Ujaran Kebencian

Arseto Suryoadji Ditahan Karena Sebut Penentang Kegiatan Agama di Monas 
Menganut Paham Komunis


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Arseto Suryoadji Ditahan Karena Sebut Penentang Kegiatan Agama di Monas ...

Pada unggahan itu, ucap Argo, Arseto mengatakan bahwa pihak yang menentang 
kegiatan agama di Monas adalah pengan...
 |

 |

 |



Kamis, 29 Maret 2018 14:19 WIB

 
Instagram/Arseto SuryoadjiArseto Suryoadji Pariadji 

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pegiat media sosial, Arseto Suryoadji ditangkap oleh 
polisi. Dia diduga menyebarkan ujaran kebencian terhadap kegiatan keagamaan 
yang berlangsung di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menerangkan, Arseto 
mengunggah status di media sosial yang diduga berunsur ujaran kebencian.
Pada unggahan itu, ucap Argo, Arseto mengatakan bahwa pihak yang menentang 
kegiatan agama di Monas adalah penganut paham komunis dan marxis.
Padahal, berdasarkan penyelidikan dari pihak kepolisian, tak ada pihak yang 
menentang kegiatan agama di Monas.
"Ada seseorang yang memosting di medsos isinya bahwa kegiatan keagamaan di 
Monas yang menentang adalah aliran komunis dan marxisme. Padahal tidak ada yang 
menentang sebetulnya," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 
(29/3/2018).
Menurut Argo, ungahan Arseto itu viral di media sosial, hingga meresahkan 
masyarakat. Hingga, seorang melaporkan Arseto ke pihak Polda Metro Jaya.. 
Polisi pun menetapkan Arseto sebagai tersangka, dan melakukan penangkapan pada 
Rabu (28/3/2018)


"Dia menulis seperti itu sempet viral akhirnya buat keresahan dan sudah kita 
lakukan penangkaapan terhadap tersangka A dan kita sudah lakukan penggeledahan 
di rumahnya," ujar Argo.













Kirim email ke