Belum, apa tidak.....? 2018-03-21 7:50 GMT+01:00 [email protected] [GELORA45] < [email protected]>:
> > > > > Anies-Sandi Uno Belum Pro Masyarakat Miskin > <http://nusantara.rmol.co/read/2018/03/21/331723/Anies-Sandi-Uno-Belum-Pro-Masyarakat-Miskin->Program > OK Oce & Rumah DP 0 Rupiah > > RABU, 21 MARET 2018 , 11:43:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA > [image: Anies-Sandi Uno Belum Pro Masyarakat Miskin] > <http://rmol.co/images/berita/normal/2018/03/422261_12005821032018_Anies-Sandi-dan-rizieq.jpg> > > Foto/Net > > *RMOL. *Munculnya aksi protes sejumlah Ulama terhadap Gubernur Anies > Baswedan dinilai sangat wajar. Sejumlah kebijakan yang dibuat Anies > mempertontonkan bertentangan dengan harapan warga yang memilihnya. > > "Program OK Oce misalnya, nyatanya Pemerintah justru menjadi broker bagi > pihak pemberi dana. Yang memprihatinkan bunganya sangat tinggi. Kemudian, > rumah DP 0 Rupiah ternyata Anies-Sandi sangat gagap terhadap aturan, > sehingga yang sebelumnya bunga mau ditanggung justru dibebankan kepada > pembeli. Anies-Sandi dinilai sejumlah kalangan memfasilitasi riba," kata > Peneliti Senior Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo. > > Menurutnya, warga dan ulama justru lebih nyaman dengan kebijakan dari > Ahok. Pasalnya, program-program Ahok betul-betul meringankan warga. Soal > dunia usaha misalnya, pemerintahan sebelumnya menggelontorkan dana > bergulir bagi pengusaha kecil dan menengah. Mereka diberikan modal > kemudian pengembaliannya berdasarkan bagi hasil. Sebanyak 80 persen untuk > pengusaha dan 20 persen sebagai pengembalian. > > Mengenai hunian, warga diberikan Rumah Susun Sewa yang biaya sewanya Rp 0 > sampai Rp 15 ribu per hari. Iuran pengelolaan lingkungan dibebankan ke > APBD karena rusun itu tetap menjadi aset pemprov. > > "Program-program itu nyatanya lebih diterima untuk semua kalangan," > tegasnya. > > Sayangnya, Anies-Sandi enggan meneruskannya. Mereka lebih memilih membuat > program yang bahkan bertentangan sama sekali dengan program Ahok. Hal > inilah yang kemudian membuat pemerintahan sekarang sulit bergerak karena > kebijakan mereka memang tidak sejalan dengan peraturan. > > "Saya kira akan banyak lagi luapan kekecewaan dari berbagai kalangan di > Jakarta. Sebab, kebijakan Pemprov DKI Jakarta belum berpihak pada warga > miskin," tukasnya. > > Sebagai informasi, Gubernur Jakarta Anies Baswedan digugat oleh para > ulama. Itu lantaran sikap Anies yang terkesan tidak peduli ketika ulama > didzolimi. Gugatan terhadap Anies ini disampaikan olah para ulama yang > tergabung dalam Forum Umat Islam Revolusioner (FUIR). > > "Kami kecewa dengan sikap Anies yang diam saja dan tak peduli mana kala > para ulama dizolimi. Padahal Anies bisa duduk sebagai Gubernur Jakarta tak > luput dari peran ulama," ungkap Koordinator FUIRMAl -Fatih, saat berorasi > didepan ratusan massa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, di Kebon Sirih, > Jakarta Pusat, Senin (19/3). > > Menurut Fatih, Umat Islam, Ormas Islam di bawah arahan dan komando > ulama/kiai/habaib merupakan pemimpin dari gerakan yang di bangun umat > selama proses perhelatan pilkada DKI 2016 lalu. Keinginan para ulama/ > kiai/habaib untuk menghadirkan pemimpin muslim di DKI Jakarta telah > berhasil dengan mengantarkan Anies Baswedan menduduki kursi Gubernur DKI > Jakarta 2017 - 2022. > > Namun ketulusan para ulama/ kiai/habaib di bawah pemimpin utamanya, Imam > Besar Ummat Islam Al Muqarom Al Ustaz Habieb Rizieq Shihab dalam > memperjuangkan kemenangan Anies Sandi kini menuai kekecewaan dan > penyesalan dari umat Islam. > > "Umat Islam hari ini merasakan bahwa Anies - Sandi telah mulai > meninggalkan perjuangan dan menjauhi umat yang telah bersusah payah > mendukungnya," tutur Fatih. > > Indikasinya, lanjutnya, antara lain ada enam hal. "Pertama, ketika Habib > Rizieq, dalam masalah sehingga harus mengungsi ke Arab Saudi, tidak ada > satu kata pun kalimat atau inisiatif dari Anies untuk melakukan > pembelaan," tuturnya. > > Kedua, ketika Habib Rizieq akan pulang ke Indonesia, umat Islam > berbondong-bondong ingin menyambutnya dan menimbulkan kegaduhan dan > perdebatan tajam di masyarakat > > "Di sini Anies tak melakukan pembelaan apa-apa, Anies hanya diam," > tegasnya. > > Ketiga, ketika penista agama (yang bermanuver untuk melakukan peninjauan > kembali (PK) terhadap kasusnya sontak umat Islam kembali bergerak, Anies > pun hanya diam. > > Keempat, selama menjabat Gubernur DKI Anies telah melakukan apa untuk > menegakkan agama. Judi, prostitusi, narkoba ada dimana-mana, Anies hanya > diam saja. > > Kelima, Anies hanya pandai beretorika tapi tak melakukan apa-apa untuk > pembelaan umat yang ingin "syariat" ditegakkan. > > Keenam, Anies hanya memanfaatkan umat untuk kepentingan politiknya, > setelah berhasil, umat pun ditinggalkan. > > Berangkat dari beberapa poin situasi keummatan di atas, maka Forum Ummat > Islam Revolusioner (FUIR) menilai Anies telah nyata-nyata meninggalkan > para ulama/kiai/habaib dan umat Islam setelah menduduki kursi Gubernur DKI > Jakarta. > > Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, dirinya bersama Anies > Baswedan tidak mungkin melupakan peran para ulama. Makanya saat ingin > mengambil kebijakan apapun selalu meminta masukan para pemuka agama dengan > tujuan menjaga kesatuan warga DKI. > > "Kita selalu minta masukan kepada ulama dalam kegiatan-kegiatan masyarakat > itu melibatkan ulama dan kita terima kasih masukannya," kata Sandi. *** > > > > > > >
