*Tidak ada perbedaan signifikan antar partai?*

http://koransulindo.com/pdip-gandeng-golkar-siapkan-strategi-pemenangan-jokowi/



PDIP Gandeng Golkar Siapkan Strategi Pemenangan Jokowi

2 hari lalu

BERBAGI

Facebook
<http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fkoransulindo.com%2Fpdip-gandeng-golkar-siapkan-strategi-pemenangan-jokowi%2F>

Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=PDIP+Gandeng+Golkar+Siapkan+Strategi+Pemenangan+Jokowi&url=http%3A%2F%2Fkoransulindo.com%2Fpdip-gandeng-golkar-siapkan-strategi-pemenangan-jokowi%2F&via=Koran+Sulindo>

<http://koransulindo.com/wp-content/uploads/2018/01/HastoKPDIP.jpg>Sekretaris
Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

*Koran Sulindo* – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Hasto Kristiyanto berkunjung menemui Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga
Hartarto.

Kedua petinggi partai itu bertemu untuk mendiskusikan strategi pemenangan
Joko Widodo untuk pemilihan presiden Pilpres 2019 mendatang.

Hasto mengatakan, setelah mendukung Jokowi, bagaimana strategi pemenangan
dan komunikasi seluruh kader ketika kedua partai membangun dialog, untuk
hasil yang positif bagi bangsa dan negara.

“Pertemuan ini penting sebagai partai politik pendukung pemerintahan
Jokowi-JK. Apalagi, dengan dukungan dari PDIP dan Golkar yang
mendeklarasikan Jokowi sebagai capres maka harus dilakukan konsolidasi,
tentunya memberikan konsekuensi politik yang sama,” kata Hasto usai
pertemuan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (20/3).

Menyoal cawapres Jokowi,  kata Hasto, saat ini sedang dicari sosok yang
harus mempunyai visi dan misi sama dengan Jokowi. Saat ini, PDI Perjuangan
berfokus pada pilkada serentak terlebih dahulu.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pertemuan
resmi ini digagas sebagai salah satu bentuk dukungan kepada Jokowi pada
Pilpres 2019. Selanjutnya, Partai Golkar juga akan bergantian menyambangi
Kantor PDI Perjuangan.

“Kedua partai mempunyai visi-misi melanjutkan kerja sama partai yang lebih
spesifik untuk diangkat. Ini menunjukkan kedua mesin partai bergerak,” kata
putra Menteri Perindustrian Hartarto di era Presiden Soeharto itu.

Airlangga melanjutkan, dalam pertemuan itu dibahas juga terkait kinerja
dari para kader partai di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sementara terkait keputusan calon wakil presiden, Airlangga menyerahkan
keputusan kepada Joko Widodo sembari menunggu usulan cawapres dari PDI-P.

“Tidak-tidak. Ini kami serahkan kepada Pak Presiden dan menyerap aspirasi
dari PDI-P,” kata Airlangga.

Selain strategi pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019, Airlangga juga
menyebut pertemuan itu membahas berbagai isu termasuk wacana cuti presiden
hingga evaluasi UUD pasca 4 kali amandemen.

Namun, Airlangga tidak merinci lebih lanjut akan hal atau pasal apa saja
yang dinilai perlu dievaluasi dalam amandemen tersebut. [CHA/TGU]


a

Kirim email ke