https://www.antaranews.com/berita/792884/menkeu-generasi-milenial-mulai-
sadar-pentingnya-investasi
Menkeu: generasi milenial mulai
sadar pentingnya investasi
Selasa, 29 Januari 2019 22:55 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Biro Komunikasi dan Layanan
Informasi Kementerian Keuangan)
Ini menggambarkan edukasi investasi dan kemauan melakukan diversifikasi
investasi serta tabungan semakin baik
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
mengatakan generasi milenial saat ini mulai sadar pentingnya untuk
melakukan investasi terutama pada instrumen obligasi ritel.
"Ini menggambarkan edukasi investasi dan kemauan melakukan diversifikasi
investasi serta tabungan semakin baik," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa.
Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani dalam menanggapi hasil penjualan
Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR005 sebesar Rp4 triliun yang didominasi
oleh generasi milenial.
Generasi milenial lahir pada 1980-2000 atau berusia 19-39 tahun
mendominasi jumlah investor yaitu mencapai 50,61 persen, diikuti
generasi X lahir pada 1965-1979 atau berusia 40-54 tahun sebesar 27,56
persen.
Penerbitan obligasi ini telah mengundang minat sebanyak 16.966 investor
dan 12.961 diantaranya merupakan investor baru.
Melihat pencapaian ini, Sri Mulyani mengatakan generasi milenial telah
mempunyai pendidikan yang cukup mengenai investasi, tidak hanya sekedar
menyimpan dana di tabungan atau deposito.
Meski demikian, generasi milenial belum sepenuhnya memiliki kekuatan
finansial yang kuat, karena belum memiliki tabungan seperti generasi tua.
"Dari segi usia, milenial tumbuh tinggi jumlah investornya, tapi kalau
dari sisi yang punya uang, memang 'baby boomers' yang memiliki jauh
lebih banyak 'savings'," ujarnya.
Tercatat, volume pemesanan terbesar SBR005 sebanyak 42,57 persen atau
Rp1,71 triliun berasal dari kelompok baby boomers lahir pada 1946-1964
atau berusia 55-73 tahun.
Penerbitan SBR005 merupakan instrumen keempat yang ditawarkan kepada
masyarakat melalui sistem e-SBN (online) setelah penjualan SBR003,
SBR004 dan ST002.
Menurut rencana, setelah penerbitan SBR005, pemerintah akan menawarkan
sembilan seri SBN ritel lainnya pada 2019 yaitu ST003, SR0011, SBR006,
ST004, SBR007, ST005, SBR008, ORI016 dan ST006.
Rencana penerbitan SBN retail secara online setiap bulan ini merupakan
upaya pendalaman pasar dalam negeri agar masyarakat memiliki kesempatan
untuk berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan di Indonesia.
"Kita ingin meningkatkan basis investor SUN, kalau makin luas, terutama
di kelompok milenial, maka komunitas investor di Indonesia lebih kuat,
sehingga tidak mudah terombang-ambing dari sentimen global," ujar Sri
Mulyani.
*Baca juga: Obligasi SBR004 terjual Rp7,3 triliun, dibeli 21.672
investor
<https://www.antaranews.com/berita/749161/obligasi-sbr004-terjual-rp73-triliun-dibeli-21672-investor>*
Pewarta: Satyagraha
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019