*Wah hebat pengetahuan master tentang ilmu kosmoslogi. hehehehehe*

http://www.suara-islam.com/read/kabar/silaturahim/25781/Pertahankan-Tesis-tentang-Alquran-dan-Politik-Islam-Putra-Politisi-PKS-ini-Raih-Master-di-King-Saud-University



Pertahankan Tesis tentang Alquran dan Politik Islam, Putra Politisi PKS ini
Raih Master di King Saud University

18 April 18:19 | Dilihat : 1827

[image: Pertahankan Tesis tentang Alquran dan Politik Islam, Putra Politisi
PKS ini Raih Master di King Saud University] Faris Jihady (tengah) usai
sidang tesis di King Saud University (KSU), Riyadh, Saudi Arabia, Rabu
(18/04)

*Riyadh (SI Online) *– Salah satu putra Indonesia yang sedang belajar di
King Saud University (KSU), Riyadh, Saudi Arabia, Faris Jihady, berhasil
mempertahankan tesisnya dan dinyatakan lulus.

Mahasiswa pascasarjana jurusan tafsir itu dinyatakan lulus setelah diuji
selama dua jam oleh tiga orang dosen penguji, Rabu 18 April 2018. Ujian
tesis itu dipimpin oleh Dr. Shalih bin Nashir An Nashir, dengan anggota
Prof. Dr. Nashir bin Muhammad Al Mani',  dan Dr. Muhsin bin Hamid Al
Muthiri.

Faris, yang hafal Al Qur'an semenjak kecil ini, mempertahankan tesisnya
berjudul *"Al Istidlal bil Ayat Al Qur'aniyyah fi Kutub As Siyasah Asy
Syar'iyyah, Dirosah Tahliliyyah", *yang dalam bahasa Indonesia berarti
"Studi Analitis Penggunaan Dalil Ayat Al Quran dalam Literatur Politik
Islam *(Siyasah Syar’iyyah)".*

Penelitian ilmiah yang ditulis lebih dari 300 halaman ini dikritisi ketat
oleh para penguji. Nampak terlihat tegang dari wajah alumni LIPIA Jakarta
ini.

Dalam pembukaan sidang, Faris memaparkan ayat-ayat yang terkait  pembahasan
siyasah syar'iyyah dengan detil. Selama dua jam, Faris dapat mempertahankan
argumen di hadapan penguji.

Di akhir sidang, tim penguji memberikan keputusan bahwa Faris dinyatakan
lulus. "Seandainya boleh memberikan nilai, maka kami memberikan nilai tesis
ini *cumlaude*," kata Dr. Shalih, selaku pimpinan sidang.

Bukan hanya pemberitahuan kelulusan, ketua tim penguji menyarankan agar
karya ilmiyah ini dicetak dan disebarluaskan.

"Karena bagusnya karya tulis ini, kami mewasiatkan agar karya tulis ini
dapat dicetak dan disebarluaskan," kata Syaikh Shalih.

Usai pengumuman oleh tim penguji, nampak wajah gembira pada Faris. Terlihat
padanya senyum menyumbul. Hal ini berbeda dengan keadaan sebelumnya.

Usai sidang ditutup, Faris berpose di depan kamera dengan tim penguji dan
rekan-rekan mahasiswa Indonesia yang hadir.

Peserta yang menyaksikan sidang, satu persatu memeluk Faris dan mengucapkan
selamat kepadanya.

Selamat kepada Ustadz Faris Jihadi, Lc, MA. Semoga Allah memberkahimu, dan
ilmunya bermanfaat bagi diri, agama, dan bangsa.

Sebagai informasi, Faris Jihady Hanifa adalah putra kedua dari pasangan
politisi, aktivis Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mutammimul Ula dan
Wirianingsih. Faris menjadi penghafal Al-Quran saat usianya masih 10 tahun.
Ia mendapatkan predikat mumtaz sebagai penghafal Al-Quran.

Faris meraih sertifikat Sanad Syathibiyah dalam bacaan Hafsh dari Aashim.
Prestasi ini didapat tidak lebih dari tiga bulan. Ia berhasil menuntaskan
setoran hafalan Al-Quran di hadapan Syekh Hasan Awaajiy, di sebuah masjid
kecil bilangan kompleks Perumahan Dosen King Saud University, Riyadh.

Rep: Budi Marta
Red: Shodiq Ramadhan

Kirim email ke