----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 9 Maret 2018 04.47.58 GMT+1Judul: 
[GELORA45] PSI: Debutan Muluk Pancang Target Usung Presiden Sendiri
     








WAWANCARA KHUSUS

PSI: Debutan Muluk Pancang Target Usung Presiden Sendiri
CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 09/03/2018 10:10 WIBBagikan :     Partai 
Solidaritas Indonesia bermimpi bisa menguasai 20 persen kursi di parlemen agar 
kelar bisa mencalonkan presiden sendiri di Pemilu 2024. (CNN Indonesia/Safir 
Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dibentuk untuk 
merangkul anak-anak muda dan orang-orang minim pengalaman politik menjadi 
kader. PSI meyakini mesin politik akan bergerak lebih lancar jika anak-anak 
muda yang menjadi roda utama.

Tak tanggung-tanggung, PSI di Pemilu 2019 bertekad meraih 20 persen kepemilikan 
kursi di parlemen agar memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden atau 
Presidential Threshold yang bisa mereka gunakan pada 2024.

Target itu terbilang muluk bagi sebuah partai debutan. Terlebih jika tak 
disertai tokoh politik yang punya pengalaman dan jaringan mumpuni.




Meski begitu, PSI tetap percaya diri meraih simpati masyarakat dengan politik 
gaya baru yang bersifat partisipatif dan digerakkan oleh anak-anak muda.

Berikut wawancara CNNIndonesia.com dengan Ketua Umum PSI, Grace Natalie di 
kantor DPP PSI, Jakarta.

PSI mirip dengan singkatan Partai Sosialis Indonesia. Apakah reinkarnasi dengan 
nama berbeda?

Berbeda generasi banget. Jadi memang tidak ada kaitannya dan buat kami tidak 
usah diseriusin juga. 

Namanya hoaks ya haters akan selalu membenci apa pun yang kita lakukan.

Tidak khawatir dikaitkan dengan paham sosialis selama Pemilu?

Pertama, sosialis itu beda dengan komunisme. Cuma, itu dia. Orang yang tidak 
paham, tidak membaca cuma tahunya hoax hoax aja dan mudah percaya kemudian 
termakan. Jadi sampai di situ sebenarnya clear, itu tidak sama dan tidak bisa 
disetarakan.



| 
Lihat juga:
 Seteru dengan Fadli Zon dan Strategi Tenar PSI |



Mengapa solidaritas?

Solidaritas itu penting karena solidaritas itu menjadi modal awal Kami. Para 
pendiri ini beda-beda semua baik dari segi suku agama ras.

Kalau bukan karena kita solidaritas sama sesama kami nggak mungkin kita bisa 
bersatu dan membangun PSI sama-sama. Jadi solidaritas itu yang menyatukan kami 
di awal.

Apa yang membedakan PSI dengan partai politik lainnya?

Kami terapkan politik partisipatif dimana kebutuhan operasional mulai dari 
kantor, perekrutan, rapat, adalah hasil patungan. Kantor-kantor adalah rumah 
pengurus yang dikontribusikan gratis.

Politik partisipatif ini yang terpenting. Kita ingin lepas dari lingkaran setan 
politik mahal. Jadi politik partisipatif dibutuhkan di situ agar biaya-biaya 
bisa dicut, ditekan sekecil mungkin.

Kemudian kita mengukur orang berdasarkan kinerjanya. 

Kita menerapkan prinsip meritokrasi. Jadi di sini enggak laku 
kedekatan-kedekatan atau hubungan saudara, peranakan perorangtuaan karena semua 
orang diukur berdasarkan kinerjanya.


| PSI menggaet Giring Nidji. (CNN Indonesia/Mesha Mediani) |



Kenapa PSI memilih anak muda? 

Kalau kita bicara politik anak-anak muda masih punya idealisme yang sangat 
besar.

Ketika kami merekrut anak-anak yang lebih muda bahkan belum punya pengalaman, 
kok kerjaan mereka malah lebih cepat, dan tidak berorientasi pada uang, lebih 
problem solving, suka diberi challenge. Memang enggak mudah sama sekali. Ada 
beberapa kali kita down-nya.

Lembaran baru lebih gampang diisi dengan tulisan baru, ketimbang satu buku yang 
berisi penuh coretan lalu kita harus hapus. Itu susah.

Dari pengalaman itu kita tidak mendiskreditkan mereka yang senior, mereka punya 
pengalaman dan jam terbang yang lebih tinggi tentunya.

tapi kemudian ketika kita mau mengegolkan atau menawarkan konsep baru agak 
susah diterima, mungkin karena mereka sudah punya standar sendiri. Jadi karena 
itu kami memutuskan memulai hal-hal baru dengan orang-orang yang baru.



| 
Lihat juga:
 PSI Bantah Pertemuan dengan Jokowi Bahas Pemenangan Pemilu |



PSI identik dengan sosok Grace natalie, merugikan atau sebaliknya?

Mau enggak mau, kan ketuanya hahaha. Mungkin karena awal ya, kemudian saat ini 
saya yang paling punya kesmepatan terkespos sama media karena posisi saya 
sebagai ketua umum.

Jadi next step kami, campaign kamijuga, kan skrg mulai tuh keluar ada Tsamara, 
isyana, dll. Next kita akan buat cara kita cari sama-sama agar teman2 yg bagus 
di daerah punya kesempatan sama untuk tampil.


| PSI saat mendaftar ke KPU. (CNN Indonesia/Safir Makki) |



Apa target PSI di Pemilu 2019?

Jadi kalau sesuai undang-undang Pemilu kami pasang target 20 persen agar bisa 
mengantarkan seorang calon presiden PSI di pemilu selanjutnya. Saya optimis 
karena survei terbaru menempatkan parpol dan DPR di titik nadir dari 
kepercayaan masyarakat.

Bagaimana bisa jika elektabilitas PSI masih rendah?

Karena popularitasnya belum, awareness. Memang ini tantangan kita ya

kami menawarkan kepada masyarakat cara berpolitik yang berbeda, mulai dari 
rekruitmen, seleksi yang terbuka dan profesional, seluruh prosesnya terbuka 
bisa dilihat di medsos, pendanaan oleh publik

Saya inginnya masyarakat itu kalau ingat PSI, wah PSI itu gudangnya anak muda 
yang berani, jujur, bersih, dan peduli sama Indonesia terjun dalam politik. 
Saya inginnya masyarakat tahunya PSI seperti itu, bukan Grace Natalie, karena 
kita di sini gamau mengkultuskan orang.



| 
Lihat juga:
 Sunny Eks Staf Ahok Jabat Dewan Pembina PSI |


(lalu/gil)




    

Kirim email ke