----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Kamis, 8 Maret 2018 18.46.18 GMT+1Judul: 
[nasional-list] RI Kritik Keras AS, Ancam Setop Impor Kedelai
     
 


 
 
https://finance.detik.com/industri/3906368/ri-kritik-keras-as-ancam-setop-impor-kedelai?_ga=2.91396882.945703406.1520530925-134246116.1520530925
 
      Kamis 08 Mar 2018, 22:10 WIB 
RI Kritik Keras AS, Ancam Setop Impor 
 
 
Kedelai
 Danang Sugianto - detikFinance     Share 0    Tweet     Share 0    23 komentar 
    Foto: Istimewa/GarudaFood                  Jakarta - Wakil Presiden Jusuf 
Kalla merasa geram dengan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 
Bahkan orang nomor 2 di Indonesia itu berani mengancam balik.
 
 JK mengaku geram dengan tindakan Donald Trump yang dianggap pejabat dunia 
lainnya sebagai pernyataan perang dagang. JK pun sepakat dengan sinyal tersebut
 
 "Perang dagang yang dibuat Trump makin jadi," tuturnya di JCC, Senayan, 
Jakarta, Kamis (8/3/2018).
 
 
|  Baca juga: Baja China Bisa 'Belok' dari AS ke RI? Menperin Siapkan Bea Masuk 
 |

 
 Trump sendiri telah mengumumkan akan menaikan bea masuk untuk baja hingga 25%, 
dan aluminium sebesar 10%. Hal itu membuat negara mitra dagangnya geram seperti 
China.
 
 Selain itu, Trump juga menetapkan besaran bea masuk anti-dumping untuk produk 
biodiesel. Indonesia sebagai salah satu eksportir terbesar CPO sebagai bahan 
baku biodiesel.
 
 
|  Baca juga: Cara Pemerintah Antisipasi Baja China Banjiri RI Karena Kebijakan 
Trump  |

 
 JK pun mengancam balik tindakan Trump. Menurutnya Indonesia bisa menyetop arus 
impor kedelai dari AS.
 
 "Kalau mereka melarang sawit kita masuk ke sana, kita juga akan larang kedelai 
mereka masuk ke sini. Kita bisa swasembada," tegasnya. (hns/hns)
 
 
 
 
 
 
 
 
    

Kirim email ke