Tjahjo Sindir Amien Rais: Oposisi, Partai Kalahan Indonesia
DZA, CNN Indonesia | Sabtu, 14/04/2018 16:46 WIB
Tjahjo Kumolo menilai dikotomi Amien Rais soal partai setan dan partai Allah 
hal yang wajar. Tapi Tjahjo menyindir, opisisi sebagai Partai Kalahan 
Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri 
Dalam Negeri sekaligus politikus PDIP, Tjahjo Kumolo menanggapi pernyataan 
Amien Rais yang mendikotomi Partai Allah dan Partai Setan. Tjahjo mengatakan 
bahwa pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut 
hal yang logis dalam dinamika politik. 

"Sesuatu hal yang logis dalam dinamika politik mnculnya terminologi partai 
Allah dan partai setan, atau munculnya partai besar dan kecil," kata Tjahjo 
melalui pesan singkatnya, Sabtu (14/4). 

Tjahjo menilai, dikotomi yang dilontarkan Amien Rais juga menjadi sah-sah saja 
dalam demokrasi. Dia menyebut, dalam pesta demokrasi, dalam hal ini pemilu, 
terutama Pilpres tentu menghasilkan partai-partai pemenang dan yang kalah.


      Lihat juga: Golkar soal Partai Setan: Amien Rais dan Partai Allah Bersih? 

"Namun demikian dalam tiap kontestasi tentu ada partai menang dan partai 
kalah," ujar Tjahjo.

Artinya, partai pemenang akan membentuk koalisi di pemerintahan, sebaliknya 
partai yang kalah juga membentuk koalisi oposisi. Tjahjo menyindir 
partai-partai yang kalah dengan sebutan "Partai Kalahan Indonesia'.

"Partai menang membentuk koalisi pemerintahan. Sedangkan partai kalah silahkan 
membentuk koalisi oposisi dalam ranah Partai Kalahan Indonesia," ujar Tjahjo.

Ketua Penasihat Persaudaran Alumni 212 dan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien 
Rais sebelumnya mendikotomikan partai politik yang ada di Indonesia menjadi dua 
kutub yaitu partai Allah dan partai setan. Dikotomi tersebut disampaikan Amien 
saat tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid 
Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) pagi. 

      Lihat juga: Respons Partai Setan, PPP Minta Amien Rais Tak Provokasi 

Dalam tausyiahnya Amien mengatakan bahwa seluruh kekuatan bangsa ini bergabung 
dan kekuatan dengan sebuah partai, tidak hanya partai namun juga kelompok yang 
membela Allah untuk melawan hizbusy syaithan. 

Dalam tausiyahnya itu, Amien menyebut PAN, PKS, dan Gerindra masuk sebagai 
partai Allah. Sementara itu, partai besar masuk dalam partai setan.

Namun Amien tak mau memberikan jawaban rinci mengenai siapa saja partai setan. 
Bahkan Amien mengelak bahwa yang ia maksud adalah partai setan itu merupakan 
partai tertentu, melainkan hanya sebatas cara berpikir.

"Saya enggak katakan begitu. Jadi bukan partai, tapi cara berpikir. Cara 
berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh setan. Gelombang pro setan 
merugi, gelombang besar yang didikte kehendak Allah pasti menang," kata dia. 
(osc)

Kirim email ke