Sudah gerah dan ghiroh mau bikin khilafah. Tunggu kedatangan Iman Besar Khomeini dari Perancis, eh Habib atau Aib Riziek dari Saudi Arabia.....
2018-03-30 5:16 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > > Minggu 25 Maret 2018, 14:59 WIB > FUIR: Kelompok Berotak Burung Unta Giring 212 Demi Pilpres 2019 > <https://news.detik.com/berita/3935654/fuir-kelompok-berotak-burung-unta-giring-212-demi-pilpres-2019> > > Danu Damarjati - detikNews > > > [image: FUIR: Kelompok Berotak Burung Unta Giring 212 Demi Pilpres 2019]FUIR > saat mendemo Balai Kota. Foto: Muhammad Fida/detikcom > > > *Jakarta* - Forum Umat Islam Revolusioner (FUIR) angkat bicara soal isu > Pilpres 2019. FUIR meminta sejumlah pihak tak mempolitisir Gerakan 212 > untuk Pilpres 2019. > > "Saat ini 'ghiroh' atau semangat keumatan pada Gerakan 212 ini seolah-olah > terklaim milik kelompok dan ormas tertentu saja seperti FPI, FUI atau > Persaudaraan Alumni (PA) 212 semata. Ini menjadi persoalan ketika semangat > umat yang besar dalam Gerakan 212 ditarik dan dibawa masuk dalam politik > praktis seperti Pilkada 2018 dan juga Pileg/Pilpres 2019," kata Koordinator > FUIR M Fatih dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (25/3/2018). > > *Baca juga: *Foto: Pendemo Bakar Foto Anies di Dalam Sangkar Burung > <https://news.detik.com/readfoto/2018/03/19/144516/3924517/157/1/foto-pendemo-bakar-foto-anies-di-dalam-sangkar-burung> > > > Fatih berpendapat pada dasarnya Gerakan 212 terdiri dari elemen umat Islam > yang tersebar ke berbagai ormas yang memiliki afiliasi politik sendiri dan > bersifat mandiri. Gerakan 212 adalah gerakan besar karena kuatnya "ghiroh > keumatan" yang merasa keyakinannya terganggu. > > "Sehingga Gerakan 212 bukan hanya milik FPI, FUI atau PA 212 semata, tapi > milik semua elemen ormas dan elemen umat Islam yang terlibat langsung atau > tidak langsung, di darat maupun di udara (medsos). FUIR meminta pihak-pihak > yang selalu mengklaim dirinya paling mewakili umat Islam untuk berhenti > menjual ghiroh gerakan keummatan untuk kepentingan sekelompok orang > tertentu," ujar Fatih. > > *Baca juga: *Siapa FUIR yang Demo Anies untuk Bela Habib Rizieq? > <https://news.detik.com/read/2018/03/20/034440/3925692/10/siapa-fuir-yang-demo-anies-untuk-bela-habib-rizieq> > > > Dia melanjutkan, besarnya ghiroh keumatan jangan lagi dipakai oleh > tokoh-tokoh tertentu dengan memanfaatkan isu-isu ke-Islam-an untuk tujuan > politik sempit kekuasaan. Umat Islam yang mayoritas diam (silent majority) > dan bergerak saat keyakinannya terusik, masih kata Fatih, jangan lagi di > dorong-dorong, digiring ke politik praktis. > > "Mereka (umat Islam) telah berjuang dengan swadaya dan mandiri, tulus > ikhlas. Jadi setop politisasi "Ghiroh Keummatan" dalam Gerakan 212 untuk > kepentingan pilpres 2019. Tetapi setelah menduduki kekuasaan, umat Islam > nantinya akan ditinggalkan, umat Islam dijauhi, umat Islam disuruh kembali > ke barak," ulas Fatih. > > "Kami (FUIR) juga merupakan bagian dari gerakan besar 212 yang tergerak > karena keyakinan kami. Namun sebagai warga negara yang baik, kami berhak > melakukan kritik yang membangun kepada umara yang terpilih karena > kontribusi Gerakan 212. Terbukti pasca melakukan aksi gubernur DKI Jakarta > mengeluarkan pergub yang melawan prostitusi dan narkoba," imbuhnya. > > "Untuk itu FUIR menegaskan akan melawan semua anasir-anasir > perorangan/kelompok berotak burung unta yang mengklaim dirinya sebagai > kelompok yang paling mewakili gerakan 212 yang terus menggiring gerakan 212 > ini ke kepentingan politik kekuasaan pemilihan presiden 2019 mendatang," > sambung Fatih. > *(tor/tor)* > > > >
