http://mediaindonesia.com/read/detail/178665-526-juta-penduduk-terancam-menganggur
*52,6 Juta Penduduk Terancam Menganggur*
Penulis: *Putri Anisa Yuliani * Pada: Selasa, 14 Agu 2018, 23:35 WIB
Humaniora <http://mediaindonesia.com/humaniora>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/178665-526-juta-penduduk-terancam-menganggur>
<http://twitter.com/home/?status=52,6%20Juta%20Penduduk%20Terancam%20Menganggur%20http://mediaindonesia.com/read/detail/178665-526-juta-penduduk-terancam-menganggur%20via%20@mediaindonesia>
52,6 Juta Penduduk Terancam Menganggur
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2018/08/e0f0e216342cf452e2d9f9ffa3267a46.jpg>
/ANTARA FOTO/Galih Pradipta/
SEBANYAK 52,6 juta penduduk terancam jadi pengangguran karena dampak
dari otomatisasi sebagai bagian dari Revolusi Industri 4.0.
Deputi Menteri Bappenas Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Pungky
Sumadi mengatakan otomatisasi merupakan keniscayaan yang akan terjadi.
Saat ini pun beberapa pekerjaan sudah mulai dilakukan dengan dibantu
oleh mesin.
"Sebanyak 52,6 juta pekerjaan akan ditergantikan oleh mesin. Sementara
untuk lingkup dunia ada 60% jabatan yang digantikan oleh mesin," kata
Pungky dalam acara Dialog Nasional #3 Sinergi Kelompok Aksi untuk
Koordinasi Ketenagakerjaan Inklusi di Indonesia di Hotel Ayana Midplaza,
Jakarta Pusat, Selasa (14/8).
Pekerjaan di sektor perhutanan, pertanian, perikanan, dan perburuan akan
digantikan oleh mesin hingga 49%. Sementara, di bidang pengolahan atau
manufaktur angkanya lebih tinggi hingga mencapai 65%. Di bidang
perdagangan dan retail, pekerjaan yang hilang akan mencapai 53% dan di
bidang konstruksi mencapai 45%. Untuk bidang transportasi juga salah
satu bidang yang tinggi angka pekerjaan yang hilang yakni 65% karena
hadirnya aplikasi berbasis teknologi informasi dan kecerdasan artifisial
yang mampu memunculkan mobil angkutan tanpa pengendara di masa depan.
Jika tidak dibarengi dengan kesiapan pemerintah, baik pusat maupun
daerah untuk menghadapi otomatisasi ini, Pungky pun menyebut
pengangguran besar tidak dapat terhindarkan.
"Masih ada sektor-sektor yang bisa dimanfaatkan dibalik tumbuhnya
teknologi ini. Terpenting adalah setiap bidang menjamin sudah
terciptanya kesetaraan sehingga tiap orang memiliki kesempatan untuk
berkembang di bidangnya masing-masing sehingga mampu menciptakan
industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja baru," tandasnya.
(OL-7)