Memang yg itu, ini posternya, kartunnya malah di-sebar2kan sendiri oleh FPI. 
Cuman kartun begitu heran juga apa yg menghina?
 




---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Sayang saya tidak berhasil menemukan gambar kartun yang mana dituduh menghina 
Habib Rizieq itu??? Atau tunggu saja bagaimana jawaban resmi redaksi TEMPO 
setelah menemui pendemo-pendemo FPI itu, ...
  
 Kalau saja gambar dibawah ini:
 
  
 apanya yang bisa dituduh menghina Habib Rizieq itu? Itulah kasus yang sedang 
perkarakan pengadilan, masalahnya kalau Habib Rizieq benar bersih dan suci, ... 
kenapa harus MELARIKAN DIRI dan TIDAK BERANI pulang maju kedepan pengadilan??? 
  
 Salam,
 ChanCT
  
  
 From: Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] 
 Sent: Saturday, March 17, 2018 6:00 AM



   
  
 Namun keadaan seketika berubah, suasana nyaris rusuh sebab ratusan massa yang 
tergabung dalam aksi tersebut mendesak Arif untuk meminta maaf secara lisan 
juga.

 ...
 Namun karena emosi massa semakin memanas Arif pun berinisiatif untuk meminta 
maaf secara lisan di hadapan peserta aksi.
 "Kalau karikatur yang dimuat majalah TEMPO menimbulkan tafsir yang berbeda dan 
menim bulkan ketersinggungan saya minta maaf," ungkapnya.
...
  
  
 Gentle, Pimpinan Redaksi Majalah TEMPO Temui Massa FPI  
 
 Gentle, Pimpinan Redaksi Majalah TEMPO Temui Massa FPI akurat.co
 Dengan lugas Pimred Kantor Berita TEMPO berjanji akan memberikan hak jawab 
sebagai pertanggung jawaban

  
  
 
 Yohanes Antonius http://akurat.co/penulis-Yohanes%20Antonius
Jumat, 16 Maret 2018 17:00 WIB
 
 
 
 
 Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) menggelar aksi demonstrasi di kantor 
berita Tempo di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (16/3).. 
AKURAT.CO/Yohanes Antonius 

 AKURAT.CO, Pemimpin redaksi Kantor berita TEMPO, Arif Zulkifli menyampaikan 
permohonanan maaf atas penayangan kartun yang diduga menghina petolan Front 
Pembela Islam (FPI) Riziek Sihab yang tayang di majalah TEMPO beberapa waktu 
lalu.
 Setelelah melakukan pertemuan tertutup dengan petinggi FPI Jumat (16/3) siang, 
Arif didampingi beberapa petinggi kantor berita tersebut bersama pentolan 
organisasi Islam yang bermarkas di Petamburan itu menaiki mobil Komando.
 Pada kesempatan itu Arif menjelaskan pihaknya akan membuat hak Jawab atas 
kasus itu yang akan ditayangkan di majalah TEMPO edisi berikutnya sebagai 
bentuk permintaan maaf dan respon atas aksi protes tersebut
 Selain meminta maaf, Arif menjelaskan perkara tersebut juga akan diselesaikan 
secara hukum melalui dewan pers.
 "Karena proses di dewan persnya memakan waktu agak lama, maka kami akan memuat 
hak jawab atas masalah ini sebagai respon dari tanggung jawab kami sebagai 
media," kata dari atas mobil komando.
 Namun keadaan seketika berubah, suasana nayaris rusuh sebab ratusan massa yang 
tergabung dalam aksi tersebut mendesak Arif untuk meminta maaf secara lisan 
juga.
 Awalnya Arif menolak untuk meminta maaf secara lisan karena sudah ada 
kesepakatan dengan petinggi FPI dalam pertemuan sebelumnya bahwa permintaan 
maaf hanya dilakukan melalui hak jawab yang bakal ditayangkan di majalah 
tersebut.
 Namun karena emosi massa semakin memanas Arif pun berinisiatif untuk meminta 
maaf secara lisan di hadapan peserta aksi.
 "Kalau karikatur yang dimuat majalah TEMPO menimbulkan tafsir yang berbeda dan 
menimbulkan ketersinggungan saya minta maaf," ungkapnya.[]


 
 



  







Kirim email ke