Masa politik, masa kampanye membuat seseorang bisa "BERUBAH" sikap
politik hanya sekadar untuk tujuan politiknya, ... itulah yang nampak
dari pernyataan Prabowo menjadikan SBY "MENTOR"nya. Benarkah Prabowo
bisa jadikan SBY MENTOR nya? Siapa tidak tahu ada ganjelan berat
diantara 2 jenderal ini, SBY-Prabowo dimasa bersama-sama di AKMIL,
Prabowo pernah gebuki SBY! Begitulah nampak gejala-gejala yang tidak
mengenakkan SBY dilakukan Prabowo, sekalipun kenyataan SBY sudah
memberikan "DUKUNGAN"nya pada sejak pilpres-2014 dan juga di
pilpres-2019 sekarang ini.
/"... Kenapa tidak ada orang yang bertanya dalam catatan biodatanya
Prabowo, harusnya lulus tahun 1973 kenapa lulusnya tahun 1974, ini nggak
ada orang yang nanya. Katanya Prabowo pinter kok nggak naik kelas,
berarti ada yang lain, ya itu tadi gebukin SBY." /////tanya Hermawan
Sulistyo.
https://news.detik.com/berita/2628294/video-hermawan-sulistyo-sebut-prabowo-pernah-gebuki-sby-hebohkan-youtube
-------- 轉寄郵件 --------
主旨: [GELORA45] Prabowo Sebut SBY dan Amien Rais sebagai Mentor
日期: Mon, 14 Jan 2019 15:51:11 +0100
從: Awind [email protected] [GELORA45] <[email protected]>
Suatu pengakuan *yang juju*r. Maksudnya kalau *mentornya bohong* , Prabowo
juga boleh dan harus berbohong seperti *Amien Rais.* Dan kalau mentor boleh
menggunakan *segala cara *untuk mencapai sesuatu, maka Prabowo juga
dibenarkan
menggunakan*segala cara* untuk meraih tujuannya. Termasuk *memprovokasi dan
*
*intimidasi.*
AA
https://nasional.tempo.co/read/1164896/prabowo-sebut-sby-dan-amien-rais-sebagai-
mentor/full&view=ok
Prabowo Sebut SBY dan Amien Rais sebagai Mentor
Reporter:
Ahmad Faiz Ibnu Sani
Editor:
Syailendra Persada
Senin, 14 Januari 2019 21:03 WIB
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya
sebelum menyampaikan pidato kebangsaan di JCC, Jakarta, Senin 14 Januari
2018. TEMPO/Subekti
<https://statik.tempo.co/data/2019/01/14/id_811595/811595_720.jpg>
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya
sebelum menyampaikan pidato kebangsaan di JCC, Jakarta, Senin 14 Januari
2018. TEMPO/Subekti
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo
<https://www.tempo.co/tag/prabowo>Subianto, membacakan pidato kebangsaan
'Indonesia Menang' malam ini, Senin, 14 Januari 2018 di Jakarta
Convention Center (JCC), Jakarta. Dalam acara ini turut hadir para tokoh
partai politik Koalisi Indonesia Adil Makmur pendukung pasangan Prabowo
Subianto - Sandiaga Uno.
Baca: Prabowo: Banyak Masyarakat Bunuh Diri karena Ekonomi Sulit
<https://nasional.tempo.co/read/1164890/prabowo-banyak-masyarakat-bunuh-diri-karena-ekonomi-sulit>
Hadir Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan anaknya,
Agus Harimurti Yudhoyono. Tampak pula Ketua Umum Partai Keadilan
Sejahtera Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli
Hasan. Selain itu ada perwakilan dari Partai Berkarya, Titiek Soeharto,
dan mantan Ketua MPR Amien Rais
Dalam pengantar pidatonya, Prabowo secara khusus melontarkan pujiannya
untuk SBY dan Amien Rais. Ketua Umum Partai Gerindra ini menyebut
keduanya sebagai mentor.
"Yang saya hormati mentor saya, senior saya, guru saya, Presiden RI
ke-6, Jenderal TNI Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono," katanya di lokasi.
Hal sama Prabowo utarakan saat menyapa Amien Rais. "Yang saya hormati
bapak reformasi, guru saya juga, mentor saya juga, Prof. Dr. Amien
Rais," kata dia.
Di awal pidatonya, Ketua Umum Partai Gerindra ini membacakan sebuah
sajak. "Saya ingin membuka pidato saya dengan membacakan sajak yang
menggambarkan mengapa kita berkumpul malam ini," katanya.
Ia menjelaskan sajak ini ditemukan di kantong baju milik seorang perwira
muda yang gugur di Banten pada 1946. Berikut petikan sajaknya:
"Kita tidak sendirian. Beribu orang bergantung pada kita. Rakyat yang
tidak kita kenal bahkan tidak akan pernah kita kenal. Tapi apa yang
dilakukan kita sekarang akan menentukan apa yang akan terjadi pada
mereka," kata Prabowo diikuti riuh tepuk tangan dari ribuan hadirin.
Kehadirannya dan ribuan pendukung di JCC, kata Prabowo, untuk sama-sama
menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Menurut dia, pemilihan umum
yang akan berlangsung 17 April 2019 bukan untuknya.
"Pemilu ini bukan Pemilunya Prabowo, bukan Pemilunya Sandiaga, tapi
Pemilu bagi seluruh bangsa Indonesia," ujarnya.
Simak juga: Prabowo Sebut BUMN Mulai Bangkrut, Luhut: Dibesar - besarkan
<https://bisnis.tempo.co/read/1164706/prabowo-sebut-bumn-mulai-bangkrut-luhut-dibesar-besarkan>
Prabowo <https://www.tempo.co/tag/prabowo>berujar jika Pemilu berhasil
ia dan para partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur,
sejatinya bukan kemenangan mereka. "Tapi kemenangan bangsa dan rakyat
Indonesia," tuturnya.
------------------------------------------------------------------------
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com