Bung Jo,

Nampaknya kebijakan RRT sedang melanjutkan Reformasi dan Keterbukaan, memberi kelonggaran dalam pemberian VISA, beberapa hari yl. juga dengar berita, bagi Tionghoa berpasport asing, juga bisa mendapatkan VISA berlaku 5 tahun menetap/bekerja di Tiongkok kembali! Bahkan juga berlakukan bagi warga Taiwan! Jadi, warga Taiwan yang bekerja di Tiongkok, juga tidak lagi perlu minta kartu Ijin-kerja lagi, ... cukup dengan visa masuk 5 tahun itu saja. Tiongkok sudah bisa jalankan keterbukaan lebih terbuka lagi, sudah TIDAK lagi kuatir apalagi TAKUT menghadapi orang asing di Tiongkok. Menjalankan kebijakan terbalik dari Trump yg lebih menutup diri dengan kebijakan proteksionisme dengan mendahulukan kepentingan AS sendiri!

Jadi makin nampak, Tiongkok lebih membuka diri dan pintu hubungan dagang dengan luarnegeri lebih dibuka lebar, sebaliknya AS malah dari jalankan liberalisme menjadi proteksnionisme, menutup diri, ... kira-kira perang-dagang yang berakibat merugikan kedua belah pihak ini bisa berlangsung berapa lama dan apa dampak yang diderita negara-negara sedang berkembang? Apakah Indonesia berhasil meraih keuntungan lebih besar ditengah-tengah pertarungan RRT-AS ini atau justru seperti pelanduk terjepit ditengah pertarungan 2 gajah???

Salam,

ChanCT


kh djie [email protected] [GELORA45] 於 15/8/2018 20:03 寫道:
Bung Jo,
Kami kebetulan lewat kota2 yang bung sebutkan di tahun 98, waktu anak saya baru lulus ujian VWO. Tanpa setahu sebelumnya kami tiba di Calgary, waktu ada kejuaraan atletik. Cari hotel susah sekali, beberapa kali penuh. Akhirnya dapat, milik seorang wanita tua. Wah, luar biasa dia, beri tarif normal, tidak gorok tamu seperti hotel2 lainnya. kamarnya besar, ada jacuzzinya di tengah kamar.
Kami putuskan pergi ke stadion lihat pertandingan atletik..
Enaknya nyetir perlahan lahan dari Calgary ke selatan sepanjang Rocky Mountains dengan pemandangannya yang indah. Ingat selain yang bung jo sebutkan lewat Clear Water, Smokey mountain. Di Vancouver ke satu bagian kota, wah lha kok mungkin 90% penduduknya orang dari Hong Kong. Juga ke Victoria
di Vancouver island, lihat kebun2 bunga.
Dari Vancouver kami menuju Seattle, masuk ke Amerika.
Ke Toronto sudah 3 kali. Banyak teman di situ. Ke Vancouver baru sekali. Tetapi rasanya sekarang kok tidak sanggup nyetir seperti dulu. Dulu bergantian, jalan rata2 500km sehari. Baru Amsterdam-Zeist 1 jam
saja kok rasanya sudah lama.
Dua kali terakhir ke Berlin, sudah awang2en untuk nyetir, pilih naik plane, biar di Berlin dijemput teman. Sekarang lebih banyak tur atau cruise barengan dengan teman2, sama2 masuk kuliah 60 tahun yang lalu.
Salam,
KH

2018-08-14 9:01 GMT+02:00 [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>>:


          Minggu yg lalu, kami pulang dari kunjungan kami ke kota
          Calgary (no. 4 dari urutan list dibawah) dan Vancouver (no.
          6). Kami dari provinsi Saskatchewan, menuju ke Barat ke
          provinsi Alberta (dimana terletak Calgary) dan kemudian ke
          provinsi British Columbia (dimana terletak Vancouver) dgn.
          mobil.Juga mengunjungi kota Victoria di Vancouver Island di
          British Columbia. Mobil kami harus naik kapal ferry dari
          continental Canada ke pulau Vancouver Island (memakan waktu
          1 1/2 jam). Sebetulnya tujuan utama adalah kota Calgary
          sebab kami akan minta visa utk. Tiongkok di Chinese General
          Consulate di Calgary. Kami mau minta 1/"single" entry utk.
          mengikuti Reunion dari mantan ITB dari luar negeri dikota
          Xiamen pada bulan Oktober 2018. Herannya koq dikasih
          "multiple" entry yg. berlaku utk. 10 tahun. Tiongkok rupanya
          ingin orang luar negeri sering2 datang ke Tiongkok. Karena
          ada waktu luang kami juga mengunjungi kota Vancouver dan
          Victoria di British Columbia seperti tersebut sebelumnya.
          Kami sering ke kota Calgary (no. 4) karena didekat daerah
          pegunungan Rockies (Rockies Mountain yg. indah) dimana
          terletak kota Banff yg. terkenal utk. turis dari seluruh
          dunia. Walaupun begitu dimana Calgary menempati no. 4, kami
          paling senang di kota Vancouver dimana suasananya seperti di
          Hong Kong saja dgn. restoran2 nya. Apalagi di Vancouver,
          juga ada ribuan orang2 asal Indonesia.. "Jalan2/pesiar dgn.
          mobil selama 3 minggu menjalani kira2 4000 kilometer padahal
          baru menjalani sebagian kecil dari Canada (negara no. 2
          terluas didunia setelah Rusia). Memang Canada dan Australia
          adalah negara yg. enak utk. hidup seperti di berita dari CNN
          ini.



    
https://www.cnn.com/travel/article/worlds-most-liveable-cities-2018/index.html
    
<https://www.cnn.com/travel/article/worlds-most-liveable-cities-2018/index.html>


          Most liveable cities 2018:

    1. Vienna, Austria
    2. Melbourne, Australia
    3. Osaka, Japan
    4. Calgary, Canada
    5. Sydney, Australia
    6. Vancouver, Canada
    7. (tie) Toronto, Canada
    7. (tie) Tokyo, Japan
    9. Copenhagen, Denmark
    10. Adelaide, Australia







---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke