Pernyataan Sikap
Front Perjuangan Rakyat (FPR)"Mengutuk Serangan Pengeboman yang Dilakukan 
Militer Amerika Serikat Bersama Sekutunya Terhadap Rakyat Suriah"-Solidaritas 
Perjuangan Internasional untuk Rakyat Suriah dalam Melawan Intervensi Seluru 
Negeri Imperialis!-
Front Perjuangan Rakyat (FPR) bersama dengan Liga Perjuangan Rakyat 
Internasional (ILPS) Chapter Indonesia beserta berbagai organisasi demokratis 
lainnya secara keras mengecam serangan militer Amerika Serikat bersama 
sekutunya terhadap Suriah. Serangan tersebut dilakukan dengan alasan yang belum 
dapat dibuktikan, bahwa pemerintah Suriah mempergunakan senjata kimia di 
Douma..Dalam melakukan serangan brutalnya itu, AS didukung oleh sekutunya 
seperti Britania Raya, Prancis, Kanada dan juga mendapat dukungan dari NATO. 
Imperialis AS menembakan lebih dari 100 misil rudal-nya dengan menghantam tiga 
sasaran, yaitu pusat riset ilmiah di Damaskus, tempat yang diduga sebagai 
gudang senjata kimia di Homs bagian Barat, dan pos-pos komando lainnya.Serangan 
agresi tersebut merupakan bagian dari sejarah panjang perang proxy yang hingga 
saat ini terus dilawan oleh rakyat Suriah. Imperialis AS terus berupaya selama 
lebih dari tujuh tahun ini, melakukan kampanye “pergantian rezim”. Kampanye dan 
seluruh tindakannya tersebut juga mendapat dukungan dari negeri bonekanya 
seperti Arab Saudi, Turki dan Israel.Propaganda dan seluruh upaya militer untuk 
menentang pemerintahan Assad di Suriah bukan demi misi kemanusiaan dan 
pembebasan rakyat Suriah. Namun sebaliknya, imperialis AS ingin memastikan 
bahwa kepemimpinan Assad dapat diganti dengan rezim boneka yang tunduk dan 
patuh. Bahkan, usaha untuk mengambil alih pemerintahan di Suriah juga dilakukan 
dengan cara mendukung dan mempersenjatai Grup Terorris yang seperti Al-Nusra 
dan Al-Qaeda. Tidak cukup dengan itu, demi menciptakan kondisi yang tidak 
stabil di Suriah, serangan militer dapat dibenarkan oleh imperialis AS. Hal 
tersebut tidak lain adalah upaya untuk menancapkan kakinya demi melakukan 
eksploitasi di Suriah.Rakyat telah melihat dengan jelas bahwa hasil yang 
didapatkan dari agresi yang mengatasnamakan pergantian rezim telah banyak 
menghancurkan negeri-negeri lainnya. Sebut saja Libya yang pada tahun 2011 
dihancurkan melalui agresi dan kini kekayaan alamnya seperti minyak, air dan 
lainnya terbagi di antara kekuatan imperialis. Strategi serupa juga dengan 
dijalankan di Afganistan, Somalia, Yaman, Irak, dan berbagai negeri lainnya. 
Semua itu dijalankan dengan dalih menegakan demokrasi, namun hal itu adalah 
tipu muslihat dari Imperialis AS. Imperialis AS bersama dengan sekutunya 
menyebutkan bahwa penggunaan senjata kimia yang dilakukan oleh pemerintah Assad 
(hingga saat ini belum terbukti) adalah kemunafikan. Pasalnya imperialis AS 
justru menjadi aktor utama dan pendukung dari seluruh konflik yang terjadi. 
Sebut saja pasokan AS terhadap Arab Saudi dalam bentuk senjata Fosfor Putih dan 
senjata lainnya yang digunakan untuk menyerang serta menghujani rakyat di 
Yaman. Begitu juga dengan bantuan Kapal AS terhadap Saudi yang memblokade dan 
membuat rakyat Yaman kelaparan.Begitu pula yang terjadi di Turki, imperialis AS 
tidak melakukan apapun terhadap rezim fasis Recep Tayyip Erdogan yang terus 
melakukan serangan militer terhadap rakyat Kurdi di Afrin dan tempat lainnya. 
Imperialis AS justru terus memberikan bantuan persenjataan terhadap Israel yang 
digunakan untuk menyerang rakyat di Gaza. 
Hal tersebut semakin memperlihatkan bahwa tidak ada motif perdamaian sama 
sekali dalam setiap serangan maupun provokasi yang dilakukan oleh imperialis AS 
beserta sekutunya. Seluruhnya adalah upaya untuk terus memperluas kekuasaan dan 
diktenya di berbagai negeri. Hal tersebut yang justru menjadi ancaman terbesar 
bagi rakyat di seluruh negeri, bahwa terorris nomor satu di dunia adalah 
imperialis Amerika Serikat.Oleh karena itu, kami dari Front Perjuangan Rakyat 
(FPR), Liga Perjuangan Rakyat Internasional / International League of People 
Struggle (ILPS) Chapter Indonesia, menyatakan sikap:1. Mengecam keras serangan 
pengeboman yang dilakukan militer AS bersama sekutunya terhadap rakyat 
Suriah.2. Hentikan seluruh perang agresi, provokasi dan intervensi imperialis 
AS terhadap negeri dan rakyat Suriah.3. Mendukung kedaulatan bangsa dan rakyat 
Suriah yang terbebas dari intervensi negeri-negeri imperialis dalam menentukan 
nasib dan masa depan negerinya.4. Kami juga menyerukan solidaritas rakyat 
tertindas dan mendukung bangkitnya rakyat Suriah dan rakyat seluruh dunia untuk 
melawan perang agresi, provokasi, dan seluruh intervensi imperialis 
AS.Pertahankan Kedaulatan Suriah !Hentikan Pengeboman, Hentikan Pembantaian 
!Hentikan Perang Agresi Imperialis AS !Jayalah Solidaritas Perjuangan Rakyat 
Internasional!Jakarta, 17 April 2018
Hormat Kami,
Front Perjuangan Rakyat (FPR)Rudi HB. Daman
Koordinator(GSBI, AGRA, KABAR BUMI, FMN, LMND, PEMBARU-INDONESIA, SERUNI, 
INDIES, JAPI. dan ILPS-Chapter Indonesia)
Narahubung:
Rudi HB Daman: 081213172878
Symphati Dimas: 082227526399

Kirim email ke