Puji-pujian lantas makan puji bisa lupa daratan dan berada dalam alam
hayalan 1001 malam.

2018-04-23 14:17 GMT+02:00 'Lusi D.' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Lazimnya kalau negeri-negeri imperialis itu sudah melempar puja-pujian
> terus minta izin mendirikan sesuatu, kemudian pangkalan untuk
> berlabuh kapal pesiar turis dan pada akhirnya persiapan perang dunia
> nanti. Tapi ungkapannya tidak terus terang spt kalimat yang saya tulis
> ini. Kalau tidak diizinkan terus menghidupkan opini umum Indonesia
> membikin senjata kimia. Apa logika imperialisme tidak begitu?
>
> Am Sun, 22 Apr 2018 20:35:12 +0200
> schrieb "'j.gedearka' [email protected] [nasional-list]"
> <[email protected]>:
>
> > https://travel.detik.com/travel-news/d-3985168/pulau-
> komodo-dipuji-media-australia-disoroti-media-inggris?_ga=2.
> 236564225.1209045386.1524421769-749915692.1524421768
> >
> > Minggu, 22 Apr 2018 23:45 WIB
> >
> >
> > TRAVEL NEWS
> >
> >
> > Pulau Komodo: Dipuji Media Australia,
> >
> >
> > Disoroti Media Inggris
> >
> > Afif Farhan
> > Redaksi Travel
> > Share *0*
> > <https://travel.detik.com/travel-news/d-3985168/pulau-
> komodo-dipuji-media-australia-disoroti-media-inggris?_ga=2.
> 236564225.1209045386.1524421769-749915692.1524421768#>
> > Tweet *0*
> > <https://travel.detik.com/travel-news/d-3985168/pulau-
> komodo-dipuji-media-australia-disoroti-media-inggris?_ga=2.
> 236564225.1209045386.1524421769-749915692.1524421768#>
> > Share *0*
> > <https://travel.detik.com/travel-news/d-3985168/pulau-
> komodo-dipuji-media-australia-disoroti-media-inggris?_ga=2.
> 236564225.1209045386.1524421769-749915692.1524421768#>
> > 0 komentar
> > <https://travel.detik.com/travel-news/d-3985168/pulau-
> komodo-dipuji-media-australia-disoroti-media-inggris?_ga=2.
> 236564225.1209045386.1524421769-749915692.1524421768#komentar>
> >
> > Sang penghuni Pulau Komodo (Rachman Haryanto/detikTravel)
> >
> > *Jakarta* - Pulau Komodo sedang mencuri perhatian internasional. Jika
> > di bulan Februari 2018 kemarin dipuji media Australia, kini sedang
> > disoroti media Inggris.
> >
> > Pulau Komodo yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo merupakan
> > salah satu destinasi terindah di NTT. Dari dunia bawah lautnya sampai
> > ke puncak perbukitannya, menampilkan panorama alam yang indah. Belum
> > lagi, 'Si Naga Purba' alias komodo yang merupakan satwa yang hanya
> > ada di sana.
> >
> > Bulan Februari kemarin dalam catatan detikTravel, News Australia
> > memberitakan tentang Pulau Komodo. Media asal Australia ini
> > menulisnya dengan judul 'Komodo Island, Indonesia: Inside the real
> > life Jurassic Park'.
> >
> > Artikel mengenai Pulau Komodo itu ditulis oleh Sangeeta Kocharekar.
> > Dia menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Pulau Komodo dan
> > beberapa pulau lainnya di Taman Nasional Komodo.
> >
> > Screenshot News AustraliaScreenshot News Australia Foto: (News
> > Australia)
> >
> >
> >
> > Dia menuliskan pengalamannya melihat komodo dari dekat dan
> > berfoto-foto. Dia juga melanjutkan perjalanan ke Pantai Pink di Pulau
> > Komodo. Lalu dia trekking ke Pulau Padar dan bersantai di Pulau
> > Kanawa.
> >
> > "Sebuah persilangan antara kehidupan nyata dan Jurassic Park di Pulau
> > Komodo. Rusa-rusa di pinggiran pantai, babi-babi hutan di semak-semak
> > dan komodo yang mengintainya," tulis Sangeeta.
> >
> > News Australia menyebut Pulau Komodo sebagai tempat yang indahNews
> > Australia menyebut Pulau Komodo sebagai tempat yang indah (News
> > Australia)
> >
> >
> >
> > Baru-baru ini, The Guardian yang merupakan media asal Inggris juga
> > mengulas tentang Pulau Komodo. Tapi berbeda temanya, bukan keindahan
> > alam melainkan dunia bawah laut Pulau Komodo yang pelan-pelan hancur.
> >
> > Dilihat detikTravel pada The Guardian, Minggu (22/4/2018) The
> > Guardian menerbitkan tulisan 'Destroying the world's natural
> > heritage: 'Komodo is reaching a tipping point'. Ditulis oleh Kate
> > Lamb, berisikan wawancara dengan operator selam di Pulau Komodo, Ed
> > Statham.
> >
> > Menurut Ed Statham, dirinya melihat penangkapan ilegal yang dapat
> > merusak dunia bawah laut Pulau Komodo. "Itu penangkapan ilegal,
> > penambatan di tempat selam dan mengincar ikan hiu. Itu terjadi dalam
> > skala besar. Jika terus seperti ini, Pulau Komodo akan mencapai titik
> > kritis dalam beberapa tahun ke depan," katanya.
> >
> > Screenshot The GuardianScreenshot The Guardian
> >
> >
> >
> > Tentu, amat disayangkan jika benar terjadi penangkapan ikan ilegal
> > sampai merusak dunia bawah laut Pulau Komodo. Bahkan kabarnya, Pulau
> > Komodo juga sudah masuk calon daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.
> >
> > "Pulau Komodo belum masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia. Tetapi
> > jika masalahnya serius, kami juga bisa turun tangan," kata Dr Fanny
> > Douvere, Koordinator Program kelautan UNESCO.
> >
> > Kembali ke Statham, dia menyesalkan ada penangkapan ikan ilegal yang
> > sampai merusak alam bawah laut Pulau Komodo. Dia meminta ada tindakan
> > dari pihak berwenang terkait hal ini. *(aff/aff)*
> > komodo <https://www.detik.com/tag/komodo/> pulau komodo
> > <https://www.detik.com/tag/pulau-komodo/>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> 
>

Kirim email ke