Satu appel busuk, merusak appel2 satu keranjang.
Anggota badan yang terlanjur membusuk, perlu diamputir, kalau tidak orang
akan mati.
Lha, ya yang satu keranjang, diam saja.....
Anggota yang membusuk, kok tidak dibiarkan diamputir Oleh KPK, malah
dibela  ?

2018-03-22 19:48 GMT+01:00 Marco 45665 <[email protected]>:

> SEBUAH RENUNGAN untuk dipertimbangkan
>
> Kehidupan itu adalah Suatu Kenyataan dan atau  suatu Proses yang Nyata
> dimanapun didunia ini.... Oleh karenanya Kitapun harus melihat dan menyimak
> kehiduan disekeliling Kita masing2 dengan Mata yang terbuka agar KIta bisa
> melihat Kenyataan tsb sebagai sesuatu yang
> bisa kita Pikirkan ,Pertimbangkan dan sebagai segala kenyataan yang perlu
> kita nIlai dan ukur sebagai SuatuPerbandingan dan  Pengalaman yang berharga
> bagi terutama bagi diri kita sendiri masing2, agar kita tidak terbenam
> dalam Ilusi dan atau Mimpi....
>
> Penyamun dan Serigala dan para Preman Berjubah, berjanggut dan bersorban
> pun banyak berkeliaran di- tengah2 Masyarakat Mayoritasnya
> sendiri.....Dan inipun suatu Kenyataan Hidup yang ada di keliling kita
> bersama. Tetapi yang sayangnya ( What a A Pity  bhs Inggrisnya atau  Est
> ut mir leid  kata wong German ....) Hal2 yang negative seperti itu
> nampak-nya sangat kurang menjadi Perhatian para Umat  itu sendiri , yang
> notabene menjadi Mayoritas bangsa ini. Dan bahwa Kepercayaan Mereka (
> umumnya  )  yang begitu kental percaya tanpa  Reserve itu ( sampai
> dibatas Fanatik)  yang  begitu besar terhadap *para atau sementara* *Tokoh2
> Ulama/Ustadz2 nya yang Semu tsb ( **diantaranya > seperti yang
> diberitakan dalam berita dibawah ini* ) *,*....  tidak bisa menjadi
> PELAJARAN bagi Mereka (Umat Mayoritas itu sendiri ) , yang terkadang
> cenderung se-olah2 Buta terhadap segala yang dilihatnya dan dibacanya dan
> atau seolah  menjadi Tuli terhadap sesuatu yang didengarnya tentang
> Prakteik2 Palsu, Perbuatan2 yang justru nyata2  berlawanan dengan Moral dan
> Etika Agama (dalam hal ini Agama Islam itu sendiri ) yang justru dilakukan
> secara berkelanjutan oleh* SEMENTARA* JAJARAN TOKOH2 ULAMA- NYA  tanpa
> PROTEST atau DEMO dan atau sama sekali Tanpa adanya Reaksi sedikitpun
> terhadap Mereka2  yang justru merasa  atau dianggap orang sebagai TOKOH
> UMAT  terdekat dan sehati dan se- Iman baik dengan Mereka (Para Umatnya
> sendiri )  dan khususnya  yang justru dan bahkan dinatar Mayoritas Umatnya
> dianggap sebagai  '' yang Terdekat'' dengan Allahnya sendiri...
>
> >> Maka dari Itu Hai Umatku * ... MANUSIA adalah TETAP MANUSIA .*..*DAN
> IA SELALU TERDIRI dari TULANG dan DAGING yang dibalut dengan KULIT ...
> Tidak kurang dan Tidak lebih...*
> Dan sebagai MANUSIA  > KITA SELALU BERBUAT SALAH .DAN ITU MEMNAG CIRI2
> KITA sebagai MANUSIA / sering bebuat Salah dan Serba Salah ....Oleh karenya
> TIDAK SATUPUN
> MANUSIA YANG SUCI di DUNIA INI. hanya Allah/ Tuhan lah yang Maha Suci ,*
> karena ALLAH atau TUHAN ( bagi yang Non Muslim )  BUKAN MANUSIA tetapi
> SANG PENCIPTA..... *
>
> *TETAPI jika Orang harus Percaya akan sesuatu , maka  ADA  3 HAL  yang
> harus benar2 kita PERCAYAI :*
>
> *1. Jika Kita percaya pada Allah /Tuhan ..maka Percayalah kepadanya
> /Kepada Allah dan atau Tuhanmu masing2 /* setiap saat dan
> dimanapun....tapi tak harus percaya pada Orang lain yang bukan
> Allah/Tuhanmu ......( karena sebagai Manusia ,Ia akan selalu berbuat
> Kesalahan dan bahkan akan selau berbuat Dosa yang sengaja atau Tidak
> sengaja ..... karena tidak lebih Ia pun  adalah MANUSIA ....
> *2. Jika Kita percaya atas suatu Keyakinan lain dan atau Aliran Pikiran yg
> lain  dan ILMU PENGETAHUAN...Percailah pada *
> *      Keyakinanmu masing2 dan pada PENGALAMAN dan KEAHLIAN yang mejadi
> ANDALAMMU masing2.....*
> *3.  Tetapi diatas segalanya PUPUKLAH KEPERCAYAAN PADA DIRIMU MASING2 ,
> karena Jika kita kehilangan Kepercayaan Diri*
> *      Kita akan tersesat dan kita pun akan kehilangan segalanya ..dan
> tidak mustahil pun Kepercayaan pada yang lainnya ...bahkan*
