. Karena itu, mulai hari ini, buanglah itu kebiasaan memayungi pejabat, apalagi kalau ia sedang bekerja. Tak perlu ada protokoler yang dengan patuh memayungi mereka dari terik matahari. Apalagi pejabat BUMN yang biasanya gajinya besar. Kalau hujan, bolehlah diberi payung, tapi tak perlu ada orang yang bantu memayungi, kecuali kalau ia sudah renta atau penyandang disabilitas. Lebih parah lagi, kalau sudah dipayungi, nanti terbukti korupsi pula. Tentu bikin sakit hati. Bukankah begitu? Bila setuju, mohon sebarkan. Siapa tahu bisa mengubah perilaku menyebalkan ini. #iPras2017 https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=601517260049435&id=100005734987888
