Tiongkok: Dengan Eropa Bersama-sama Menolak Proteksionisme Perdagangan
2018-04-08 12:35:24 CRI
Konselor Perdagangan Misi Diplomatik Tiongkok untuk Uni Eropa (UE) Xia
Xiang kemarin (7/4) mengatakan, Tiongkok bukan satu-satunya penderita akibat
"301 investigasi" AS, sedang UE juga beberapa menjadi sasaran "301 investigasi"
sehingga mengalami kerugian. Pada saat ini, Tiongkok dan UE harus bergandengan
tangan untuk menolak dan mencegah aksi AS tersebut.
Kepada wartawan Kantor Berita Xinhua, Xia Xiang mengatakan, di bawah
latar belakang globalisasi ekonomi, berbagai macam sumber produksi diatur
kembali di dunia, sebagai negara manufaktur yang besar, banyak bahan baku
industri, komponen dan produk teknologi yang digunakan Tiongkok diimpor dari
negara-negara maju, termasuk UE. Banyak tokoh industri UE menyatakan kepadanya
bahwa tiada pihak pemenang dalam persengketaan perdagangan yang dipicu oleh AS,
hanya akan mensabot tata perdagangan dunia.
Xia Xiang mengatakan, dalam pertukaran dengannya, para tokoh politik dan
bisnis UE beramai-ramai menunjukkan, baik "301 investigasi" AS maupun investasi
keamanan AS terhadap impor produk besi dan aluminium, semua adalah perbuatan
proteksionisme AS.
Xia Xiang mengatakan, AS menyebutkan tujuannya adalah untuk memelihara
keamanan nasional, namun langkah itu sama sekali tergolong aksi proteksionisme,
dan pasti akan menimbulkan gangguan kepada sistem perdagangan multilateral,
yang dengan WTO sebagai intinya. Sebagai mitra strategis komprehensif, Tiongkok
dan UE harus bergandengan tangan untuk menolak proteksionisme perdagangan dan
memelihara ketertiban perdagangan dunia.