https://nasional.tempo.co/read/1097386/belajar-dari-pengalaman-yusril-tak-ingin-ikut-manuver-amien-rais?
AllUtama&campaign=AllUtama_Click_2
Belajar dari Pengalaman, Yusril Tak Ingin Ikut
Manuver Amien Rais
Reporter:
Dewi Nurita
Editor:
Juli Hantoro
Senin, 11 Juni 2018 14:03 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1097386/belajar-dari-pengalaman-yusril-tak-ingin-ikut-manuver-amien-rais?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_2#comments>
217
#
#
#
#
Yusril Ihza Mahendra, ketua partai PBB. Dok. TEMPO
<https://statik.tempo.co/data/2018/03/04/id_688699/688699_720.jpg>
Yusril Ihza Mahendra, ketua partai PBB. Dok. TEMPO
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril
Ihza Mahendra menyatakan tidak ingin ikut dalam manuver politik, yang
dilakukan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais
<https://nasional.tempo.co/read/1097335/amien-rais-mau-nyapres-terilhami-mahathir-ppp-ada-3-perbedaan>.
Sebelumnya, Amien melakukan berbagai manuver untuk memilih siapa yang
akan maju sebagai calon presiden melawan inkumben Presiden Joko Widodo
atau Jokowi.
"Tahun 2018 ini, saya tidak ingin ikut-ikutan dengan manuver Pak Amien
Rais. Bukan karena saya apriori, tetapi saya belajar dari pengalaman.
Saya kini Ketua Umum Partai. Saya ibarat nakhoda, yang harus membawa
penumpang ke arah yang benar dengan cara-cara yang benar pula," ujar
Yusril, seperti dikutip dari akun twitter pribadinya, @Yusrilihza_Mhd,
Senin, 11 Juni 2018.
*Baca juga: Terinspirasi Mahathir, Amien Rais Berencana Maju Jadi Capres
2019
<https://nasional.tempo.co/read/1097097/terinspirasi-mahathir-amien-rais-berencana-maju-jadi-capres-2019>*
Yusril menyatakan berpedoman dengan pepatah Jawa bahwa ucapan pemimpin
itu adalah /sabdo pandito ratu,/ yang artinya ucapan seseorang yang
kedudukannya sangat tinggi bagai seorang /pandito /(guru maha bijaksana)
dan seorang ratu (raja). "Berpedoman kepada pepatah Jawa /sabdo pandito
ratu/ itu, maka sejak awal saya tidak berminat ataupun tertarik dengan
inisiatif Pak Amien Rais, yang melakukan /lobby/ sana-sini untuk memilih
siapa yang akan maju dalam Pilpres 2019 menghadapi petahana," ucapnya.
Amien belakangan getol menyuarakan ganti presiden 2019. Petinggi PAN itu
juga mengatakan, bersama imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq
Shihab, dia telah membicarakan ihwal persiapan musyawarah nasional atau
munas ulama, yang rencananya digelar pada Juni ini. Munas itu bertujuan
menetapkan calon presiden dan wakil presiden untuk mengalahkan calon
inkumben, Jokowi, dalam pemilihan presiden 2019 nanti.
*Baca juga: Amien Rais Munculkan Gerakan #InsyaAllah2019GantiPresiden
<https://nasional.tempo.co/read/1097055/amien-rais-munculkan-gerakan-insyaallah2019gantipresiden>*
Hal tersebut dibicarakan dalam pertemuan Amien dengan Rizieq, yang
berlangsung pada 2 Juni lalu di Mekah. Amien mengunjungi Rizieq di
rumahnya setelah ibadah umrah. Pertemuan itu turut dihadiri Ketua Umum
Partai Gerindra Prabowo Subianto dan sejumlah pemimpin Persaudaraan
Alumni 212. Pertemuan itu berujung usulan Rizieq agar PAN, Partai
Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan PBB bergabung serta membentuk
koalisi menjadi penantang partai koalisi pendukung Jokowi.
"Habib Rizieq berpesan, Mas Prabowo, Mas Amien, tunggu bulan Juni ada
sebuah munas ulama non-MUI (Majelis Ulama Indonesia). Ulama akan buat
kesepakatan siapa yang didukung, capres dan cawapres untuk mengalahkan
Mister Jokowi," kata Amien di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,
Sabtu, 9 Juni 2018.
*Baca juga: Muhaimin
<https://nasional.tempo.co/read/1097220/muhaimin-amien-rais-lebih-berpeluang-jadi-capres-dari-prabowo>:
Amien Rais Lebih Berpeluang Jadi Capres dari Prabowo
<https://nasional.tempo.co/read/1097220/muhaimin-amien-rais-lebih-berpeluang-jadi-capres-dari-prabowo>*
Koalisi pendukung Jokowi menanggapi santai berbagai manuver Amien Rais
<https://nasional.tempo.co/read/1097289/koalisi-jokowi-sebut-tak-goyang-oleh-insyaallah2019gantipresiden>.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Hendrawan Supratikno menyatakan tidak gentar menghadapi berbagai manuver
Amien. "Kita tunggu saja dengan sabar dan kearifan," ucapnya saat
dihubungi /Tempo/ pada Ahad, 10 Juni 2018.