----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>Kepada: "[email protected]"
<[email protected]>Terkirim: Senin, 26 Februari 2018 04.49.18
GMT+1Judul: [GELORA45] Sachzie, Murid SD Minta Diantar Neneknya Lihat Ahok di
Pengadilan
Sachzie, Murid SD Minta Diantar Neneknya Lihat Ahok di Pengadilan
Reporter:
Maria Fransisca (Kontributor)
Editor:
Untung Widyanto
Senin, 26 Februari 2018 09:26 WIB0 KOMENTAR00000Font: Arial Roboto Times
Verdana Ukuran Font: - +
Sachzie Marchellyn, 9 tahn, kelas 4 SD adalah pengemar Ahok. Sebelum sekolah ia
nenyempatkan diri untuk melihat persidangan Ahok di Pengadilan Jakarta Utara,
26 Februari 2018. TEMOP/Maria Fransisca Lahur.
TEMPO.CO, Jakarta – Ratusan orang memenuhi halaman Pengadilan Negeri Jakarta
Utara di Jalan Gajah Mada yang menjadi lokasi sidang pemeriksaan berkas
Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Salah seorang yang hadir pada sidang Senin pagi 26 Februari 2018 adalah Sachzie
Marchellyn, bocah berusia 9 tahun, murid kelas 4 sekolah dasar (SD).
Baca juga: Raisa Dihadirkan di Sidang PK Ahok, Suaranya Bubarkan Pendemo
Pada saat sidang akan dimulai, dia naik ke lantai dua bersama para wartawan..
Dia ditemani neneknya, Susan Manik.
“Aku suka sama Pak Ahok. Kerjanya terbukti kayak pasukan orange gitu. Jadi
lingkungan kita bersih." kata Sachzie yang mengenakan jaket warna pink.
“Aku yang minta datang ke sidang ini,” ujar Sachzie. Susan Manik, 60 tahun,
penggemar Ahok, menuruti keinginan cucunya itu.
Sejak pukul 07.00 WIB keduanya sudah berdiri halaman gedung Pengadilan Negeri
Jakarta Utara. Sekolahnya baru masuk pukul 10.00 WIB.Oleh karena itu dia
membawa seragam sekolah dan buku pelajaran.
“Sempatkan ke sidang. Yang penting lihat Pak Ahok dulu," kata Sachzie.
Simak juga: Sidang PK Ahok Digelar, Alumni 212 Ancam Kepung Gedung Pengadilan
Puluhan polisi dan tentara menjaga gedung Pengadilan Jakarta Utara. Mobil
taktis pengendali demonstrasi seperti water canon, Baracuda dan Raisa berderet
di depan gedung.
Aparat menjaga ketat dari ancaman bentrok antara kelompok pendukung dan
anti-Ahok. Dan Sachzie Marchellyn hadir di pengadilan untuk menyaksikan
idolanya: Ahok.