Ma'ruf harap pemerintah China perlakukan Muslim Uighur dengan baik
Sabtu, 22 Desember 2018 14:26 WIB
Ma'ruf harap pemerintah China perlakukan Muslim Uighur dengan baik
Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin (ANTARA News/Banyu Gunung)
Bekasi (ANTARA News) - Cawapres Ma'ruf Amin meminta pemerintah China
perlakukan kelompok Muslim Uighur dengan baik dan tanpa tindakan
berlebihan.
"Kita sangat prihatin, kita harap pemerintah RRC memperlakukan kelompok
Uighur, yang kebetulan beragama Islam, dengan baik," kata Ma'ruf seusai
bersilaturahmi dengan pengurus NU dan ulama di Pondok Pesantren Yapink,
Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu.
Dia juga meminta pemerintah mencoba memfasilitasi supaya perlakuan
pemerintah China terhadap Muslim Uighur bisa dilakukan dengan cara-cara
yang lebih manusiawi dan lebih baik, sesuai aturan.
"Kita juga meminta PBB jangan sampai terjadi peristiwa-peristiwa seperti
di Rohingya, ada pengusiran dan perlakuan tidak adil. Jangan sampe
seperti itu. Kita harap Muslim Uighur tidak alami seperti Muslim di
Rohingya," ujar dia.
Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengecam tindak kekerasan
terhadap Muslim Uighur, seperti yang diberitakan media massa
internasional dengan penyiksaan, pengucilan dan pelarangan menjalankan
ibadah.
"Penindasan seperti itu merupakan pelanggaran nyata atas Hak Asasi
Manusia, dan hukum internasional," kata Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din
Syamsuddin.
Din Syamsuddin yang juga President of Asian Conference on Religions for
Peace (ACRP) meminta Pemerintah Indonesia untuk menyatakan sikap umat
Islam Indonesia dengan bersikap keras dan tegas terhadap pemerintah
China dan membela nasib umat Islam di sana.
Dia juga mendesak Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dan masyarakat
internasional untuk bersikap tegas terhadap rezim China dalam memberikan
hak-hak sipil bagi mereka.
Sementara itu, Pemerintah China menolak tudingan masyarakat
internasional bahwa rezimnya telah melanggar HAM terhadap etnis Muslim
Uighur di Provinsi Xinjiang.
Pemerintah China beralasan tindakan tegas tersebut dilakukan untuk
mencegah terjadi penyebaran ideologi radikal di kalangan masyarakat Uighur.
*Baca juga:ACT upayakan beri bantuan langsung ke Xinjiang
<https://www.antaranews.com/berita/780187/act-upayakan-beri-bantuan-langsung-ke-xinjiang>
Baca juga:Massa aksi bela muslim Uighur bubar dengan tertib
<https://www.antaranews.com/berita/780208/massa-aksi-bela-muslim-uighur-bubar-dengan-tertib>
Baca juga:Pelajar Indonesia di China tak terpengaruh isu Uighur
<https://www.antaranews.com/berita/780261/pelajar-indonesia-di-china-tak-terpengaruh-isu-uighur>*
Pewarta:Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ruslan Burhani
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com