> *      pada **SATU yang kau  **percayai ........  *
>
> *Dan akhirnya Jika pun ADA ORANG  DI DUNIA INI yang perlu kita Percayai
> dan Cintai selalu dan selamanya  ... maka Ia adalah IBU Kita masing2....,
> karena **seorang IBU tak akan pernah menghianati Anak2nya . Cinta seorang
> anak terhadap ibunya akan selalu terbatas ... sedangkan  Cinta Ibu terhadap
> Anaknya sebaliknya >> * *TIDAK  PERNAH ADA BATASNYA.............*
>
> *BERUNTUNGLAH DAN BAHAGIALAH  Mereka yang bisa menemukan Dirinya dan
> Kepercayaan dirinya......*
>
>
> 2018-03-22 13:17 GMT+01:00 Sunny ambon [email protected]
> [nasional-list] <[email protected]>:
>
>>
>>
>>
>> *Abu Tours bungkam karena mempunyai dukungan luas di kalangan berkuasa
>> teristimewa Kementrian Agama dan MUI? Kementrian Agama terkenal sebagai
>> sarang penyamun. Jangan dilupakan bahwa dua menteri agama terkait kasus
>> korupsi dan dihukum penjara, Said Agil al Munawar dan Suyradharma. Kedua
>> oknom ini adalah anggota MUI. *
>>
>>
>> http://www.mediaindonesia.com/read/detail/150748-bos-abu-tou
>> rs-bungkam-soal-penggelapan-dana-jemaan-rp1-triliun
>>
>>
>> *Bos Abu Tours Bungkam soal Penggelapan Dana Jemaan Rp1 Triliun*
>>
>> Oleh: *Lina Herlina* Pada: Kamis, 22 Mar 2018, 17:00 WIB Nusantara
>> <http://www.mediaindonesia.com/nusantara>
>>
>> 
>> <http://www.facebook.com/share.php?u=http://www.mediaindonesia.com/read/detail/150748-bos-abu-tours-bungkam-soal-penggelapan-dana-jemaan-rp1-triliun>
>> 
>> <http://twitter.com/home/?status=Bos%20Abu%20Tours%20Bungkam%20soal%20Penggelapan%20Dana%20Jemaan%20Rp1%20Triliun%20http://www.mediaindonesia.com/read/detail/150748-bos-abu-tours-bungkam-soal-penggelapan-dana-jemaan-rp1-triliun%20via%20@mediaindonesia>
>>
>> [image: Bos Abu Tours Bungkam soal Penggelapan Dana Jemaan Rp1 
>> Triliun]*MI/DWI
>> APRIANI*
>>
>> CEO PT Amanah Bersama Umat atau Abu Tours, M Hamzah Mamba, Kamis (22/3),
>> bungkam terkait kasus hukum yang menjerat dirinya, lantaran diduga telah
>> menggelapkan dana jemaah.
>>
>> Hamzah, yang sempat diperiksa selama 18 jam di Markas Polda Sulawesi
>> Selatan, sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang jemaah
>> umrah, saat dimintai keterangan memilih bungkam dan mengalihkan pembahasan.
>>
>> "Kita jangan bahas itu dulu, karena kita sementara fokus pada
>> pemberangkatan jemaah. Dan sudah banyak jemaah yang berangkat," tegas
>> Hamzah.Hanya saja, pada kesempatan itu, ia mengklarifikasi informasi yang
>> beredar, bahwa ada 100 jemaah Abu Tours, asal Makassar, dikabarkan
>> terlunta-lunta di Malaysia, karena harus menunggu berjam-jam di Bandara
>> Internasional Kuala Lumpur, dalam perjalanan pulang dari umrah.
>>
>> Untuk kondisi itu juga, Hamzah melempar tanggung jawab kepada vendor yang
>> diajaknya bekerja sama memberangkatkan jemaah.
>>
>> "Kami bekerja sama dengan vendor karena banyak jemaah yang ingin cepat
>> berangkat. Namun, perjalanan kemarin jadi pelajaran. Sekarang saya ambil
>> alih semuanya, karena takut ada masalah lagi," ketus Hamzah.
>>
>> Meski demikian, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky
>> Sondani, memastikan, pemberangkatan jemaah tidak berpengaruh pada proses
>> penyidikan kasus Abu Tours.
>>
>> "Penyidik tetap lanjut, saat ini, lagi mengumpulkan keterangan para
>> saksi. Seperti permintaan Kapolda Irjen Pol Umar Septono, kasus ditangani
>> dengan hati-hati, karena jumlah korban pelapor yang banyak dan tentu tidak
>> ingin rugi," urai Dicky.
>>
>> Tidak hanya itu, Polda Sulsel juga sudah membentuk tim audit dan
>> investigasi kasus Abu Tours.
>>
>> "Tim ini akan menelusuri aliran dana jemaah umrah yang hingga kini belum
>> berangkat. Dananya ditaksir lebih dari Rp1 triliun," seru Dicky.
>>
>> Bahkan, katanya, dana yang lebih dari Rp1 triliun itu, berasal dari 50
>> ribu lebih jemaah yang belum diberangkatkan Abu Tours.
>>
>> "Jadi jumlahnya ternyata lebih banyak dari jumlah yang kita ketahui
>> selama ini, hanya sekitat 16 ribu," tandas Dicky. (OL-1)
>>
>>
>>
>> 
>>
>
>

Kirim email ke