*Mahfud MD Tersinggung pada Romi Soal Seragam Cawapres Jokowi*
*Dika Dania Kardi*, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 09:50 WIB
Mahfud MD Tersinggung pada Romi Soal Seragam Cawapres JokowiMahfud MD
singgung Ketum PPP Romahurmuziy soal seragam cawapres Jokowi di pilpres
2019. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --*Mahfud MD
<https://www.cnnindonesia.com/tag/mahfud-md>* mengaku tersinggung atas
ucapan Ketua Umum PPP*Romahurmuziy
<https://www.cnnindonesia.com/tag/romahurmuziy>*alias Romi perihal
penentuan bakal cawapres bagi Presiden petahana RI*Joko
Widodo<https://www.cnnindonesia.com/tag/jokowi>*(Jokowi).
Jokowi akhirnya mendeklarasikan Rais Aam PB Nahdlatul Ulama yang juga
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya
dalam*Pilpres 2019 <https://www.cnnindonesia.com/tag/pilpres-2019>*.
Mahfud mengaku dirinya tak sakit hati batal jadi Cawapres Jokowi. Namun
tersinggung dengan pernyataan Romi pascadeklarasi Jokowi-Ma'ruf yang
menyatakan tak ada yang menyuruhnya membuat seragam untuk deklarasi
cawapres. Semua disebut Romi adalah keinginan Mahfud sendiri.
"Yang mungkin saya agak sedikit tersinggung justru pernyataan Ketua PPP,
Romi, begitu keluar dari ruangan itu dia bilang, 'loh Pak Mahfud itu kan
maunya sendiri, bikin baju sendiri, siapa yang nyuruh'," tutur Mahfud
saat menjadi pembicara dalam program/Indonesia Lawyer Club/di/TVOne/,
Selasa (14/8) malam.
"Saya agak tersinggung itu. Padahal Romi justru sehari sebelumnya yang
memberi tahu saya bahwa saya sudah final."
Lihat juga:
Mahfud Buka-bukaan Batal Jadi Cawapres Jokowi di Detik Akhir
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180814220243-32-322340/mahfud-buka-bukaan-batal-jadi-cawapres-jokowi-di-detik-akhir/>
Terkait deklarasi Jokowi-Ma'ruf setelah kegiatan yang berlangsung di
Gedung Juang, Jakarta Pusat pada 9 Agustus 2018 tersebut, Mahfud mengaku
diundang sang presiden petahana ke istana.
"Pak Jokowi menjelaskan peristiwanya dihadapkan pada situasi serba
sulit. Klir Pak Jokowi mengatakan, 'sampai kemarin sore memang sudah
saya perintahkan mengerucut satu Pak Mahfud dibuatkan ini [seragam].
Tapi, tiba-tiba sore masing-masing partai mengajukan calon
sendiri-sendiri yang berbeda. kemudian saya tidak bisa menolak, saya
bukan ketua partai, sementara koalisi harus ditandatangani'," tutur
Mahfud menirukan kembali apa yang dikatakan Jokowi kepada dirinya.
Atas klarifikasi dari Jokowi, Mahfud kemudian mencoba menerima dan
membesarkan hati mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Lalu saya katakan, bapak tidak salah, kalau saya jadi Pak Jokowi
mungkin saya akan melakukan hal yang sama. Oleh sebab itu bapak tidak
usah merasa bersalah. Saya terima ini dengan ikhlas. Negara ini harus
maju ke depan," ujar Mahfud.
"Jadi itu perjalanan saya dalam kasus ini," tutup pria yang pernah
berkarier di tiga pilar negara yakni sebagai anggota DPR, menteri, dan
hakim tersebut.
Lihat juga:
PBNU: Mahfud Itu Bukan NU Tapi MD
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180815083305-32-322370/pbnu-mahfud-itu-bukan-nu-tapi-md/>
Sehari setelah deklarasi Jokowi-Ma'ruf, Romi mengaku berencana mengajak
Mahfud menjadi bagian dari tim pemenangan nasional.
"Kita tentu memohon kesediaan beliau (Mahfud) dan komunikasi masih terus
dilakukan pada saatnya nanti tentu akan dijawab oleh beliau," ujar Romi
di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (10/8).
Romi mengaku sudah berkomunikasi dengan Mahfud setelah Jokowi menetapkan
Ma'ruf sebagai bakal cawapres dalam Pilpres 2019.
Sebelumnya, Mahfud memang menjadi salah satu dari 10 nama yang masuk
dalam bursa cawapres Jokowi. Baik istana maupun Jokowi, tidak pernah
secara terang-terangan mengumumkan Mahfud yang terpilih menjadi cawapres
di pilpres 2019.
Lihat juga:
Mahfud Tahu 'Permainan Politik' Cawapres Jokowi dari Cak Imin
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180815073321-32-322362/mahfud-tahu-permainan-politik-cawapres-jokowi-dari-cak-imin/>
*(DAL)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com