Analis bilang janji kampanye PKS pecah kebuntuan situasi politik
Minggu, 25 November 2018 13:23 WIB
Analis bilang janji kampanye PKS pecah kebuntuan situasi politik
Pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting, Pangi S
Chaniago. (Foto: Istimewa)
Jakarta (ANTARA News) - Analis politik dari Voxpol Center Research and
Consulting, Pangi S Chaniago, mengatakan, janji kampanye Partai Keadilan
Sejahtera untuk menghapuskan pajak sepeda motor, memecah kebuntuan
situasi politik nasional yang jauh dari substansi.
"Keberanian PKS menawarkan janji politik berupa paket kebijakan ini
patut diapresiasi. Langkah politik ini setidaknya bisa memecah kebuntuan
di tengah situasi politik nasional yang hiruk-pikuk namun jauh dari
substansi," kata dia, di Jakarta, Minggu.
PKS menawarkan janji politik memperjuangkan penghapusan pajak kendaraan
roda dua atau sepeda motor dengan cc rendah dan pemberlakuan SIM seumur
hidup, jika memenangi Pemilu 2019.
Menurut dia, janji politik ini merupakan respon PKS terhadap situasi dan
kondisi rill yang dihadapi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan
ekonomi.
Ia mengatakan, penghapusan pajak kendaraan bermotor dan pemberlakuan SIM
seumur hidup merupakan paket kebijakan yang akan bersentuhan langsung
dengan masyarakat bawah.
"Kebijakan ini adalah bentuk keberpihakan pada masyarakat yang lebih
luas terutama masyarakat kelas bawah yang dalam rezim saat ini cenderung
diabaikan," kata dia.
Rezim saat ini, kata dia, terkesan lebih mementingkan kelompok kelas
menengah ke atas dengan mengeluarkan banyak paket kebijakan mulai dari
pengampunan pajak,/tax holiday/, dan/tax cut/, serta penyedian
sarana-prasarana penunjang lain.
Dia menekankan keberpihakan kepada masyarakat adalah kunci dan prasyarat
utama bagi para politisi dan partai politik untuk meraih simpati
memenangkan dukungan rakyat.
"Langkah politik ini semestinya juga bisa dicontoh oleh partai-partai
lainnya untuk berani menawarkan sesuatu yang lebih rill, program yang
betul-betul dibutuhkan rakyat ketimbang hanya hanyut oleh hiruk-pikuk
politik nasional dan mengekor di bawah bayang-bayang capres-cawapres
yang mereka dukung," ujar dia.
Ia mengatakan, yang menjadi ironi adalah calon presiden-wakil presiden
yang ada saat ini justru belum sepenuhnya memberi harapan dan visi yang
jelas dan masih terjebak dalam sensasi ketimbang substansi.
Pewarta:Rangga Jingga
Editor: Ade P Marboen
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com